C7d23cfc6b8afd58

Sekolah Gratis Berkualitas

MARHABAN YA RAMADHAN, tinggal menghitung hari jika masih diberikan kesempatan untuk menikmati lezatnya ibadah shaum dan ibadah-ibadah lainnya di bulan ramadhan. Setiap ramadan tanpa disadari sebenarnya kita sedang diberikan sekolah gratis berkualitas, Alhamdulillah, kita tengah mendapat kesempatan belajar di sekolah hebat dan gratis selama satu bulan penuh yaitu lewat ibadah puasa ramadan.

Di bulan ramadhan, kita diwajibkan untuk berpuasa dan kita sudah sangat mengenal perintahnya dalam ayat; “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” (QS Al-Baqarah: 183). Apakah Ramadhan adalah sekolah? Dan sekolahnya itu gratis? Jawabannya adalah Benar, puasa ramadhan adalah sekolah karena dengannya kita dididik secara sistimatis dalam hal kebaikan, kita mendapatkan pendidikan yang berkualifikasi terbaik tanpa harus pusing memikirkan biayanya.  

Meminjam konsep atau istilah pendidikan modern bahwa konsep sistem pendidikan terdiri dari input, proses, output dan outcomes. Sebuah sistem pendidikan dapat diukur dengan melihat output yang dihasilkan oleh sistem itu. input pendidikan adalah calon peserta didik yang akan digodok, digembleng atau dibentuk dalam sebuah sistem.  

Jika inputnya bagus, maka peluang untuk menghasilkan output yang bagus semakin besar, jadi jika ayat di atas kita penggal bagian demi bagian maka kita akan mendapatkan konsep yang sama dengan konsep pendidikan modern sebagai berikut; Pertama, Orang-orang yang beriman. Bagian ini merupakan input yang akan dimasukkan ke dalam sistem pendidikan atau tarbiyah Ramadhan.

 Kedua, Puasa (di bulan Ramadhan). Bagian ini merupakan proses atau sistem yang akan mengolah input (orang-orang beriman) untuk digembleng, digodok selama sebulan penuh untuk mengikuti pelatihan dan pelatihan. Ketiga, Takwa. Bagian ini merupakan output atau hasil yang ingin dicapai oleh tarbiyah ramadan yang dilakukan selama sebulan. Dan ukuran kualitas ketakwaan, ibadah dan akhlak kita selepas ramadan untuk terus istiqomah dan meningkat sebagai outcomes dari tarbiyah ramadan itu sendiri sampai kita dipertemukan kemabali dengan ramadan-ramadan selanjutnya.

Kita maknai pembelajarannya saat berpuasa, begitu masuk waktu subuh kita tidak lagi melakukan hal-hal yang bisa membatalkan puasa, selalu taat dan patuh terhadap aturan itu, dan begitu masuk waktu maghrib segera berbuka karena  tahu betul bahwa waktu tersebut merupakan petanda bahwa puasa  harus dibatalkan. Meskipun merasa lelah, lemah, dan ada perasaan malas yang menyelimuti, namun begitu tiba waktu shalat Isya, Tarawih dan Witir, kita segera melaksanakannya seakan perasaan-perasaan tersebut sirna dan bahkan masih sanggup untuk melakukan tadarusan al-Qur’an hingga larut malam.

Saat waktu menjelang subuh tiba, walau mata masih terasa kantuk, kita tetap terbangun untuk melaksanakan shalat Tahajud, sahur, shalat Subuh, dan ada juga yang mendengarkan kuliah subuh hingga terbitnya matahari. Semua aktivitas madrasah ramadan itu dilaksanakan dengan kesadaran,kejujuran, keikhlasan, ketaatan, dan pengharapan tulus yang hanya tertuju pada satu tujuan, yaitu Allah SWT.

Jelaslah ramadan adalah sekolah dengan kurikulum hebat, bersyukurlah jika kita masih berkesempatan bersekolah gratis di madrasah ramadan. Belum tentu tahun depan kita mempunyai kesempatan yang sama. Sebagaimana murid yang sedang sekolah, maka fisik dan mental harus selalu siap  dalam menuntaskan sekolah gratis ini.

Menjadi sebuah kerugian jika kita tidak mendapatkan pelajaran hebat ini ketika semua proses pembelajaran bisa dituntaskan dengan hasil maksimal. Ketika menjelang sepuluh hari terakhir ramadan kiranya perlu bagi kita untuk bermuhasabah atau melakukan introspeksi. Apakah persiapan kita sudah cukup memadai untuk bisa all out di etape akhir yang merupakan etape terpenting di setiap ramadan.

Semoga kita termasuk golongan orang yang selalu berusaha memperbaiki diri, masuk kegolongan orang yang meningkat keimanan serta ketakwaannya selama di bulan Ramadan dan setelah Ramadan berlalu… Aamiin.