Pengertian, Manfaat & Dampak Positif dari E-Business

Beranda / Berita / Pengertian, Manfaat & Dampak Positif dari E-Business
30 Juni 2022
Pengertian, Manfaat & Dampak Positif dari E-Business

Di era modern saat ini, kehadiran internet mampu mengubah banyak hal dalam kehidupan kita. Internet mampu mengubah cara kita berinteraksi, berperilaku hingga cara untuk menjalankan bisnis. Contohnya saat ini berkat kehadiran platform e-commerce yang menjadi wadah jual beli antar konsumen. Itulah sedikit gambaran dari e-business.

Secara sederhana, E-business atau Eletronic business dapat diartikan sebagai segala kegiatan bisnis di internet. Jadi tidak hanya bicara tentang jual-beli ataupun penyediaan jasa, tetapi juga pelayanan pelanggan dan kerja sama dengan rekan bisnis mengandalkan perangkat yang terkoneksi dengan internet.

Lebih detail lagi mengenai e-business dijelaskan oleh Dhillon & Kaur (2012) dalam jurnal ‘Review Paper on e-business’. Mereka membagi proses bisnis tersebut menjadi proses internal dan proses eksternal. Proses internal meliputi sumber daya manusia, sistem keuangan dan administrasi. Sedangkan proses eksternal meliputi penjualan dan pemasaran, penyediaan barang dan jasa, serta hubungan dengan pelanggan. Semua itu agar proses bisnis berjalan lebih efisien dan fleksibel.

Tentunya ada beragam pertimbangan sebelum mulai menerapkan e-business dalam bisnis perusahaan. Harisno & Pujadi (2019) dalam jurnal ‘E-Business dan E-Commerce Sebagai Trend Taktik Baru Perusahaan’ menyebutkan berbagai dampak positif maupun negatif saat mengimplementasikan hal tersebut. Mari kita mulai dari dampak positifnya.

Dampak positif pertama yaitu meningkatkan aliran pendapatan (Reveneu Stream) perusahaan. Berkat penggunaan internet, sumber pendapatan keuangan perusahaan semakin beragam dan mampu terjadi secara real time tanpa melihat jarak dan waktu. Hal ini mengakibatkan aliran dana yang masuk lebih banyak masuk dibanding sebelumnya. Dampak positif kedua adalah meningkatnya pangsa pasar atau Market Exposure. Perusahaan yang menerapkan e-business akan lebih mudah melakukan penetrasi pasar ke berbagai daerah baru dan menemukan calon pengguna atau calon pembeli baru. Ini juga termasuk jangkauan ke luar negeri, sehingga pangsa pasar baru semakin terbuka lebar. 

Selain dua contoh di atas sebelumnya, dampak positif lain yang dapat dirasakan yaitu:

  • Menurunkan biaya operasional (Operation Cost),
  • Meningkatkan loyalitas pelanggan (Customer Loyalty),
  • Meningkatkan hubungan kepada supplier atau Supplier Management,
  • Mempersingkat waktu produksi,
  • Meningkatkan kualitas value chain perusahaan.

Sedangkan dampak negatif bila suatu perusahaan menerapkan e-Business adalah sebagai berikut:

  • Potensi kecurangan yang dapat mengakibatkan kerugian finansial secara langsung
  • Potensi pencurian informasi rahasia yang berharga
  • Gangguan pelayanan non-teknis yang mampu menghilangkan kesempatan bisnis
  • Kehilangan kepercayaan dari para konsumen
  • Kerugian dari faktor tidak terduga, seperti kesalahan faktor manusia ataupun kesalahan sistem elektronik.

Dari penjabaran di atas, sudah saatnya perusahaan untuk memanfaatkan e-business untuk memperluas pangsa pasar perusahaan. Telah banyak perusahaan baru yang memanfaatkan teknologi internet sebagai basis operasional mereka seperti perusahaan Startup, hingga akhirnya pemain lama perusahaan pun mulai mengikuti arus tersebut.

Contoh nyata dari kasus tersebut seperti perusahaan Blue Bird di era berkembang pesatnya ojek online di Indonesia. Mereka mulai membangun bisnis Taxi online versi mereka sendiri untuk  menandingi kekuatan besar Gojek dan Grab di bisnis ojek online. Contoh lain adalah penggunaan sistem membership oleh perusahaan retail dan menawarkan berbagai diskon menarik kepada pelanggan.

Mempelajari e-business akan sangat berguna di dunia kerja, terlebih bagi yang akan membangun bisnisnya sendiri. Untuk itu Ma’soem University telah menyiapkan mata kuliah E-Business & Startup Business, khususnya pada program studi Perbankan Syariah S1. Di Perbankan Syariah, para mahasiswa tidak hanya diajarkan tentang ekonomi syariah dan aplikasinya di dunia perbankan, tetapi juga dilatih untuk terampil dalam dunia teknologi informasi (TI). Hal tersebut diharapkan mampu memberikan sinergi sekaligus menjadi momentum baik demi kokohnya eksistensi perkeonomian syariah yang ada di Indonesia.

 

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2022 Masoem University