Peran Guru BK Dalam Menangani Kekerasan Seksual di Sekolah

Beranda / Berita / Peran Guru BK Dalam Menangani Kekerasan Seksual di Sekolah
10 Januari 2022
Peran Guru BK Dalam Menangani Kekerasan Seksual di Sekolah

Akhir-akhir ini tidak jarang kita disuguhkan mengenai informasi dan berita yang kurang mengenakan khususnya di dunia pendidikan, baik pendidikan dasar menengah hingga di lingkungan Perguruan Tinggi. Dari sisi pemerintah sebenarnya sudah dilakukan tindakan pencegahan dalam bentuk pengesahan Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 mengenai  Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Lingkungan Perguruan Tinggi. Kekerasan dan pelecehan yang dimaksud dalam Permen tersebut bisa berbagai bentuk dari mulai fisik maupun non fisik seperti verbal ataupun melalui media lain seperti media elektronik dan media teknologi informasi lainnya. Tidak tanggung-tanggung, pemerintah memberikan 21 contoh tindakan yang masuk kategori pelecehan dan kekerasan seksual dalam peraturan tersebut. 

Di lingkungan sekolah sendiri, kekerasa dan pelecehan seksual tidak jarang terjadi sampai membuat korbannya mengalami trauma tersendiri. Diperlukan komitmen dan kerjasama yang kuat dari semua pihak baik orang tua, guru maupun siswa itu sendiri. Lantas bagimana cara membantu orang yang mengalami kekerasan seksual, terutama yang sudah berada pada level trauma? Berikut beberapa tipsnya :

  1. Korban hanya butuh seseorang yang selalu ada untuk mereka. Maka dari itu kita bisa meluangkan waktu kita untuk menemani mereka saat mereka membutuhkan kita
  2. Lakukan pendekatan kepada korban tanpa harus memaksanya untuk bercerita karena tugas kita hanya mendampingi
  3. Jika korban sudah bisa nyaman dan mau bercerita pada kita, maka jadilah pendengar yang baik dimana kita tidak terlalu banyak memberikan saran sebelum korban memintanya. Yang paling penting saat menjadi pendengar adalah jangan terkesan menggurui saat korban meminta nasihat kepada kita. 
  4. Berikan rasa sayang yang tulus untuk korban dan jangan sampai terkesan terpaksa saat menemani mereka
  5. Lakukan pendekatan yang bersifat agamis dengan cara mengajak mereka untuk lebih rajin beribadah dan mengajak mereka untuk bisa menjadi individu yang bisa memaafkan masa lalunya

Untuk penanganan yang lebih professional seperti guru BK atau konselor, berikut beberapa peran yang bisa dimaksimalkan untuk mencegah dan menangani terjadinya kekerasan seksual di lingkungan sekolah :

  1. Membangun emosi yang positif dengan peserta didik untuk merubah image “polisi sekolah” menjadi teman bercerita
  2. Selalu ada ketika siswa ingin bercerita
  3. Memberikan pendidikan seks sejak dini kepada peserta didik (disesuaikan dengan norma budaya di lingkungan tersebut)
  4. Membangun komunikasi yang baik terhadap stakeholder yang ada 
  5. Melakukan konseling dan pendampingan apabila ditemukan ada siswa yang pernah mengalami kekerasan seksual

Melihat betapa pentingnya peran seorang guru BK dan konselor di lingkungan pendidikan, maka sangat wajar profesi tersebut sangat dibutuhkan saat ini. Salah satu kampus yang memiliki prodi BK di Bandung adalah Universitas Masoem. Dengan pengalaman di dunia pendidikan selama puluhan tahun, kurikulum yang disusun di Prodi Bimbingan Konseling / BK Universitas Masoem disesuaikan dengan kebutuhan yang ada saat ini baik di dunia pendidikan maupun industri. 

Fasilitas pendukung yang ada di prodi BK Universitas Masoem antara lain ruang kuliah yang nyaman, lab micro teaching, lab psikodiagnostik, sarana praktikum konseling kelompok dan konseling individu yang dilengkapi dengan interior yang modern yang akan membuat nyaman konseli yang datang. 

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2022 Masoem University