Deskripsi: Menjadi penulis yang baik membutuhkan latihan dan ketekunan. Keterampilan ini tidak datang dalam semalam atau secara instan; Saat mempelajari kata baru, cobalah mempelajari semua bentuk kata itu dan preposisi yang biasanya digunakan.
====
Proses menulis yang efektif membutuhkan penguasaan bahasa yang baik; misalnya penguasaan Bahasa Inggris. Bagi pembelajar Bahasa, dalam hal ini mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris di Masoem University, sebelumnya harus mengtahui cara mengeja kata-kata dengan benar melalui mata kuliah speaking. Secara teori, banyak yang berasumsi bahwa belajar menulis paling baik dengan membaca. Membaca dalam bahasa Inggris bermanfaat dalam banyak hal. Ini adalah cara yang bagus untuk mendapatkan gambaran tentang gaya penulisan yang berbeda dan melihat bagaimana menggunakan kata-kata dengan tepat. Kedua hal ini memang secara berkesinambungan dan integrative diberikan oleh para dosen kepada mahasiswa agar semua keterampilan Bahasa dikuasai. Selain itu juga, grammar atau tata bahasa sangat penting karena dapat meningkatkan kualitas tulisan mahasiswa. Selalu gunakan bentuk waktu yang sesuai dan ingatlah untuk menggunakan tanda baca. Tanda baca adalah cara yang bagus untuk membuat tulisan jelas dan berterima.
Menulis dan berbicara merupakan keterampilan produktif. Itu berarti keduanya melibatkan produksi bahasa daripada menerimanya (pasif). Sederhananya, bahwa menulis melibatkan komunikasi ujaran (sesuatu untuk dikatakan). Melalui proses menulis, penulis memasukkan pemikiran yang baru lahir ke dalam bahasa yang dapat dipahami untuk dibaca orang lain. Dalam mengejar ekspresi diri, mereka sering merasa tertantang untuk menemukan kata-kata baru atau termotivasi untuk mengembangkan kosakata.
Banyak fakultas Bahasa di perguruan tinggi menganggap bahwa berpikir kritis sebagai salah satu indikator terpenting kualitas belajar mahasiswa. Dalam penulisan akademis, hal ini mengarah kembali ke teks, di mana penulis memikirkan kembali, mengevaluasi kembali, dan memahami detail atau gagasan utama lebih dalam.
Dalam banyak hal, kesenjangan yang terjadi di era digital baru ini adalah kesenjangan menulis. Menulis adalah pembeda terpenting di tempat kerja saat ini. Untuk itu, Program studi Bahasa Inggris Masoem University berupaya mendorong mahasiswa untuk terbiasa dalam menulis. Dan hal ini merupakan sebuah luaran dari proses produksi kebahasaan yang melibatkan kemampuan lain dalam Bahasa Inggris.
Di masa depan, kemampuan membaca atau mengonsumsi informasi akan jauh lebih tidak berguna daripada kemampuan untuk mensintesis dan mengekspresikan sudut pandang Anda secara efektif. Karena otomatisasi dan AI menguasai lebih banyak pekerjaan saat ini, kesuksesan ekonomi akan semakin bergantung pada penulisan. Di era informasi saat ini, mendapatkan sebuah fakta bukanlah sesuatu yang sulit. Pada kenyataannya, mahasiswa dikelilingi oleh informasi: melalui database online, buku, artikel, surat kabar, dan juga melalui situs web, blog, dan antarmuka jejaring social. Siswa memiliki akses ke informasi dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya tanpa pernah meninggalkan ruang belajar mereka. Namun, yang tetap menjadi tantangan adalah pengembangan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengkritik dan memproses informasi yang mudah diperoleh ini. Terlebih dalam menuangkannya ke dalam bentuk tulisan yang lebih lugas.





