1fe14f3568ef7d00

Pentingnya Inovasi Dalam Berwirausaha

Enterpreneur atau kewirausahaan dapat dibilang merupakan perwujudan diri seseorang terhadap kemauan membangun gagasan inovatif nan kreatif untuk menjawab suatu persoalan hidup. Mungkin dapat dibilang, bila ada kemauan, mereka bisa mengubah sampah menjadi emas atau benda berharga lainnya. Semua itu menggambarkan sosok seorang enterpreneur sebagai sosok yang penuh kejutan dalam menciptakan suatu keputusan bisnis yang baru. Maka dari itu inovasi menjadi indikator penting dalam berwirausaha.

Sadar atau tidak sadar, yang namanya kreativitas telah melekat dalam diri setiap manusia. Hanya saja ketika berwirausaha, unsur yang melahirkan inovasi tersebut perlu dibangun dan dikembangkan demi kesuksesan menjalankan sebuah usaha. Inovasi dan kreativitas memang saling berkaitan, namun memiliki arti yang berbeda. Inovasi dalam konteks kewirausahaan artinya kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan atau memperbaiki kinerja usaha. Sedangkan kreativitas dalam konteks yang sama artinya kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan menemukan pandangan baru ketika melihat masalah dan peluang.

Menurut Rufaidah E. dan Kodri (2020) dalam bukunya “Strategi Inovasi dan Kreativitas Berwirausaha Era Revolusi 4.0”, terdapat beberapa tahap yang mencerminkan kemampuan seorang enterpreneur yang memiliki sifat kreatif dan inovatif. Tahap tersebut diantaranya kemampuan untuk memulai usaha (start-up), kemampuan untuk mengerjakan sesuatu yang baru (creative), kemampuan dan kemauan untuk mencari peluang (opportunity), kemampuan dan keberanian untuk menanggung resiko (risk bearing) dan kemampuan untuk mengembangkan ide dan memngelola sumber daya yang dimiliki.

Dari penjelasan tersebut, kata kemauan dan kemampuan sering digunakan. Hal ini kembali lagi mengacu pada perwujudan manusia dalam menyelesaikan suatu masalah. Paling tidak dengan keberadaan 2 unsur tersebut seorang enterpreneur mampu:

  • Melakukan proses atau teknik baru (the new technic)
  • Menghasilkan produk atau jasa baru (the new product or new service)
  • Menghasilkan nilai tambah baru (the new value added)
  • Merintis usaha baru yang berorientasi pasar
  • Mengembangkan organisasi baru (the new organization)

Pada tahap awal, seorang enterpreneur paling tidak harus menemukan masalah atau melihat peluang yang ada. Disinilah sifat kreatif dan inovatif begitu penting dalam mengolah informasi tersebut. Sifat kreatif digunakan untuk menghadirkan sesuatu benda yang sebelumnya belum ada untuk digunakan. Pada prakteknya ini bisa dilakukan dengan menggabungan dua hal atau lebih ide-ide yang ada. Kemudian sifat inovatif berusaha mengimplementasikan penemuan tersebut ke dalam situasi atau kondisi yang belum ada sebelumnya, maka terciptalah sebuah inovasi.

Salah satu studi kasus yang menarik dari inovasi dalam berwirausaha adalah terbentuknya Flip sebagai fintech berbasis platform pembayaran di Indonesia, termasuk yang mempelopori transfer antar bank secara gratis. Mereka memilki mimpi besar untuk memudahkan masyarakat dalam menjalankan transaksi keuangan dengan lebih mudah dan tanpa biaya.

Kreativitas yang dibangun berangkat dari fakta bahwa untuk melakukan transfer uang antar bank lain perlu membayar biaya admin. Tentu ini akan sangat merepotkan bagi individu ataupun pelaku usaha yang sering melakukan hal tersebut. Untuk itu para pendirinya mencetuskan ide untuk menyediakan layanan transfer antar bank beda bank dengan gratis. Inovasi yang terbentuk bernama Flip ini hadir sebagai produk fintech yang diakui resmi dan mendapatkan lisensi keamanan dan operasional oleh Bank Indonesia di tahun 2016. Sampai sekarang layaknya perusahaan startup, mereka terus mengembangkan inovasi layanan keuangan yang dibutuhkan masyarakat.

Itulah wujud nyata dari pentingnya inovasi dalam berwirausaha. Mungkin dapat dikatakan bahwa dengan menjalankan bisnis, maka sifat kreativitas dan sifat inovatif sosok enterpreneur akan ditempa hingga mampu menemukan inovasi yang belum pernah terbayangkan dan mampu dieksekusi dengan matang.

Namun itu saja tidak cukup untuk membangun bisnis secara utuh, dibutuhkan kemampuan manajerial yang baik agar bisnis dapat berjalan secara berkelanjutan. Untuk itu, Ma’soem University menyediakan jurusan Manajemen Bisnis Syariah S1 yang cocok untuk kalian yang ingin mendalami ilmu bisnis. Bedanya, mahasiswa juga diberikan ilmu mengenai ekonomi syariah agar mereka memahami perspektif bisnis yang lebih berkah. Disini tidak perlu khawatir dengan biaya kuliah yang tinggi karena uang kuliah cukup terjangkau dan bisa dicicil. Mari bergabung menjadi mahasiswa Ma’soem University!