Menguak Teori Kepribadian di Prodi Bimbingan dan Konseling Ma’soem University

Beranda / Berita / Menguak Teori Kepribadian di Prodi Bimbingan dan Konseling Ma’soem University
12 Januari 2020
Menguak Teori Kepribadian di Prodi Bimbingan dan Konseling Ma’soem University

Kepribadian (personality) dimiliki oleh setiap individu dengan keunikannya masing-masing. Individu lahir dengan membawa ciri khas yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Selain membawa watak hereditas, individu berdinamika melalui sosialisasi dan interaksi dengan lingkungan sosial. Oleh karena itu, kepribadian seseorang akan terus berkembang selama individu beraktualisasi diri dan bersosialiasi.

Belajar teori-teori kepribadian memberikan manfaat kepada kita untuk mampu memahami latar belakang perilaku yang ditampilkan seseorang. Selain itu, kita akan mampu memprediksi sebab akibat dari kondisi tertentu yang sedang dialami diri kita sendiri atau pun orang lain. Manfaat yang lainnya adalah untuk meningkatkan keterampilan intrapersonal dan interpersonal. Keterampilan intrapersonal berkaitan dengan seluruh kondisi diri sendiri. Mulai dari pengetahuan diri, penerimaan diri, pemahaman diri, pengarahan diri, dan sebagainya.

Jika keterampilan intrapersonal pada diri kita sudah bagus maka daya psikologis yang dimiliki akan kuat sehingga kita mampu menghadapi segala kondisi dalam dimensi kehidupan ini. Keterampilan interpersonal berkaitan dengan seluruh hubungan dengan orang lain, seperti berkomunikasi, berempati, bertanggung jawab sosial, dan sebagainya. Pemahaman perilaku orang lain menjadi modal penting bagi kita untuk mampu beradaptasi dan menempatkan diri dengan nyaman pada lingkungan sosial.

Banyak ahli yang mengutarakan teorinya tentang kepribadian. Beberapa di antaranya adalah Psychodynamic Theory, Neo Freudian Personality Theory, Trait Theory dan Carl Jung Theory. Psychodynamic Theory memiliki 3 sistem yang saling berinteraksi pada kepribadian manusia yakni Id yang merupakan pusat seluruh dorongan primitive dan impulsive, Superego yang merupakan ekspresi individual atas perilaku yang dibenarkan norma dan etika serta Ego yang merupakan pengendalian diri secara sadar oleh individu.

Pada Neo Freudian Personality Theory Costa McCrae membagi teori ini kedalam 5 karakter yakni: Extraversion: Pribadi yang senang ada di dunia lain selain dunia mereka.Neurotism: Pribadi yang mempunyai kondisi emosi tak stabil, pesimis dan kepercayaan diri rendah.Agreebleness: Pribadi yang cenderung mempunyai keyakinan positif sekaligus menghargai nilai orang lain.Conscientiousness: Pribadi dengan sikap tanggung jawab, berdedikasi dan bisa dipercaya.Openess to experience: Pribadi dengan katakter terbuka pada pola berpikir dan bisa menerima segala konsep baru.Dalam teoriCarl Jung Theoryada dua dimensi cara berperilaku dan juga empat fungsi psikologi.

Dimensi ini memberi gambaran tentang arah aliran energi psikis yakni extroversion dan juga introversion.Extroversion adalah energi psikis yang diarahkan supaya dunia luar atau sesuatu bisa terwujud. Sementara introversion merupakan energi psikis yang fokus pada beberapa proses psikis internal meliputi perasaan dan ide pemikiran.Sedangkan fungsi dasar psikologis dalam teori ini adalah: Sensasi: Sesuatu yang menjadi jembatan masuknya aliran informasi pada benak seseorang. Intuisi: Kemampuan yang dipakai untuk melihat sesuatu yang tidak terlihat dan selalu berusaha untuk melihat pola serta gambaran secara besar.Berpikir: Tipe individu yang selalu memakai kemampuan intelektual untuk melakukan banyak pertimbangan sebelum melakukan sesuatu hal. Perasaan: Individual yang cenderung memakai nilai pribadi dan perasaan dalam memecahkan masalah.

Untuk mempelajari teori-teori kepribadian ini, program studi Bimbingan dan Konseling di Ma’soem University membuka kesempatan yang sangat luas bagi seluruh mahasiswa dan calon mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. Dosen-dosen BK Ma’soem University memiliki kapasitas yang baik dalam memberikan pembelajaran tentang psikologi kepribadian.

Seluruh dosen telah melampaui jenjang pendidikan yang linier mulai dari Strata 1 hingga Strata 2, bahkan berkoordinasi dengan para guru besar serta memiliki ikatan kerja sama dengan program studi Bimbingan dan Konseling di salah satu Universitas yang berada di Malaysia. Dengan demikian, tidak diragukan lagi bahwa prodi Bimbingan dan Konseling di Ma’soem University adalah prodi yang akan mencetak para lulusannya menjadi tokoh-tokoh hebat yang sehat secara fisik dan mental, memiliki soft skill dan hard skill yang dibutuhkan dalam menjalani kehidupan, juga selalu berdinamika menuju arah yang semakin baik dalamsetiap fase perkembangannya.

#psikologi #jurusan_psikologi #bimbingan_konseling #kelas_karyawan

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2019 Masoem University