Sayangi Kucing Liar dengan Street Feeding

Beranda / Berita / Sayangi Kucing Liar dengan Street Feeding
12 Maret 2020

Hampir setiap hari di jalanan kita sering menjumpai kucing liar. Keberadaan mereka kadang tidak dianggap bagi sebagian orang, namun bagi para penyayang binatang, kucing-kucing jalanan menjadi perhatian penting.  Animal lovers yang peduli dengan keberadaan kucing liar, akan rutin memberikan makan kucing-kucing tanpa tuan yang hidup di jalanan, yang disebut dengan street feeding.

Pelaku Street feeding biasanya selalu membawa makanan kucing di tas mereka. Jika sewaktu-waktu menjumpai kucing di pinggiran jalan yang kelaparan, tanpa ragu mereka langsung memberikannya makanan.

Jika kamu juga termasuk penyayang binatang, jangan ragu untuk bisa mulai aksi street feeding dengan menyiapkan makanan kucing setiap kali bepergian atau kamu juga bisa mulai dengan memberi makan kucing yang kamu temui. Kamu bisa menyiapkan dry food atau wet food. Jika tidak ada makanan kucing, tak jarang pelaku street feeding membelikan makanan seperti ikan, ayam atau daging untuk kucing yang mereka jumpai di jalanan. Belilah makanan kucing sesuai dengan kondisi kantongmu.  Percayalah, menolong binatang tak akan membuatmu kekurangan rezeki. Bahkan niat amalmu Insha Allah bisa melipatgandakan rezekimu dari Allah SWT.

Namun, alih-alih peduli kepada kucing terlantar, jangan sampai aksi street feeding dilakukan tanpa tanggung jawab. Perhatikan pula beberapa hal saat street feeding agar tindakan yang kamu lakukan tidak mengganggu kenyamanan orang lain.

Menjalani street feeding di Indonesia masih menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi pelakunya. Niat baik tak selamanya diterima dengan baik oleh lingkungan sekitar. Jangan dulu berharap ingin terlihat ‘keren’ dengan mencoba menjadi street feeder. Ketulusan hati untuk menolong dan siap mental jadi kunci agar kamu bisa menjalankan street feeding.

Tak sedikit pengalaman para street feeder yang mendapatkan penolakan atau pandangan negatif atas aksinya memberi makan kucing liar dijalan. Founder akun Instagram media hiburan Cat Lovers, @hellocatsid, Erda Widya mengatakan: “Menurutku pengalaman selama ini Street Feeding banyak gak enak-nya. Street feeder seolah seperti musuh buat semua orang. Banyak yang melihat kita aneh dan cenderung meremehkan. Banyak juga yang judge kita kerajinan ngasih makan hewan terlantar. Belum lagi banyak yang gak suka, takut lingkungannya kotor dan semakin banyak kucing yang datang. Padahal kita pelaku street feeder juga sudah antisipasi apa saja yang harus dan tidak perlu dilakukan” pungkasnya, ketika ditanya soal pengalamannya selama menjadi street feeder.

Untuk itu kamu perlu memperhatikan hal-hal yang mesti dilakukan saat akan street feeding. Usahakan membawa alas makanan. Kamu bisa membawa sendiri wadah makanan khusus atau menggunakan kertas bekas sebagai alas makan saat street feeding. Kertas yang sudah tak terpakai bisa langsung dibuang sehingga tidak mengotori tempat di mana kamu memberikan makan kucing.

Bawalah hand sanitizer atau tisu basah untuk membersihkan tangan setelah memberi makan kucing. Hindari tempat yang banyak dilalui orang dan kendaraan ketika hendak memberikan makanan.

Jika menemukan kucing lebih dari satu ekor, pastikan kamu berikan makanan dengan wadah terpisah. Apalagi jika terdapat kucing dewasa dan kucing kecil, kamu juga perlu memisahkan tempat makannya agar tidak terjadi perebutan makanan.

Jangan ragu untuk memberikan obat jika menemukan kucing yang sedang sakit atau terluka. Kita bisa membeli obat di klinik atau petshop. Pakailah sarung tangan plastik saat mengobati kucing, untuk menghindari bakteri atau virus. 

Tertarik untuk menjadi street feeder? Erda juga menyampaikan tips-nya kepada siapa pun yang ingin memulai street feeding. “Tips-nya yang pertama harus percaya diri, banyak teman-teman yang gak percaya diri, malu atau takut karena dilihat orang. Jangan pedulikan komentar negatif, karena kita gak bisa meminta semua orang suka dengan apa yang kita lakukan. Apalagi hal positif, ada saja yang gak suka. Kalau belum pede street feeding, bisa mulai dari terrace feeding dirumah untuk kucing-kucing musafir. Atau ikut komunitas street feeder supaya bisa street feeding bareng,” ucapnya lagi.

Nah, tunggu apa lagi? Yuk tunjukan kepedulianmu pada hewan liar dengan mulai menjadi street feeder di lingkunganmu sendiri. Siapa tahu, ternyata kamu menemukan banyak teman dengan niat yang sama. 

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2019 Masoem University