55f072bff3834966

Mengapa Audit Sistem Informasi Penting Dalam Akuntansi?

Istilah audit mungkin tidaklah asing bagi dunia akuntansi, dimana seorang auditor melakukan pemeriksaan hingga pengujian tentang laporan keuangan perusahaan. Ini bertujuan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan apakah sudah benar dan terbebas dari fraud (penipuan). Ternyata, audit pun juga berlaku dalam sistem informasi akuntansi (SIA) yang biasa disebut audit sistem informasi.

Audit sistem informasi tidak bisa dianggap sebelah mata. Pada masa modern saat ini, kebanyakan perusahaan besar telah beralih menggunakan software atau perangkat lunak khusus untuk mencatat seluruh transaksi keuangan. Tidak hanya itu, software tersebut juga mampu mengolah data yang masuk menjadi output data yang dibutuhkan perusahaan dengan lebih efektif dan efisien. Agar software tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya sebagai sistem komputerisasi bidang keuangan, maka melakukan audit berkala dapat dilakukan. Lalu apa itu audit sistem informasi?

Audit sistem informasi adalah proses pengumpulan dan penilaian bukti-bukti dari software akuntansi yang digunakan perusahaan. Dikenal juga dengan istilah Information System Audit atau EDP, sistem audit ini adalah gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain traditional audit, manajemen sistem informasi, ilmu komputer, sistem informasi akuntansi dan behavorial science. Audit ini dilakukan semata-mata untuk menjaga kinerja perusahaan agar tetap mendukung visi misi dari perusahaan.

Tujuan yang ingin dicapai dari audit sistem informasi paling tidak memuat atau tidak terlepas dari 2 hal berikut, yaitu:

  1. Melihat kemampuan software akuntansi dalam mengamankan aset dan memelihara integritas data.
  2. Melihat kemampuan sistem komputerisasi dalam mendorong pencapaian tujuan organisasi secara efektif menggunakan sumberdaya secara efisien.

Nah, bila dikaitkan dengan software akuntansi, audit sistem informasi dapat memberikan banyak tujuan dan manfaat. Utamanya adalah keuangan perusahaan terpantau secara maksimal serta menghilangkan potensi fraud yang mudah terjadi dalam sistem pencatatan keuangan konvensional.

Lebih detailnya, audit sistem informasi memungkinkan auditor melakukan pengecekan laba rugi perusahaan, meminimalkan potensi kerugian yang sering kali terjadi. Poteni kerugian dapat terjadi akibat penyelewengan dana atau adanya pemalsuan laporan keuangan. Selain itu pihak auditor dapat memastikan sistem perhitungan laba rugi tersebut adalah sudah benar dan berjalan dengan cukup efektif dan efisien.

Keseluruhan aset yang dimiliki oleh perusahaan pun dapat lebih aman terdata bila audit sistem informasi dilakukan secara berkala. Informasi ini dapat menjamin pihak perusahaan dalam pengelolaan aset agar lebih terkontrol. Ini juga berlaku pada keseluruhan data keuangan perusahaan, dimana audit dapat membentuk data keuangan yang terintegrasi. Integrasi data ini dapat meningkatkan keamanan data perusahaan.

Sebagai auditor, terdapat dua jenis audit sistem informasi yang bisa dilakukan dalam bidang akuntansi agar hasil auit jauh lebih efektif dan sesuai dengan ekspetasi yang dicari. Kedua jenis audit tersebut adalah audit laporan keuangan dan audit sistem operasional perusahaan.

Dalam pelaksaaan audit laporan keuangan, pastinya audit menyasar pada laporan keuangan perusahaan. Laporan yang dilacak diantaranya laporan laba rugi (baik itu bulanan atau tahunan) dan laporan lain menyesuaikan kebutuhan. Dengan melakukan audit ini, maka informasi keuangan akan lebih terpercaya atau tervalidasi dan akurat.Tentunya berkat penggunaan software akuntansi, semua proses pengecekan ini dapat berjalan lebih cepat dan maksimal.

Sedangkan dalam audit sistem operasional perusahaan, pihak auditor akan fokus pada sistem operasional perusahaan. Pengecekan dilakukan terhadap sistem yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan perusahaan, misalnya software apa yang digunakan, fitur sinkronisasi apakah berjalan dalam software tersebut, bagaimana software tersebut beroperasi untuk kegiatan operasional perusahaan sehari-hari, dan lain sebagainya.

Itulah yang bisa kalian ketahui mengenai audit sistem informasi, khususnya pada bidang keuangan dan bidang akuntansi. Hal penting yang perlu digaris bawahi adalah audit sebaiknya dilakukan secara berkala agar meminimalisir kesalahan dalam penggunaan software akuntansi. Tertarik dengan dunia akuntansi dan bagaimana perkembangan dunia akuntansi di dunia modern? Mari bergabung menjadi mahasiswa jurusan Komputerisasi Akutansi D3 di Ma’soem University Bandung!

Menjadi mahasiswa Komputerisasi Akuntansi akan mendapatkan keunggulan kurikulum yang memadukan ilmu teknologi informasi dan ilmu akuntansi yang saat ini saling berkaitan satu sama lain. Sehingga lulusan jurusan ini mampu menjadi sumber daya manusia yang siap menghadapi era digitalisasi dan adaptif dengan perubahan zaman. Fasilitas kampus yang dibangun cukup lengkap untuk menunjang berbagai kebutuhan mahasiswa baik itu segi jasmani maupun rohani. Semua itu bisa didapatkan tanpa perlu mengeluarkan biaya yang tinggi, karena biaya kuliah di Ma’soem University cukup terjangkau dan dapat diangsur tanpa pungutan apapun dalam proses angsuran.