Mengembangkan Bisnis ke Pasar Internasional

Beranda / Berita / Mengembangkan Bisnis ke Pasar Internasional
27 September 2022
Mengembangkan Bisnis ke Pasar Internasional

Menjadi seorang pebisnis tidak hanya perlu memiliki keterampilan bisnis yang handal, tetapi juga perlu diiringi dengan impian yang besar pula, misalnya ekspansi bisnis ke pasar internasional. Untuk mencapai impian tersebut pastinya memerlukan beragam proses yang perlu dilalui. Kali ini kami akan mencoba memberikan gambaran bagaimana sebuah bisnis bisa masuk ke pasar internasional.

Pada prinsipnya, ekspansi bisnis bisa diterapkan ketika bisnis telah berjalan dengan cukup stabil. Melakukan ekspansi bisnis artinya melebarkan cakupan bisnis dengan menciptakan pasar baru, termasuk penambahan fasilitas, sumber daya manusia dan lain sebagainya. Dengan cara tersebut, bisnis yang dijalnkan akan mengalami peningkatan aktivitas ekonomi dan berimbas pada peningkatan kekuatan dan keuntungan bisnis.

Namun merencanakan ekspansi bisnis tidak sesederhana itu, terutama bila ingin ekspansi bisnis ke pasar internasional. Dalam pembelajaran mata kuliah Bisnis Internasional, menjalankan bisnis di pasar internasional lebih banyak menemui hambatan dibanding di pasar domestik.

Tidak hanya seputar persiapan yang dilakukan, tetapi juga bagaimana menghadapi iklim bisnis yang berbeda dengan negara sendiri. Paling tidak pemilik bisnis akan menghadapi hambatan seperti batasan perdagangan dan tarif bea masuk, perbedaan sosial budaya dan bahasa, kondisi politik negara tersebut dan hambatan operasional. Belum lagi kompetisi pasar di negara asing perlu dipertimbangkan dengan matang-matang.

Untuk itu melakukan ekspansi bisnis ke pasar internasional diperlukan strategi yang cukup matang dan berprinsip kehati-hatian. Mari kita jelajahi bersama beberapa langkah yang bisa dilakukan sebelum terjun ke pasar internasional.

Cek kondisi keuangan internal perusahaan

Untuk terjun ke pasar internasional pastinya membutuhkan modal yang tidak sedikit. Analoginya seperti memindahkan kantor yang lama menuju kantor baru di wilayah yang asing melewati batas negara. Pemilik bisnis perlu mempertimbangkan berbagai hal seperti lokasi bisnis, biaya sewa kantor baru, sumber daya manusia yang tersedia hingga promosi yang masif untuk menumbuhkan brand awareness.

Belum lagi kebijakan negara yang bersangkutan maupun proses logistik perlu disusun secara rinci. Maka dari itu penting untuk memeriksa neraca dan laporan arus kas bisnis untuk menentukan kemampuan perusahaan bisnis dalam menangani semua biaya tersebut.

Mengenal pasar baru 

Iklim bisnis di negara asing bisa sepenuhnya berbeda dibanding iklim bisnis di pasar domestik, sama seperti bisnis skala nasional dimana setiap daerah memiliki keunikannya masing-masing. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan seperti sosial budaya masyarakat, situasi pasar dengan merek lokal, perilaku konsumen hingga peraturan pajak yang berlaku. Semakin mendalami hal tersebut dan tinggi kecocokannya dengan model bisnis, maka akan semakin tipis gesekan masalah yang akan dihadapi.

Membuat perencanaan bisnis yang matang

Setelah mengenal kondisi internal dari bisnis perusahaan dan kondisi eksternal dari pasar baru, langkah selanjutnya adalah melakukan perencanaan bisnis yang matang. Bentuk perencanaan tersebut dapat mencakup dari potret bisnis, tinjauan bisnis, rencana keuangan, rencana operasi, analisis persaingan, analisis pasar, hingga proyeksi bisnis. Sesuaikan hal tersebut dengan permintaan pada pasar lokal di negara tujuan.

Menyusun rencana marketing yang masif

Tahap perencanaan sudah disusun, aksi telah dilakukan, kantor fisik telah dibuka di negara tujuan, maka sekarang waktunya untuk melakukan marketing yang masif. Kegiatan pemasaran adalah hal yang wajib dilakukan untuk meningkatkan brand awareness bisnis tersebut. Sayangnya, hal ini perlu dilakukan secara masif, bahkan agresif, mengingat pada titik awal ini belum ada yang mengenal bisnis yang baru muncul. Gunakan berbagai macam channel promosi, pelajari kebiasaan warga lokal dan sesuaikan dengan situasi pasar lokal.

Siap untuk meningkatkan modal bisnis

Dibanding membangun bisnis baru di pasar domestik, membangun bisnis di negara asing dapat membutuhkan modal yang jauh lebih tinggi. Modal yang disediakan di awal perlu menyesuaikan dengan aturan maupun kondisi di negara tersebut. Belum lagi karena bisnis baru dibangun, maka perusahaan bisnis harus siap untuk “membakar” uang lebih banyak di awal untuk marketing bisnis. Sebagai pemilik bisnis perlu memahami kondisi ini dan sudah menyiapkan merencanakan untuk memberikan tambahan modal dalam 6 atau 12 bulan kedepan, misalnya, bilamana kondisi keuangan bisnis baru di negara asing sedang tidak sehat.

Walaupun hambatan dalam melakukan bisnis internasional cukup berat, tetapi ini dapat menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis yang sudah cukup stabil berjalan. Dinamika bisnis yang terjadi pada tingkat pasar internasional ini akan dapat kalian pelajari dalam mata kuliah Bisnis Internasional, materi pokok dalam jurusan Manajemen Bisnis Syariah di Ma’soem University.

Jurusan Manajemen Bisnis Syariah akan menyiapkan lulusannya menjadi seorang yang memahami konsep membangun bisnis secara menyeluruh, ditambah pengetahuan tentang konsep ekonomi syariah yang terus berkembang. Khususnya di Ma’soem University sendiri, kalian dapat mendapatkan fasilitas belajar yang cukup banyak namun dengan biaya kuliah yang cukup terjangkau. Jadi jangan ragu lagi, mari bergabung menjadi mahasiswa Ma’soem University!

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2022 Masoem University