Peran guru yang profesional, saat ini sangat diperlukan dalam upaya untuk meningkatkan mutu atau kualitas pendidikan. Salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan adalah perbaikan menerus di dalam proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran setidaknya terdapat lima komponen inti; guru sebagai komunikator, bahan ajar, media pembelajaran, peserta didik sebagai komunikan, dan tujuan pembelajaran.
Definisi dari media pembelajaran itu sendiri adalah alat, bahan atau materi ajar yang telah disiapkan secara sistematis yang akan digunakan guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2010 pasal 48 dan 59 yang memberikan instruksi agar dikembangkannya sistem informasi pendidikan yang berbasis teknologi dan informasi.
Saat ini tuntutan dan tantangan dari seorang guru profesional adalah harus mampu membuat media pembelajaran dengan menggunakan sistem informasi pendidikan yang berbasis teknologi dan informasi. Salah satu trends kekinian dalam bermedia sosial, bisakah pemilihan dan penggunaan aplikasi TikTok sebagai media pembelajaran?
Dalam perkembangannya, aplikasi TikTok sebagai sebuah jejaring sosial dan platform video musik asal negeri Tiongkok yang diluncurkan pada awal September 2016. Aplikasi tersebut memberi akses kepada para pemakai untuk membuat video musik pendek mereka sendiri.
Melansir Google Play Indonesia Per 26 Februari 2021 yang mencatat terdapat 9.031.265 pengunduh, sedangkan pada akun resmi TikTok official Indonesia memiliki 3 juta pengikut.
Selanjutnya data Selular.id, dengan total unduhan 8,5% pada Juli 2020, Indonesia memperkuat posisi sebagai negara pengguna Tiktok terbesar keempat di dunia dengan sekitar 30,7 juta pengguna. Sekitar 49% remaja mengaku menggunakan platform TikTok. TikTok digunakan 2 juta lebih banyak perempuan (8,2 juta) usia 18-24 tahun (diadopsi 14,9%) jika dibandingkan dengan pria (6,1 juta) di Amerika Serikat. TikTok menjadi sangat populer di antara Gen Z dan milenial.
Sempat menjadi kontroversi dan sempat diblokir pula oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi pada 03 Juli tahun 2018 karena ditengarai banyak laporan konten-konten negatif. Akan tetapi, jika dipakai untuk hal positif maka aplikasi TikTok lekat dan dekat dengan anak usia sekolah (peserta didik).
Sebenarnya aplikasi TikTok memenuhi kriteria sebuah media pembelajaran yang baik, yaitu menarik dan dekat dengan peserta didik. Selain itu pula aplikasi TikTok menjadi ihwal yang interaktif bagi peserta didik. Terdapat banyak ragsam keungguan yang dimiliki aplikasi TikTok dalam penggunaannya yaitu:
- memiliki jaminan mutu sebuah konten yang tajam dan nyata sebagai kolaborasi sempurna antara kecerdasan buatan dan jepretan gambar.
- memiliki kemampuan untuk menyempurnakan keunggulan produk melalui sinkronisasi musik, efek spesial, dan teknologi canggih sehingga menjadi studio video kreatif yang menakjubkan di genggaman setiap penggunanya.
- memiliki daftar musik kekinian yang sangat lengkap.
Jika digunakan secara positif maka aplikasi TikTok mampu membawa imajinasi dan kreativitas penggunanya ke tingkat yang lebih tinggi juga bisa memasuki dunia baru yang tak terbatas. Maka dengan berbagai ragam fitur yang ada pada aplikasi TikTok tentunya menjadi sangat dimungkinkan untuk didesain sebagai media pembelajaran.
Keniscayaannya yang menjadi kunci utamanya adalah peran guru dalam mencari, menemukan, dan memilih media pembelajaran yang sesuai atau memenuhi kebutuhan belajar anak, dapat menarik minat motivasi anak, sesuai dengan tingkat kematangan dan pengalaman anak serta mampu memberikan pengalaman pengalaman, kondisi mental yang berhubungan dengan usianya.
Selain dalam hal minat atau ketertarikan peserta didik terhadap media pembelajaran, keterwakilan pesan yang akan disampaikan guru juga harus dipertimbangkan dalam pemilihan media pembelajaran. Artinya dengan menggunakan media pembelajaran, maka peserta didik dapat menangkap keterangan atau penjelasan yang dibutuhkannya atau yang ingin disampaikan oleh guru.
Jelaslah jika dari sisi penggunaan dan kebermanfaatan dalam pembelajaran, media pembelajaran menjadi efektif ketika pembelajaran menggunakan aplikasi Tiktok. Alhasil, sebuah aplikasi Tik Tok apabila menggunakan metode dan teknik yang tepat maka dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif pada pembelajaran.
Dapat disimpulkan jika aplikasi Tik Tok bisa digunakan sebagai media pilihan dalam pembelajaran, karena;
- mampu memenuhi kebutuhan belajar peserta didik.
- dapat menarik minat peserta didik karena keterbaharuannya, dan memiliki banyak fitur yang dapat diimplementasikan ke dalam pembelajaran.
- mampu sejalan dan adaptif dengan perkembangan kematangan dan pengalamannya serta karakteristik peserta didik era generasi milenial yang lekat dan dekat dengan dunia digital khususnya smartphone.





