9495f85b6093e2e5

Menjawab Tantangan Dunia Pendidikan Tinggi di Era Digital, Universitas Masoem Sepakat MoU Dengan Telkom University

Pasca perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, begitu banyak perubahan dalam kegiatan manusia sehari-hari, tak terkecuali dalam dunia Pendidikan. Perubahan paradigma di masyarakat tentang sebuah Lembaga Pendidikan yang berkualitas pasca Pandemi COVID 19 pun terasa semakin masif. Perubahan paradigma dalam dunia pendidikan tersebut sangat erat kaitannya dengan proses pembelajaran yang saat ini mengandalkan teknologi informasi. Hal ini juga diperkuat dengan kurikulum kampus merdeka yang diinisiasi oleh Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (MENDIKBUD).

Universitas Masoem sebagai salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang saat ini mengalami perkembangan pesat tentu saja melihat perubahan tersebut sebagai momen untuk mengembangkan diri mengingat nama besar Al Masoem yang sudah dikenal oleh masyarakat, khususnya di Jawa Barat. Pihak pengelola kampus Universitas Masoem paham betul bahwa era digital adalah sesuatu yang bisa dijadikan peluang emas untuk bisa ikut berkontribusi dalam membangun kualitas SDM yang bermutu di Indonesia. Melihat fenomena perkembangan teknologi informasi dan dunia Pendidikan di era digital tersebut, Universitas Masoem menangkap peluang dengan cara bergabung sebagai Perguruan Tinggi asuh yang nantinya akan dibimbing oleh PTS terbaik di Indonesia, yang dalam hal ini adalah Universitas Telkom yang dikenal juga dengan Tel-U.

Tidak hanya Universitas Masoem saja, terdapat total 8 PTS yang hadir di Gedung Damar atau biasa disebut dengan Gedung K untuk malakukan silaturahmi sekaligus pendandatanganan nota kesepahaman dan kerjasama (MoU) dengan Tel-U. Gedung yang didesain untuk kuliah umum dan konfrensi ini menjadi saksi atas komitmen kampus-kampus seperti Universitas Masoem, STIE STAN IM, Universitas Al-Ghifari, ITSB, STTB, Universitas Buddhi Dharma, Universitas Yatsi Madani dan STT Wastukencana dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

Prof. Dr. Adiwijaya selaku Rektor Tel-U menegaskan bahwa kehadiran PTS di Indonesia merupakan benefit tersendiri dalam meningkatkan mutu Pendidikan dan kualitas SDM. Hal ini bisa dilakukan dengan cara kolaborasi beberapa perguruan tinggi untuk bisa memperkuat sinergi antar kampus demi terwujudnya hal tersebut. Pihak Tel-U juga menginginkan kerjasama dan kolaborasi ini tidak sebatas dalam ranah Tridharma Perguruan Tinggi saja, namun juga bisa dilakukan dengan kegiatan-kegiatan lain selama kegiatannya bisa memberikan dampak positif bagi seluruh kampus yang berkolaborasi dan bisa memberikan kontribusi untuk peningkatan mutu Pendidikan Tinggi. 

Khusus Universitas Masoem, pertemuan lanjutan dilakukan di Gedung Bangkit untuk berdiskusi sekaligus melakukan benchmark mengenai pengelolaan kampus di Tel-U. Seperti yang diketahui sebelumnya bahwa Universitas Telkom merupakan PTS terbaik di Indonesia sehingga para pengelola kampus Universitas Masoem merasa Tel-U merupakan pilihan tepat untuk dijadikan Role Model mengingat Tel-U merupakan pelopor sebagai PTS yang mendapatkan Akreditasi PT Unggul.

Selama proses diskusi dan benchmark dengan Tel-U, Ir. H. Dadang M Ma’Soem, MSCE., Ph.D. selaku Rektor Universitas Masoem mengaku bahwa para pengelola Universitas Masoem sangat antusias belajar dari pengalaman Tel-U. Kegiatan sharing session ini bisa dijadikan motivasi karena Universitas Masoem memiliki target yang besar dalam waktu dekat. Target tersebut adalah menjadikan Universitas Masoem sebagai salah satu PTS favorit yang memiliki infrastruktur, kurikulum, penjaminan mutu serta akreditasi yang unggul untuk menjawab tantangan dunia Pendidikan Tinggi di Era Digital.