8ec43f626f6778db

Peminat Program Bidikmisi di Ma’soem University Semakin Meningkat

Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi ( Kemenristek Dikti) terus menggencarkan informasi seputar program beasiswa Bidikmisi. Menteri Ristek Dikti, Mohamad Nasir menyampaikan bahwa pada 2019 ini, pemerintah akan menambah kuota beasiswa Bidikmisi. "Ini perintah dari Presiden, supaya kalau bisa Bidikmisi dinaikkan 50 persen. Prioritas pembangunan akan digeser dari infrastruktur ke pembangunan sumber daya manusia," ungkapnya Januari silam.

Bidikmisi merupakan bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang mempunyai potensi akademik baik, namun memiliki keterbatasan ekonomi. Pendaftaran program bidik misi sendiri sudah berjalan sejak Februari lalu, dan Ma’soem University melalui panitia pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru, Muhamad Furqon, sudah menerima jumlah kuota (penerima program bidik misi di Ma’soem University) bulan ini.

“Jumlahnya (kuota bidik misi) sudah mengalami peningkatan penerimaan calon mahasiswa dibandingkan dengan tahun lalu. Karena jumlahnya yang terbatas setiap tahun minat para calon mahasiswa untuk masuk dan berkuliah di Ma’soem University semakin meningkat. Hai ini saja yang sudah menanyakan informasi mengenai program bidik misi ke kami di bagian pendaftaran sudah sangat banyak. Kebanyakan yang meminta info melalui DM (instagram) atau langsung ke whatsapp kami.

“Tahun ini program bidik misi di kami kembali menerima mahasiswa di program studi Komputerisasi Akuntansi D3, dan dengan dukungan Pesantren Mahasiswa (Dormitory) Ma’soem University, peminat untuk masuk ke kami semakin banyak, dan mayoritas dari daerah yang lumayan cukup jauh seperti dari Madiun.

“Dengan biaya yang sangat terjangkau dan fasilitas yang lengkap, Pesantren Mahasiswa Ma’soem University menjadi daya tarik untuk masuk dan kuliah disini, tidak hanya bagi para calon mahasiswa yang amsuk melalui jalur bidik misi tapi juga calon mahasiswa yang masuk melalui jalur umum,” ungkap Furqon ketika ditemui di kantor pendaftaran Ma’soem University beberapa waktu lalu.

Bidikmisi sendiri memiliki berbagai macam fasilitas seperti dibebaskan biaya pendaftaran & biaya pendidikan selama menjadi mahasiswa sampai diberikan Jaminan biaya hidup sementara dan transportasi dari daerah asal (khusus untuk yang direkrut sebelum menjadi mahasiswa). Tahun lalu untuk biaya hidup yang akan diterima mahasiswa Bidik misi di Ma'soem University, sesedikitnya Rp650.000/bulan yang disesuaikan dengan pertimbangan biaya hidup di masing masing wilayah.

Semoga tahun ini dengan semakin pesatnya perkembangan yang ada akan semakin memotivasi para calon mahasiswa Ma'soem University untuk memanfaatkan setiap fasilitas yang ditawarkan untuk bergabung dengan komunitas Ma'soem University.