Memahami Perbedaan Pebisnis dan Pedagang Sambilan

Beranda / Berita / Memahami Perbedaan Pebisnis dan Pedagang Sambilan
1 Agustus 2019
Memahami Perbedaan Pebisnis dan Pedagang Sambilan

Oleh : Samsul Arifin, S.Pi, M.M. (Dosen Ma’soem University)

Banyak sekali mahasiswa yang berkeinginan membuka bisnis, akan tetapi mindset nya hanyalah ingin menjadi pedagang sambilan. Dalam bayangan mereka misalnya ingin membuat toko online kemudian dropship dari pedagang lain dan bermimpi toko onlinenya menghasilkan milyaran rupiah. Kemudian dengan toko online itu mereka bermimpi memiliki financial freedom.

Menurut Danny Santoso seorang mentor Marketing, Tidak mungkin berhasil bisnis anda bila tujuan anda hanya untuk financial freedom. Ketika anda memulai bisnis, kemungkinan gagal lebih cepat daripada kemungkinan berhasil. Keberhasilan  mungkin belum akan terjadi dalam waktu dekat, untuk itu berusahalah dengan irit, bila anda orang yang suka menunda nunda pekerjaan jangan harap dapat mempunyai bisnis yang sukses. Banyak orang ingin membangun bisnis tetapi banyak yang tidak mengerti bisnis itu apa, ada orang yang merasa punya barang jualan di online dan merasa sudah memiliki bisnis, itu bukan bisnis tapi itu adalah dagang, Jadi berbeda bisnis yang dijalankan secara sungguhan dengan bisnis yang dijalankan hanya untuk hoby.

Bisnis yang sungguhan adalah yang penting adalah bisnis plan, 1. Anda harus mengerti market anda siapa, mereka punya problem apa, mereka mempunyai kebutuhan apa. 2. Kostumer anda tren nya seperti apa, apakah industrinya sedang naik atau stagnan atau malah sedang turun. 3. Kompetitor anda siapa, tentukan secara detail, barangnya apa, harganya berapa saluran penjualannya seperti apa. Jadi kita tahu posisi kita sebelum berperang. Kemanakah anda melangkah dalam stategi market. Sebagai contoh misalnya anda ingin pendapatan 1 milyar perbulan, misal keuntungan dari setiap barang yang anda jual adalah 1 juta rupiah, jadi target penjualan anda dalam sebulan adalah 1000 unit barang , untuk mencari pembeli 1000 orang anda harus secara detil menentukan cara agar mendapatkan minimal 10 pembeli setiap bulannya. Anda tidak bisa hanya berprinsip yang penting usahanya jalan aja, anda harus benar benar berfikir keras untuk mencapainya.

Dalam memenangkan pasar anda harus menentukan apakah value produk anda, apa bedanya produk kompetitor denga produk anda, bila sama anda hanya meniru. Bagaimana anda memproteksi market anda agar orang lain tidak mudah meniru barang anda, bila anda membuat produk maka anda harus memikirkan produksinya dimana, distribusinya seperti apa, branding seperti apa, anda harus tentukan anda bermain di kelas atas, tengah atau kelas bawah. Penentuan hargannya seperti apa, tidak harus asal murah. Supportnya seperti apa, after salesnya,

Operasialannya seperti apa, tim anda seberapa banyak bila untuk mencapai 1 milyar aka anda butuh seberapa banyak. Bila anda memulai di omset yang kecil mungkin bukan masalah belum membentuk tim, akan tetapi bila telah mencapai 50 juta anda harus membentuk tim. Bila terus berkembang maka anda membutuhkan struktur organisasi yang kuat.

Fianasialnya juga anda harus rencanakan, misalnya untuk pajak, bayar gaji, biaya operasional lainnya setelah diketahui seluruhnya maka anda akan mengetahui kebutuhan modal, baik modal kerja maupun modal operasional. Untuk itu sedari awal anda membangun bisnis tentukan margin yang didapat, simulasikan bila skala penjualannya sudah mencapai jumlah yang sangat besar, bisnis anda masih tetap menguntungkan.

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2019 Masoem University