Di era serba digital, personal branding bukan hanya untuk artis atau influencer. Mahasiswa pun perlu membangun citra positif dan profesional sejak duduk di bangku kuliah. Terutama bagi mahasiswa jurusan Bisnis Digital, personal branding adalah bagian penting untuk bersaing dan dikenal di tengah dunia kerja maupun industri kreatif.
Kenapa Personal Branding Penting?
Personal branding membantu mahasiswa:
-
Menonjol di dunia digital yang padat informasi
-
Lebih mudah dikenali oleh rekan kerja, mentor, atau calon klien
-
Menarik peluang kerja, proyek, bahkan kolaborasi
-
Membangun reputasi profesional sejak dini
Strategi Membangun Personal Branding Sejak Kuliah
-
Kenali Keunikan Diri dan Tujuan Karier
Apa yang ingin dikenal dari dirimu? Apakah sebagai digital marketer, content strategist, atau UI/UX enthusiast? -
Aktif di Media Sosial Profesional
Mahasiswa bisa mulai membangun portofolio digital di platform seperti LinkedIn, Instagram, atau blog pribadi. -
Konsisten Berbagi Konten Positif
Bagikan pengalaman magang, proyek kampus, tips belajar, hingga insight tentang industri digital yang sedang dipelajari. -
Ikut Proyek, Kompetisi, dan Magang
Pengalaman ini dapat memperkuat narasi personal branding, sekaligus menambah kredibilitas saat melamar kerja atau membangun usaha. -
Gabung Komunitas dan Kembangkan Jaringan
Semakin banyak koneksi, semakin luas kesempatan untuk dikenal dan dipercaya di industri digital.
Di Ma’soem University, pengembangan personal branding menjadi bagian dari pembelajaran tak langsung melalui proyek lapangan, pelatihan praktisi industri, dan keterlibatan mahasiswa dalam pengelolaan konten digital kampus.
Salah satu mahasiswa Bisnis Digital menyebut bahwa membangun personal branding membantunya mendapatkan proyek freelance pertama meskipun belum lulus kuliah.





