1.1 Pendahuluan
Perkembangan teknologi informasi mendorong berbagai organisasi untuk memanfaatkan sistem digital dalam menjalankan aktivitasnya. Sebelum sebuah sistem dapat digunakan, diperlukan proses analisis dan perancangan yang matang agar sistem mampu memenuhi kebutuhan pengguna secara efektif. Proses tersebut menjadi langkah penting untuk mengurangi kesalahan serta meningkatkan kualitas sistem yang akan dikembangkan.
Di Program Studi Komputerisasi Akuntansi Universitas Al-Ma’soem, pemahaman mengenai analisis dan perancangan sistem menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan berbagai sistem informasi yang mendukung kegiatan bisnis dan akuntansi. Melalui kemampuan tersebut, mahasiswa dapat merancang sistem yang terstruktur, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
1.2 Pengertian Object Oriented Analysis and Design (OOAD)
Object Oriented Analysis and Design (OOAD) adalah metode analisis dan perancangan sistem yang menggunakan pendekatan berorientasi objek dalam proses pengembangan perangkat lunak.
OOAD digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem, menentukan objek yang terlibat, serta merancang hubungan antarobjek sehingga menghasilkan sistem yang lebih terstruktur, mudah dikembangkan, dan mudah dipelihara.
1.3 Implementasi OOAD di Universitas Al-Ma’soem
Penerapan OOAD di Universitas Al-Ma’soem dapat dilakukan dalam berbagai kegiatan, antara lain:
- Perancangan sistem informasi akademik.
- Analisis kebutuhan sistem pembayaran mahasiswa.
- Perancangan sistem pengelolaan data keuangan kampus.
- Pembuatan Use Case Diagram untuk menggambarkan kebutuhan pengguna.
- Penyusunan Class Diagram dalam pengembangan sistem.
- Perancangan sistem informasi perpustakaan digital.
- Pengembangan proyek sistem informasi oleh mahasiswa.
- Dokumentasi proses analisis dan desain sistem secara terstruktur.
1.4 Hubungan OOAD dengan Program Studi Komputerisasi Akuntansi
OOAD memiliki hubungan yang erat dengan Program Studi Komputerisasi Akuntansi karena berbagai sistem akuntansi modern memerlukan proses analisis dan perancangan sebelum sistem tersebut dikembangkan dan digunakan.
Hubungan tersebut antara lain:
- Mendukung pengembangan Sistem Informasi Akuntansi.
- Membantu analisis kebutuhan pengguna dalam sistem bisnis.
- Mendukung perancangan aplikasi akuntansi berbasis komputer.
- Membantu pengembangan sistem pengelolaan data keuangan.
- Mengintegrasikan konsep bisnis, akuntansi, dan teknologi informasi.
- Meningkatkan kemampuan analisis sistem mahasiswa.
- Mendukung pembuatan dokumentasi pengembangan sistem.
- Menjadi dasar dalam pengembangan aplikasi berbasis objek.
Kesimpulan
OOAD merupakan metode yang membantu proses analisis dan perancangan sistem secara terstruktur sebelum tahap pengembangan aplikasi dilakukan. Dengan memahami OOAD, proses pengembangan sistem dapat berjalan lebih efektif sehingga menghasilkan sistem informasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mudah dikembangkan di masa mendatang.




