Strategi Pemasaran Digital UMKM Serasa dalam Meningkatkan Brand Awareness melalui Instagram dan TikTok

Penulis: Wulandari Aprilianti

Program Studi Bisnis Digital, Universitas Ma’soem

Image

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia bisnis, terutama dalam aktivitas pemasaran. Saat ini, pelaku usaha tidak hanya mengandalkan promosi secara konvensional, tetapi juga memanfaatkan media digital untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Sebagai mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Ma’soem, memahami strategi pemasaran digital menjadi hal penting karena dapat diterapkan secara langsung dalam dunia usaha, khususnya pada sektor UMKM yang sedang berkembang pesat.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia karena mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, pelaku UMKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tetap bertahan dan berkembang. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran digital.

Salah satu UMKM yang mulai menerapkan strategi pemasaran digital adalah Serasa, yaitu usaha kuliner yang berlokasi di depan Apotek Pasundan, tepatnya di Jalan Kolonel Ahmad Syam No. 205, Desa Sayang, Jatinangor, Sumedang. Lokasi tersebut cukup strategis karena berada di pinggir jalan dan mudah dijangkau oleh masyarakat sekitar maupun mahasiswa yang berada di kawasan Jatinangor.

Serasa menawarkan berbagai produk makanan dan minuman dengan harga yang terjangkau. Produk minuman yang tersedia antara lain es teh, es jeruk, serta berbagai varian minuman susu seperti red velvet, cokelat, taro, dan beberapa rasa lainnya. Selain minuman, Serasa juga menjual makanan ringan seperti bapao, dimsum, dan cireng chili oil yang cukup diminati oleh pelanggan.

Dalam kegiatan pemasarannya, Serasa mulai memanfaatkan platform media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Melalui Instagram, Serasa biasanya mengunggah foto produk, informasi promo, serta konten menarik melalui fitur story dan reels. Sementara itu, TikTok digunakan untuk membuat video singkat mengenai produk, proses pembuatan minuman, serta mengikuti tren yang sedang viral agar dapat menarik perhatian pengguna.

Pemanfaatan media sosial tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan brand awareness Serasa. Konsumen yang sebelumnya tidak mengetahui keberadaan usaha ini menjadi lebih mengenal produk yang ditawarkan. Terutama di kalangan mahasiswa dan anak muda di sekitar Jatinangor yang aktif menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Meskipun demikian, strategi pemasaran digital yang dilakukan Serasa masih belum berjalan secara optimal. Salah satu kendala yang dihadapi adalah belum adanya pengelolaan media sosial yang konsisten. Konten yang diunggah masih belum terjadwal dengan baik karena keterbatasan sumber daya manusia dalam mengelola akun media sosial. Selain itu, Serasa juga belum memanfaatkan fitur iklan digital maupun kerja sama dengan content creator lokal untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Dalam konsep manajemen pemasaran, strategi promosi merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan penjualan dan memperkuat posisi merek di pasar. Oleh karena itu, Serasa perlu meningkatkan kualitas pemasaran digital dengan membuat jadwal konten secara rutin, meningkatkan kualitas foto dan video produk, memberikan promo menarik, serta memperluas penjualan melalui platform layanan pesan antar seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood.

Di era digital seperti saat ini, penggunaan media sosial menjadi peluang besar bagi UMKM untuk berkembang. Serasa merupakan contoh usaha kecil yang telah memanfaatkan pemasaran digital untuk meningkatkan brand awareness. Dengan strategi yang lebih konsisten, kreatif, dan terencana, Serasa memiliki peluang besar untuk menarik lebih banyak pelanggan dan berkembang menjadi usaha kuliner yang lebih dikenal di wilayah Jatinangor maupun sekitarnya.

Berdasarkan pembahasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa strategi pemasaran digital melalui Instagram dan TikTok memiliki peran penting dalam meningkatkan brand awareness UMKM Serasa. Pemanfaatan media sosial yang dilakukan secara maksimal dapat membantu usaha kecil bertahan dan berkembang di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.