Pengelolaan
Secara etimologis, manajemen berasal dari bahasa latin “manus” yang berarti “tangan”, dalam bahasa Italia “maneggiare” yang mempunyai arti mengendalikan. Dari sudut manajemen pengertiannya adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan terhadap usaha karyawan untuk mencapai tujuan perusahaan.
Manajemen memiliki beberapa fungsi yang harus dijalankan untuk mencapai manajemen yang baik, yaitu:
- Fungsi Perencanaan (Planning), fungsi ini merupakan suatu proses dalam menentukan tujuan perusahaan atau tujuan organisasi.
- Fungsi pengorganisasian (Organizing), fungsi ini merupakan proses penentuan penempatan jabatan karyawan pada suatu tempat sesuai dengan keahliannya masing-masing.
- Fungsi pengarah (Directing function), fungsi ini merupakan proses dimana karyawan diberikan pengarahan dan komunikasi yang baik agar tidak lari dari tujuan yang telah ditentukan.
- Fungsi pengendalian (controlling), fungsi ini merupakan suatu proses dimana pengawasan dilakukan agar semua kegiatan organisasi berjalan sesuai dengan yang dibutuhkan.
- Fungsi manajemen organisasi adalah proses pengaturan semua kegiatan sekelompok orang atau organisasi yang secara terus menerus berinteraksi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
- Fungsi manajemen organisasi laba adalah proses pengaturan kegiatan organisasi yang bertujuan untuk memperoleh hasil bagi organisasinya dan memiliki sumber pendanaan yang jelas. misalnya: bank, perusahaan swasta, dan lain-lain.
- Fungsi manajemen organisasi nirlaba (non-profit) adalah proses pengaturan kegiatan suatu organisasi atau lembaga yang tidak mengutamakan keuntungan dalam menjalankan suatu usaha atau kegiatan.
Manajemen Syariah
Manajemen syariah adalah manajemen yang mengatur organisasi untuk memperoleh hasil yang optimal dan mengarah pada pencarian keridhaan Allah.
Hal yang sama dalam manajemen konvensional dalam manajemen syariah juga terdapat beberapa fungsi manajemen, yaitu:
- Fungsi Perencanaan
- Fungsi pengorganisasian (Organizing)
- Fungsi gerak (aktuasi)
- Fungsi Evaluasi (pengendalian)
Urgensi manajemen syariah adalah menginginkan kegiatan yang halal, baik produk yang menjadi objek, cara memperolehnya, maupun cara pemanfaatannya.
Perbedaan antara manajemen syariah dan konvensional adalah dalam cara pengambilan keputusan manajer, dalam manajemen konvensional manajer menghadapi masalah dan menyelesaikannya dengan tindakan yang diambil di masa lalu, sehingga selalu mendasar pada tradisi, sedangkan manajer syariah langkah-langkah yang diambil oleh seorang manajer. dalam mengambil keputusan atas suatu masalah harus berlandaskan pada kaidah-kaidah Allah yang tertuang dalam Al-Qur'an dan Hadist serta teladan para sahabat.
Perbedaan antara manajemen syariah dan konvensional adalah dalam cara pengambilan keputusan manajer, dalam manajemen konvensional manajer menghadapi masalah dan menyelesaikannya dengan tindakan yang diambil di masa lalu, sehingga selalu mendasar pada tradisi, sedangkan manajer syariah langkah-langkah yang diambil oleh seorang manajer dalam mengambil keputusan atas suatu masalah harus berlandaskan pada kaidah-kaidah Allah yang tertuang dalam Al-Qur'an dan Hadits serta teladan para sahabat.





