Rangkaian Kesatuan antara English as a Second Language dengan English as a Foreign Language (PART 1)

Beranda / Berita / Rangkaian Kesatuan antara English as a Second Language dengan English as a Foreign Language (PART 1)
21 Agustus 2019
Rangkaian Kesatuan antara English as a Second Language dengan English as a Foreign Language (PART 1)

Antara ESL (bahasa Inggris sebagai bahasa kedua) dan EFL (bahasa Inggris sebagai bahasa Asing) terdapat perbauran diantara keduanya. Memahami bahasa Inggris di dalam sebuah budaya di mana bahasa Inggris dituturkan secara asli-mungkin bisa didefinisikan dengan jelas dalam kasus, katakanlah, seorang Arab yang belajar bahasa Inggris di Amerika Serikat atau kerajaan Inggris.

Namun tak semudah itu mengidentifikasi di mana bahasa Inggris sudah diterima dan digunakan luas sebagai bahasa pendidikan, pemerintah, atau bisnis di dalam Negara itu (misalnya, belajar bahasa Inggris di Filifina atau India). Menurut Nayar (1997), kita perlu menambahkan satu lagi konteks ESL, bahasa Inggris di Skandinavia, di mana tak memiliki status resmi tetapi menempati profil tinggi sehingga praktis setiap orang terdidik bisa berkomunikasi secara kompeten dengan bahasa Inggris sebagaimana penutur asli melakukannya.

Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang diajarkan di sekolah-sekolah di seluruh dunia. Penggunaan bahasa Inggris yang semakin meningkat membuat bahasa ini semakin berakar dalam setiap masyarakat.

Di negara seperti India, Singapura, Malaysia dan Pakistan, Bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa kedua. Negara-negara ini dan banyak negara lainnya di Afrika dan Amerika Utara pernah berada di bawah pemerintahan Inggris. Orang-orang di negara tersebut sudah terbiasa berbicara bahasa Inggris. Mereka tidak menemui kesulitan dalam bercakap-cakap dengan bahasa Inggris meskipun pemerintah Inggris telah meninggalkan negara-negara tersebut puluhan tahun lalu.

Bagi negara-negara yang tidak pernah menjadi koloni Inggris, penggunaan bahasa Inggris adalah sesuatu yang baru bagi mereka. Oleh karena itu, bahasa Inggris tidak dianggap sebagai bahasa kedua melainkan bahasa asing. Metode mengajar bahasa Inggris sebagai bahasa kedua dan bahasa asing sedikit berbeda.

Dalam kelas bahasa kedua, seorang guru bahasa Inggris tidak harus memakai banyak ilustrasi, gambar, atau video sedangkan pada kelas bahasa asing, para siswa tidak akrab dengan bahasa Inggris sama sekali. Guru harus memakai banyak ilustrasi, gambar, video dan rekaman suara untuk membantu siswa mendengar, berbicara, membaca, menulis dalam bahasa Inggris dengan baik.

Berita Lainnya
Copyright © 2019 Masoem University