Sebagai bagian dari program kerja pengabdian masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ma'soem Kelompok 14 di Desa Margaluyu menyelenggarakan kegiatan edukatif yang sangat relevan bagi siswa kelas 9 di SMPN 3 Pangalengan. Program ini berfokus pada "Tes Gaya Belajar dan Karir", sebuah inisiatif yang bertujuan membekali para siswa dengan pemahaman diri yang lebih baik sebagai fondasi untuk menentukan langkah pendidikan dan karir mereka selanjutnya.
Tepat di usia ini, siswa kelas 9 berada di persimpangan jalan, di mana mereka harus mulai memikirkan pilihan studi di jenjang SMA atau SMK. Keputusan ini akan sangat memengaruhi masa depan mereka. Mahasiswa KKN dari Universitas Ma'soem melihat momen ini sebagai kesempatan krusial untuk memberikan panduan yang terarah dan berbasis data, membantu siswa untuk tidak salah langkah dalam memilih jalur yang akan mereka tempuh.
Tes ini dirancang dengan dua fokus utama. Pertama, untuk membantu siswa mengenali gaya belajar mereka sendiri. Dengan mengetahui apakah mereka termasuk tipe visual, auditori, atau kinestetik, siswa dapat menemukan cara paling efektif dalam memahami pelajaran, meningkatkan hasil belajar, dan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan. Kedua, untuk mengenali minat dan potensi karir, sehingga mereka bisa mulai menapaki jalan menuju cita-cita.
Mengenali Diri, Menentukan Arah
Sesi tes gaya belajar dan karir ini disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh siswa-siswi SMPN 3 Pangalengan. Para mahasiswa KKN Universitas Ma'soem tidak hanya memberikan tes, tetapi juga melakukan pendampingan untuk menjelaskan hasil tes. Dengan pendekatan yang ramah dan komunikatif, mereka membantu siswa untuk menginterpretasikan hasil tes dan memahami implikasinya bagi pilihan studi dan karir mereka.
Misalnya, bagi siswa dengan gaya belajar visual, disarankan untuk lebih banyak menggunakan media gambar, diagram, atau video saat belajar. Sementara bagi siswa dengan minat karir di bidang seni, mereka didorong untuk mulai mengeksplorasi lebih dalam dan tidak ragu-ragu untuk mengembangkan bakat tersebut. Melalui pendekatan personal ini, program menjadi lebih bermakna dan relevan.
Inisiatif ini memiliki bobot akademis yang kuat karena digerakkan oleh mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Latar belakang keilmuan mereka di bidang pendidikan dan bimbingan konseling memberikan landasan teoretis yang kokoh untuk menjalankan program ini secara profesional dan efektif. Ini adalah contoh nyata bagaimana ilmu dari kampus dapat diaplikasikan untuk memberikan dampak positif langsung di tengah masyarakat.
Dengan suksesnya program "Tes Gaya Belajar dan Karir" ini, Universitas Ma'soem kembali menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas, tetapi juga peduli dan siap berkontribusi pada kemajuan pendidikan. Asesmen ini membantu memastikan bahwa siswa-siswi di Pangalengan memiliki dasar yang kuat untuk membuat keputusan penting, meletakkan fondasi bagi masa depan pendidikan dan karir yang lebih baik.





