Apakah kalian sadar kalau harga-harga produk semakin mahal saat ini dibandingkan dengan harga beberapa tahun lalu? Contohnya, harga telor di awal tahun 2000-an berkisar Rp. 8.000, namun kini harga sekilo telur sudah naik menjadi sekitar Rp. 26.000. Contoh lainnya adalah nilai Rp. 1 juta pada 20 tahun lalu lebih berharga dibanding Rp. 1 juta tahun sekarang. Itulah contoh situasi yang menggambarkan time value of money.
Pengertian Time Value of Money
Dalam kamus Bareksa, Time value of money adalah nilai uang setelah memperhitungkan pendapatan yang diperoleh dari jumlah uang tersebut, juga memperhitungkan inflasi yang dapat menggerus jumlah uang. Singkatnya, uang yang dimiliki saat ini memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan uang dalam jumlah serupa di masa depan.
Apa yang menyebabkan nilai uang mengalami pengurangan dari waktu ke waktu? Hal ini ternyata sudah dikemukakan oleh seorang ekonom asal Austria, Eugen von Böhm-Bawerk (1851 – 1914). Beliau menyebutkan tiga alasan di balik berkurangnya nilai suatu barang di masa depan, yaitu:
- Keuntungan yang akan diperoleh di masa mendatang tidak jelas kepastiannya, sementara keuntungan di masa kini dianggap sangat jelas.
- Rasa puas manusia terhadap suatu keinginan atau kehendak yang hadir di masa kini dianggap lebih bernilai dibandingkan rasa puas akan keinginan atau cita-cita di masa depan.
- Barang-barang yang tersedia di waktu sekarang dinilai lebih bermanfaat dan dibutuhkan daripada barang-barang yang kelak muncul di masa depan.
Selain itu terdapat dua faktor yang mendukung teori tersebut menurut Wall Street Prep, yaitu opportunity cost dan inflasi. Kedua faktor ini umum digunakan dalam dunia ekonomi. Untuk memahami tentang opportunity cost, kalian dapat melihat ilustrasi berikut.
Bayangkan ketika kalian mendapatkan kesempatan Rp. 3 juta saat ini dan mendapatkan dua pilihan, berinvestasi atau membeli gadget baru. Bila kalian memilih untuk membeli gadget baru, kalian akan kehilangan kesempatan untuk melakukan investasi dan tidak mendapatkan pendapatan tambahan. Itulah bentuk biaya peluang yang harus dikorbankan ketika memilih sebuah pilihan. Dalam konteks nilai uang, maka bila memilih gadget baru berarti mengorbankan kesempatan melindungi nilai uang Rp. 3 juta saat ini untuk digunakan di masa depan.
Sedangkan inflasi dalam konteks nilai uang adalah nilai uang akan melemah seiring waktu akibat adanya kenaikan harga. Kenaikan harga dapat ditimbulkan oleh berbagai hal, salah satunya adalah meningkatnya biaya produksi. Jadi misalnya dengan biaya Rp. 3 juta saat ini, tidak akan dapat membeli barang dengan kuantitas yang sama beberapa tahun mendatang akibat kenaikan biaya produksi.
Tiga Konsep Time Value of Money
Sudah memahami bahwa nilai uang dapat berubah sepanjang waktu? Sekarang waktunya masuk pembahasan tiga (3) konsep time value of money berdasarkan perubahan waktu, yaitu:
Present Value: Present value adalah nilai uang yang kalian punya saat ini dan memiliki potensi untuk dibungakan agar menghasilkan pendapatan lebih tinggi di waktu yang akan datang. Konsep ini digunakan untuk mencari tahu jumlah dana untuk diinvestasikan saat ini agar mendapatkan hasil tertentu di masa depan. Adapun rumus kalkulasi nya adalah:
Pv = Fv / (1 + I) n
Dimana Pv artinya present value, Fv artinya future value atau target nilai uang di tahun ke n, n artinya jumlah tahun dan I artinya interest (tingkat suku bunga) yang diketahui.
Future Value: Berkebalikan dengan konsep present value, future value melihat nilai uang yang didapatkan di masa depan dengan jumlah uang sekarang. Rumus kalkulasinya adalah:
Fv = Pv x (1 + I) n
Anuitas: Anuitas adalah suatu pembayaran yang dilakukan secara berkelanjutan dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Konsep ini umumnya digunakan untuk menghitung bunga pinjaman atau investasi jangka panjang.
Jadi, apa yang bisa diambil pelajaran dengan memahami time value of money? Fakta bahwa nilai uang sekarang lebih berharga daripada nilai uang di masa depan membuat kita perlu untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan. Seperti teori opportunity cost sebelumnya, ada pilihan yang perlu dikorbankan untuk menikmati manfaat uang yang telah kalian miliki.
Nah, bagi kalian yang ingin mendalami lebih dalam tentang berbagai teknik dalam mengelola keuangan, maka manajemen keuangan adalah topik yang sedang kalian cari. Manajemen Keuangan adalah salah satu materi belajar yang bisa kalian dapatkan ketika berkuliah di Jurusan Komputerisasi Akuntansi di Ma’soem University. Jurusan ini cocok bagi kalian yang ingin berkarir dalam dunia akuntansi sekaligus dibekali dengan topik teknologi informasi agar lebih bersaing di dunia kerja. Kalian bisa mendapatkan pengalaman belajar yang mumpuni tanpa perlu menghabiskan biaya kuliah yang besar, dan tentunya berbagai pilihan beasiswa yang bisa didapatkan bagi mahasiswa berprestasi.





