94557b7991793081

Pelatihan Copywriting Kepada Siswa SMK Jurusan Pemasaran

Dunia bisnis digital di Indonesia saat ini masih menjadi topik yang hangat untuk dibicarakan. Bagaimana tidak, fenomena belanja online di Indonesia sendiri semakin massif dilakukan oleh masyarakat yang menginginkan kepraktisan dalam membeli sesuatu. Dikutip dari berbagai media, Bank Indonesia mencata nilai transaksi dalam dunia E-Commerce mencapai lebih dari 400 Triliun di tahun 2021. Angka fantastis tersebut bisa saja mengalami kenaikan di akhir tahun 2022 seiring dengan peningkatan pendapatan dan pemahaman masyarakat terhadap metode berbelanja online. Hal ini tidak lepas dari sebuah Copywriting atau slogan yang menarik dari setiap pemilik brand saat mempromosikan produk mereka secara online.

Jika dilihat dari sisi seorang entrepreneur di era digital seperti saat ini, fenomena belanja online tersebut harus diikuti dengan pemahaman dan kompetensi yang relevan, khususnya bidang digital marketing atau pemasaran digital. Melihat kebutuhan SDM yang harus memiliki kompetensi tersebut, Universitas Masoem ikut berkontibusi dalam bentuk memberikan pelatihan gratis khususnya kepada siswa SMK. Adapun dosen yang menjadi pemateri pelatihan kali ini adalah Adi Indradi Wazdi, S.Psi.,M.M. yang memiliki spesialisasi bidang psikologi konsumen dan pemasaran digital. Pria yang akrab disapa Kang Adi ini memberikan 2 materi pelatihan sekaligus kepada siswa SMK Bakti Nusantara 666. Materi pelatihan tersebut anatara lain cara membuat judul artikel dan copywriting yang baik agar mudah ter-index google.

Kang Adi pun memberikan beberapa contoh copywriting sederhana dalam dunia pemasaran yang biasa dikenal dengan istilah “Call to Action” (CTA). Istilah tersebut merupakan arahan tertulis pada promosi pemasaran yang bertujuan untuk membuat calon customer mengambil tindakan yang kita inginkan. Tindakannya pun bermacam-macam, mulai dari membeli produk, men-download aplikasi dan sebagainya. Contoh yang paling sering digunakan seperti : “Download aplikasi ini sekarang juga!”, “Temukan sepatu impianmu di sini !” atau “Manjakanlah kulitmu dengan kesegaran masker XXX”.

Para akademisi khususnya bidang pemasaran saat ini sudah mulai banyak membahas mengenai fenomena belanja online dan pemasaran digital dimana salah saru kesuksesannya ditentukan dari sebuah kalimat promosi yang menarik. Hal ini pun senada dengan apa yang diungkapkan oleh Adi. “Para pengusaha saat ini harus jeli dalam membuat sebuah kalimat dan pola bahasa yang menarik serta cocok dengan target segmentasi mereka sehingga terbangun kesadaran merek, tertarik untuk mencari tahu brand tersebut, kemudian membeli produknya dan merekomendasikannya kembali kepada orang lain”, tegasnya.

Untuk contoh kasus brand-brand besar, kang Adi memberikan beberapa sample sebuah copywriting yang bisa berhasil masuk ke benak konsumen dengan cara tata bahasa yang pas serta jingle yang ikonik sehingga bisa diingat dalam jangka waktu yang sangat lama. “Visi Misi Brand dan pemilihan segmentasi konsumen bisa menjadi panduan bagi seorang entrepreneur dalam membuat sebuah pola kalimat promosi yang menarik sehingga  pesannya bisa tersampaikan dengan baik di benak customer. Biasanya brand-brand besar membuat sebuah pesan komunikasi dengan 3 kunci kesuksesan, yaitu key visual (desain iklannya), key sound (jingle atau nada yang khas dari brand tersebut) dan key words (copywriting-nya)”.

Terdapat hampir 30 siswa yang ikut serta dalam pelatihan yang diselenggarakan di Lab Bahasa Universitas Masoem kali ini. Usai diberikan materi teori tentang pemasaran digital, setiap siswa diberikan tugas untuk menuliskan contoh copywriting yang bersifat persuasif (kalimat ajakan) dan contoh artikel dengan judul yang memiliki keywords yang SEO Friendly. Erica Rahma sebagai salah satu peserta yang hadir mengaku antusias mengikuti pelatihan kali ini karena selain bisa menambah wawasan mengenai pemasaran digital, mereka pun disuguhkan fasilitas ruangan dengan interior menarik yang membuat mereka sangat nyaman. Hal ini juga senada dengan apa yang disampaikan Meti Karlina selaku guru kewirausahaan SMK Bakti Nusantara 666. “Kami sangat senang dengan tawaran pelatihan gratis dari Universitas Masoem kepada siswa-siswi kami. Hal ini menjadi salah satu program kunjungan belajar paling berkesan karena banyak hal yang siswa-siswi kami tidak dapatkan di sekolah, tapi didapatkan di Universitas Masoem.

Seperti yang diketahui bahwa dalam dunia SMK dikenal istilah BMW yang merupakan kepanjangan dari Bekerja, Melanjutkan dan Wirausaha. Universitas Masoem memfasilitasi kebutuhan lulusan SMK yang ingin kuliah sambil kerja bahkan diberikan pelatihan dan permodalan untuk mahasiswa yang ingin membangun bisnisnya secara serius. Jika seluruh sivitas dunia pendidikan vokasi tingkat menegah dan pendidikan tinggi bekerjasama, ke depannnya bukanlah hal yang mustahil SMK Online benar-benar bisa menjadi kenyataan. Selain fasilitas yang memadai, SMK online juga bisa saja terwujud jika pemasaran digital dan copywriting-nya dilakukan secara maksimal.