Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Masoem University terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jaringan dan mendapatkan rekognisi nasional atas kualitas pendidikan yang diselenggarakan. Langkah strategis terbaru diwujudkan melalui kunjungan kerja sama ke Universitas Palangka Raya (UPR), Kalimantan Tengah.
Delegasi Masoem University dipimpin langsung oleh Dekan FKIP, Dr. Alfaiz, S.Psi., M.Pd., C.Ed. Kunjungan ini membawa agenda penting, mulai dari kegiatan akademik hingga penguatan kerja sama kelembagaan, yang mencakup seluruh aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Mengawali Kunjungan dengan Workshop Nasional
Kegiatan rekognisi ini diawali dengan partisipasi aktif dan kontribusi dari delegasi Masoem University dalam sebuah Workshop Nasional yang diselenggarakan oleh UPR. Partisipasi dalam workshop ini menjadi wadah Masoem University untuk berbagi praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan pendidikan dan inovasi kurikulum, serta mendapatkan feedback konstruktif dari komunitas akademik di luar Jawa.
Kehadiran Dr. Alfaiz, yang memiliki keahlian di bidang Bimbingan Konseling (BK), memberikan nilai tambah dalam diskusi, terutama terkait isu-isu terkini dalam pengembangan model konseling dan implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di program studi kependidikan.
Penandatanganan MoA dan IA: Fondasi Kerja Sama Institusional
Puncak dari kunjungan ini adalah penguatan kerja sama formal antara kedua belah pihak. Dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA) yang melibatkan pimpinan fakultas dari FKIP Masoem University dan mitra fakultas di Universitas Palangka Raya.
MoA ini menjadi payung hukum bagi kerja sama jangka panjang yang luas, sedangkan IA (Perjanjian Implementasi) memuat rencana aksi yang lebih spesifik dan detail. Fokus utama dari kerja sama ini adalah sinergi dalam tiga pilar Tri Dharma:
1. Bidang Pendidikan: Peningkatan Mutu dan Visiting Lecturer
Komitmen dalam bidang pendidikan diwujudkan melalui program Visiting Lecturer. Dr. Alfaiz selaku Dekan FKIP Masoem University secara langsung bertindak sebagai Visiting Lecturer untuk Program Studi Bimbingan Konseling di UPR. Kegiatan visiting lecturer ini bertujuan untuk memperkaya wawasan mahasiswa dan dosen melalui transfer pengetahuan dan perspektif baru dari luar institusi, sejalan dengan prinsip keterbukaan akademik. Program ini juga membuka jalan bagi pertukaran dosen dan mahasiswa di masa mendatang.
2. Bidang Penelitian Kolaboratif
Melalui penandatanganan IA antar program studi Bimbingan Konseling (BK), kedua institusi sepakat untuk meningkatkan kolaborasi penelitian. Hal ini mencakup riset bersama antar dosen, publikasi jurnal ilmiah secara kooperatif, serta sharing sumber daya penelitian yang relevan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan temuan riset yang relevan, terutama yang berkaitan dengan isu-isu pendidikan dan psikososial di kawasan regional.
3. Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)
Kerja sama juga menyentuh aspek PkM. Kedua fakultas berencana untuk menyelenggarakan kegiatan pengabdian bersama yang menyasar komunitas pendidikan di Palangka Raya dan Jawa Barat. Program ini akan memanfaatkan keahlian dosen dari kedua kampus untuk memberikan solusi nyata pada isu-isu pendidikan di lapangan.
Rekognisi dan Masa Depan FKIP Masoem University
Kunjungan dan inisiasi kerja sama di Universitas Palangka Raya ini merupakan bagian penting dari strategi rekognisi nasional FKIP Masoem University. Kerja sama ini memperkuat posisi Masoem University dalam peta pendidikan tinggi nasional, menunjukkan bahwa kualitas pendidikan yang ditawarkan diakui dan relevan untuk berkolaborasi dengan universitas negeri terkemuka di luar Pulau Jawa.
Dengan terjalinnya kerja sama yang erat ini, FKIP Masoem University berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu lulusan Bimbingan Konseling yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki wawasan dan jaringan yang luas, mendukung semangat persatuan akademik di Indonesia.





