A997ea9ebc809167

Memahami Bahasa Inggris di Bidang Ekonomi dan Bisnis

Deskripsi: Mahasiswa perlu memahami vocabulary di berbagai disiplin ilmu tertentu di berbagai konteks saat mereka membaca, mendengarkan, melihat dan menulis tentang keputusan-keputusan ekonomi dan bisnis, tindakan-tindakannya, persoalan dan masalah di berbagai jenis-jenis teks. Sangat penting mengenalkan vocabulary baru di bidang ekonomi dan bisnis dalam dunia nyata dengan menggunakan teks yang mencerminkan konteks tersebut.

==========

Strategi yang dapat digunakan dosen untuk mengenalkan kosakata baru pada mahasiswanya adalah: Definisi-definisi konstruksi bersama. Konstruksi bersama adalah proses yang melibatkan dialog antara dosen dan mahasiswa seiring dosen membimbing siswanya untuk menulis teks, atau dalam hal ini menulis definisi terminologi ekonomi dan bisnis baru. Dosen membangun konten pengetahuan dan pengetahuan tentang bahasa. Kosakata baru ini nantinya dapat digunakan dalam teks yang ditulis mahasiswa.

Memanfaatkan ujaran guru untuk mempromosikan bahasa mata pelajaran khusus

Ekonom dan spesialis bisnis membuat pidato dan menulis teks dengan mempertimbangkan audiens, konteks dan tujuannya. Gaya atau formalitas bicara dan tulisan yang berbeda-beda dikenal sebagai register.

Dalam Ekonomi dan Bisnis, mahasiswa harus diajarkan secara eksplisit bagaimana menulis dan berbicara dalam register yang lebih formal. Pemodelan dan pertanyaan guru memungkinkan siswa mengembangkan pemahaman ekonomi dan bisnis mereka dan menggunakan register yang sesuai dalam kelas Ekonomi dan Bisnis. Misalnya, pelajaran difokuskan pada literasi keuangan:

1.  Mahasiswa diinstruksikan untuk mendiskusikan pilihan investasi untuk individu dalam studi kasus. Sebagai contoh, a widower receives $250,000 inheritance from his deceased wife's estate. (seorang duda menerima $ 250.000 warisan dari harta almarhum istrinya)

2.  Dosen merevisi konten dan pengetahuan ekonomi dan bisnis yang dibutuhkan siswa, memperkenalkan dan menjelaskan istilah khusus kurikulum (misalnya ekuitas, hipotek, dana pensiun) dan membuat hubungan eksplisit antara kata-kata dasar dan kata-kata yang lebih abstrak, misalnya invest (menginvestasikan) dan investment (penanaman modal).

3.  Mahasiswa bekerja berpasangan atau bekerja kelompok kecil untuk mendiskusikan kemungkinan pilihan investasi dalam mengembangkan sarannya, misalnya: Does the widower pay off remaining debts or invest the money? (Apakah duda itu melunasi sisa utangnya atau menginvestasikan uangnya?)

4.  Guru bergerak mengelilingi kelompok, menanyai mereka untuk mendorong siswa menggunakan istilah yang lebih spesifik ketika mendiskusikan saran mereka:

  • 'You said 'money that the person makes. What is the financial term that we can use instead?' ('Anda bilang' uang yang dihasilkan orang itu. Apa istilah keuangan yang bisa kita gunakan sebagai gantinya?')
  • You said, 'if you take chances with your money, you might make more money, but you might possibly waste more money because something can go wrong'. How might you say this if you were advising your client as an investment adviser?' (Anda berkata, 'jika Anda mengambil risiko dengan uang Anda, Anda mungkin menghasilkan lebih banyak uang, tetapi Anda mungkin membuang lebih banyak uang karena ada yang tidak beres'. Bagaimana Anda bisa mengatakannya jika Anda menasihati klien Anda sebagai penasihat investasi?') (misalnya, 'Jika Anda mengambil risiko lebih besar dengan investasi Anda, Anda mungkin mengharapkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi. Namun, potensi kerugian Anda atas investasi tersebut lebih besar karena Anda mengambil risiko yang lebih tinggi.)

5.  Setiap kelompok mempresentasikan rekomendasi.
6.  Dosne menulis rekomendasi di papan tulis, menanyai dan membantu siswa untuk menggunakan istilah keuangan yang lebih formal. Dosen memperagakan bagaimana melakukan ini dengan menggunakan saran yang tertulis di papan tulis, dengan menunjukkan bagaimana pembicaran sehari-hari dapat diubah menjadi register yang lebih formal.