3ad4218c72cb18f7

Pentingnya Melakukan Studi Kelayakan Bisnis

Kalian ingin memulai membangun bisnis? Sebelum membangun bisnis tentunya ada berbagai hal yang perlu disiapkan. Mulai dari model bisnis yang ingin dibuat, lokasi, waktu launching, dan sebagainya. Ada satu tahap lagi yang sebenarnya penting untuk dilakukan yaitu studi kelayakan bisnis.

Studi kelayakan bisnis adalah studi yang dilakukan seseorang untuk mengukur kelayakan suatu proyek bisnis itu layak dijanlankan atau tidak. Proses ini dilakukan guna menguatkan proses pengambilan keputusan tentang sebuah usaha atau proyek dapat dijalankan atau harus dikaji ulang, dan juga untuk mendapatkan laba yang maksimal. Fokus pada studi kelayakan bisnis adalah identifikasi potensi masalah kritis seperti bagaimana dan di mana bisnis akan dijalankan. Perlu dipahami di awal bahwa rencana bisnis dan studi kelayakan bisnis adalah dua hal yang berbeda tetapi saling berkaitan.

Manfaat studi kelayakan studi yang dirasakan bagi pengusaha adalah dapat membantu mereka saat mengambil keputusan terkait bisnisnya. Sedangkan bagi pebisnis akan penting untuk dilakukan di awal rencana agar meminimalkan atau mencegah dari kerugian. Selain itu hasil studi dapat menaikan tingkat kepercayaan investor yang ingin atau sedang berinvestasi di perusahaan atau tempat usaha tersebut. Seperti diketahui investor adalah orang yang menanamkan modal pada sebuah bisnis dengan harapan uangnya berkembang.

Ada beberapa aspek dasar yang perlu diteliti ketika melakukan studi kelayakan bisnis, seperti aspek manajemen, aspek keuangan, aspek hukum, aspek ekonomi dan budaya, aspek pasar dan pemasaran, dan aspek teknis dan operasi. Untuk detail penjelasannya adalah sebagai berikut:

Aspek manajemen

Aspek ini adalah aspek yang sangat penting untuk diteliti karena berkaitan dengan operasional bisnis atau usaha. Cakupan aspek ini adalah yang terluas dari aspek lain, seperti terhubung ke keuangan dan sumber daya perusahaan.

Aspek keuangan

Modal adalah salah satu kunci sebelum memulai bisnis atau usaha. Proses perencanaan modal harus dilakukan sejak awal jika hendak melakukan perencanaan bisnis. Paling tidak aspek yang perlu diperhitungkan adalah estimasi nilai proyek (bisnis atau usaha), proyeksi cash flow dan profitabilitas, investasi bisnis lain oleh investor, dan kelangsungan finansial proyek.

Aspek hukum atau legalitas

Legalitas bisnis di mata hukum menjadi salah satu yang dianaliis dalam studi kelayakan bisnis. Tujuannya adalah untuk meneliti tingkat keakuratan, kebenaran, keaslian, dan kesempurnaan dokumen bisnis tersebut. Lingkup legalitas dapat berupa izin lokasi, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Surat Tanda Daftar Perusahaan, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Akta pendirian perusahaan dari notaris, Surat Izin Tempat Usaha dan Surat Tanda Rekanan dari pemerintah daerah setempat.

Aspek ekonomi dan budaya

Aspek ini penting untuk diteliti karena terkait dengan dampak pada lingkungan sekitar tempat usaha itu berada. Dari sisi ekonomi, analisis dapat berupa dampak pada tingkat pendapatan per kapita di wilayah tempat perusahaan berdiiri dan melakukan operasional. Dari sisi budaya, analisis dapat berupa bagaimana perusahaan memengaruhi adat istiadat di wilayah sekitarnya.

Aspek pasar dan pemasaran

Analisis bagi aspek pasar dan pemasaran dapat membantu menjawab keresahan atas peluang pasar dari produksi milik perusahaan. Informasi ini sangat penting dan berguna bagi perusahaan, agar kedepannya mereka dapat lebih leluasa untuk mengembangkan produk yang ditawarkan. Paling tidak informasi yang dianalisis meliputi potensi pasar, daya beli masyarakat, segmentasi, jumlah konsumen dan situasi persaingan pasar.

Aspek teknis dan operasi

Aspek ini dapat menjadi pertimbangan bagi investor untuk memilih bisnis yang akan berjalan. Informasi yang yang dianalisis umumnya memuat tata letak perusahaan, lokasi perusahaan, gambaran produk dan kemampuan produksi.

Melihat cakupan yang luas untuk dianalisis dalam studi kelayakan bisnis membuatnya penting untuk dilakukan oleh pebisnis maupun pengusaha. Studi ini dapat berperan sebagai rambu-rambu bagi perusahaan apabila bisnis yang dijalankan masih cukup bersaing di pasar atau tidak.

Tentunya untuk menjalankan studi kelayakan bisnis diperlukan pengetahuan maupun keahlihan yang mumpuni terhadap dunia bisnis. Pengetahuan akan dunia bisnis menjadi salah satu topik kuliah yang diangkat oleh Ma’soem University Bandung dalam jurusan Perbankan Syariah S1. Mahasiswa jurusan tersebut selain mempelajari dunia bisnis secara umum, juga akan dibekali ilmu dunia perbankan, khususnya perbankan syariah.

Selain itu dengan diajarkan mata kuliah studi kelayakan bisnis, lulusan mahasiswa Perbankan Syariah diharapkan ikut mengabdi kepada masyarakat dengan membantu menganalisis bisnis atau usaha. Apabila ingin mencoba menjalankan bisnis, Ma’soem University telah menyediakan Inkubator Bisnis yang peruntukkan bagi seluruh mahasiswa yang ingin mempraktekkan kemampuan entreprenurship nya.