Peran dan Fungsi Mahasiswa, Bukan Hanya Belajar

Beranda / Berita / Peran dan Fungsi Mahasiswa, Bukan Hanya Belajar
25 September 2020
Peran dan Fungsi Mahasiswa, Bukan Hanya Belajar

Tugas utama mahasiswa tentu saja untuk belajar dengan tujuan lulus dan menjadi ahli dalam bidang yang ditekuninya. Tetapi, ternyata peran dan fungsi mahasiswa tidak hanya untuk belajar saja. Sebagai kaum intelek yang dilatih untuk memiliki wawasan luas, mahasiswa ternyata dituntut untuk melakukan hal yang lebih dari kegiatan akademik saja.

Jika melihat sejara, mahasiswa berperan besar dalam penggulingan rezim order baru yang sudah terlalu lama berkuasa. Mahasiswa juga yang turun ke jalan untuk memprotes pengesahan undang-undang yang baru. Dari contoh kasus tersebut dapat dilihat bahwa peran dan fungsi mahasiswa itu tidak hanya berada di dalam kelas saja.

Berikut adalah beberapa peran dan fungsi yang diemban mahasiswa

1. Mahasiswa sebagai Agen Perubahan

menyandang gelar sebagai mahasiswa berarti juga memiliki misi untuk menjadi perubah, baik diri sendiri maupun sekitarnya. Pengertian mahasiswa sebagai agen perubahan dapat diartikan bahwa dirinya harus memiliki pola pikir yang berbeda ketimbang saat masih duduk di bangku setelah menengah. Dengan naiknya status dari siswa ke mahasiswa berarti juga merubah pandangan diri tentang dirinya sendiri juga tentang apa yang ada diluar dirinya.

Selain itu, Agen perubahan juga dapat berarti sebagai inisiator perubahan untuk sekitarnya. Jika lingkungan di sekitarnya buruk, kurang memadai, kurang bersih, tidak teratur, dan sebagainya, tugas mahasiswa lah untuk merubahnya menjadi baik, memadai, bersih, teratur, baik pada lingkungannya maupun pribadi orang-orang disekitarnya.

2. Sebagai Penjaga Nilai-Nilai

Sebagai imbas dari statusnya sebagai agen perubahan, mahasiswa pun dituntut untuk bisa menjaga nilai-nilai baik dalam dirinya dan sekitarnya. Jika agen perubahan adalah merubah nilai yang buruk menjadi baik, maka mahasiswa sebagai penjaga nilai-nilai bertugas untuk menjaga nilai-nilai baik tersebut, bahkan mengembangkannya untuk menjadi lebih baik.

Sebagai contoh kecil di wilayah kampus, salah satu tugas mahasiswa adalah untuk menjaga kebersihan lingkungan kampus. Jika ada sampah yang berserakan di mana saja, tidak perlu menunggu petugas untuk membersihkannya, tetapi mahasiswalah sebagai penjaga nilai-nilai kebaikan untuk membersihkan sampah tersebut tanpa diperintah siapapun.

3. Mahasiswa sebagai Sosok Kekuatan Moral

Sebagai tindak lanjut dari mahasiswa sebagai agen perubahan dan penjaga nilai-nilai, mahasiswa pun dituntut untuk menjadi sosok yang menjadi contoh dalam berperilaku di masyarakat. Bahkan, gelar sarjana atau gelar pendidikan tinggi apapun setelah lulus nanti menjadi simbol adanya kelebihan dalam dirinya.

4. Mahasiswa sebagai Generasi Penerus Bangsa

Pada akhirnya mahasiswa akan menjadi penerus bangsa di masa yang akan datang. Seiring berjalannya waktu, tentu saja seseorang tidak akan terus menjadi mahasiswa. Dia akan berpindah ke kehidupan sosial yang lebih nyata dan berperan di dalamnya. Mahasiswa diharapkan memiliki moral yang baik agar dapat menjadi penerus bangsa yang bermartabat.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa peran dan fungsi mahasiswa ternyata tidak hanya berada belajar kelas saja, tetapi lebih jauh dari itu, menyangkut pada moral dirinya dan sekitarnya.

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2019 Masoem University