3a3f1b9d5ffa57f8

Strategi Efektif Word of Mouth Marketing (WOMM)

Ada yang selalu manarik di cermati ketika berkunjung ke sebuah rumah makan di masa PPKM level skala mikro di saat pandemi. Kegiatan restoran (makan/minum di tempat) sebesar 50 persen, dan untuk layanan makanan melalui pesan-antar/dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat,

Sambil menunggu makanan di sajikan tetiba terlihatlah tulisan sebuah slogan yang dipampang tepat di dinding atas. Sederhana sekali, “Jika Anda Puas Beritahu Teman, Jika Anda Kecewa Beritahu Kami.” Di era digital saperti saat ini, ternyata masih ada yang melakukan promosi (advertising) dengan pendekatan lama bahkan sebagian ahli mengatakan masih tradisional.

Hemat penulis, ini merupakan strategi pemasaran sederhana yang “memanfaatkan” konsumen atau pelanggannya sebagai pembawa berita positif bagi perusahaannya. Faktor-faktor apa saja yang merupakan kelebihan perusahaan yang membuat konsumennya puas, diharapkan akan disampaikan ke teman-temannya, agar mau menggunakan produk (barang/jasanya) juga.

Strategi yang digunakan oleh Rumah makan ini sampai sekarang dikenal Istilahnya word of mouth marketing (WOMM) atau dari mulut ke mulut. Menurut versi penulis menyebutnya “ dari mulut ke telinga” sebagai pemasaran dengan saling memberi kabar. Strategi word of mouth marketing (WOMM) mulai dilirik setelah krisis menerpa dunia perekonomian, metode ini dinilai menjadi cara ampuh dalam memasarkan produk dan jasa.

Walaupun disebut sebagai strategi pemasaran tradisional, namun strategi ini masih dianggap sebagai salah satu strategi yang paling efektif. Pemasaran dari mulut ke mulut terbilang efektif karena orang memiliki kecenderungan untuk mempercayai informasi orang yang dikenalnya. Dengan kata lain, informasi yang diberikan seseorang tentang suatu produk kepada orang lain sama atau lebih besar efektifnya dengan iklan.

Dengan perubahan zaman dan perkembangan teknologi maka word of mouth pun terus mengalami perkembangan, hingga saat ini muncul Digital Word of Mouth Marketing. Ide ini muncul seiring dengan makin banyaknya marketer yang memasarkan produknya melalui media digital, termasuk juga di dalamnya media sosial.

Kalau di era terdahulu para konsumen tidak bisa membahas produk yang mereka sukai secara luas, kini dengan adanya media sosial segalanya jadi lebih mudah. Review positif mengenai suatu produk akan menyebar dengan cepat bahkan dalam hitungan menit. Itulah yang menjadikan WOMM benar-benar bisa diaplikasikan di dunia digital pada saat ini.

Jika kita melihat strategi WOMM secara sederhana saja memiliki kekuatan dan efektivitas juga efisiensi yang efektif, bagaimana dengan digital WOMM?Kekuatan WOMM tadi lebih besar puluhan bahkan ratusan kali lipat, maka melalui dunia digital penyebaran informasi akan terjadi dengan sangat cepat dan menyeluruh, dalam artian bisa menjangkau seluruh belahan dunia. Dengan dunia digital, WOMM ini bisa menghubungkan lebih banyak orang bahkan ratusan atau ribuan dan orang bisa berkomunikasi secara real time pada waktu bersamaan.