Interview atau wawancara adalah tahap awal dalam perekrutan bagi calon karyawan. Wawancara kerja menjadi momen menggali kemampuan dan karakter calon karyawan sebelum menjadi bagian dari perusahaan.
Interview atau wawancara kerja memberikan pengaruh besar terhadap penilaian calon karyawan. Biasanya wawancara dilaksanakan oleh orang dari divisi pengembangan sumber daya manusia atau dikenal Human Resources Departement (HRD).
Saat baru pertama kali melakukan wawancara, calon karyawan akan merasakan perasaan khawatir, apakah ia bisa masuk kualifikasi perusahaan atau tidak? Sebab akan ada banyak pertanyaan yang diajukan oleh HRD. Mulai dari pertanyaan standar dan terlihat biasa, sampai dengan pertanyaan yang sulit.
Terkadang seorang HRD juga akan menyelipkan jenis pertanyaan menjebak. Meskipun begitu upayakan kamu harus tetap tenang dan terlihat rileks hingga wawancara selesai. Saat wawancara selesai, beberapa orang tidak tahu apa yang harus dilakukan setelah itu.
1. Ceritakan Tentang Diri Anda
Ini adalah pertanyaan sama yang akan diajukan di manapun Anda melamar pekerjaan. Jadi barista di Starbucks atau staf promosi dari sebuah perusahaan advertising, pertanyaan ini pasti akan muncul.
Bisa juga diubah sedikit menjadi “Jelaskan diri Anda dalam tiga kata”. Inti dari pertanyaan ini adalah apakah Anda akan cocok dengan perusahaan ini atau tidak.
2. Ceritakan Apa yang Anda Lakukan di Posisi Saat Ini
Pertanyaan ini seharusnya bukan hal yang sulit untuk dijawab. Akan lebih baik lagi jika Anda menghubungkan dengan posisi yang Anda lamar saat itu. Sehingga, perusahaan akan menemukan kecocokan antara pekerjaan Anda sehari-hari dengan posisi yang dibutuhkan di tempat mereka.
3. Apa yang Menjadi Kelebihan Anda?
Pertanyaan yang sering ditanyakan berikutnya oleh HRD adalah yang terkait dengan kelebihan Anda. Karena itu, carilah kelebihan diri Anda yang memang terkait dengan pekerjaan sebelum memulai sesi wawancara.
Berikan jawaban di area antara rendah hati dan sombong. Berikan jawaban dengan keyakinan dan kepercayaan diri yang mampu meyakinkan pihak perusahaan.
4.Apa yang harus menjadi fokus utama saya pada beberapa bulan pertama?
Dengan pertanyaan ini, Anda tidak hanya meminta pewawancara secara jelas tentang apa yang mereka cari dari kandidat. Anda dapat spesifik dan mencari tahu hal yang mereka harapkan dari karyawan baru dan akan dicapai pada awal pekerjaan. Hal ini menunjukkan antusiasme Anda untuk melakukan pekerjaan yang baik, dan jawabannya akan membantu Anda mengetahui apakah perusahaan ini adalah tempat yang cocok dan tepat untuk Anda.
Jika Anda mendapatkan tawaran dan memutuskan untuk menerimanya, respon pewawancara juga akan membantu Anda untuk mengerjakan rencana pada beberapa bulan pertama yang akan membuat mereka terkesan.
Jangan pernah merasa Anda akan menjalani proses interogasi ketika mendapat panggilan untuk interview pekerjaan. Karena hal tersebut akan mengganggu fokus dan mental Anda. Ujungnya Anda tidak akan bisa menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan para pewawancara.
Usahakan Anda berada dalam kondisi tenang dan rileks. Anggap saja Anda akan bertemu teman lama. Sehingga proses interview akan terasa lebih ringan dan menyenangkan.





