Studi Pengembangan Kurikulum di Program Studi Bahasa Inggris

Beranda / Berita / Studi Pengembangan Kurikulum di Program Studi Bahasa Inggris
30 November -0001
Studi Pengembangan Kurikulum di Program Studi Bahasa Inggris

Deskripsi: Kurikulum sebagai sekumpulan rencana dan sistem tentang tujuan atau sasaran, isi dan materi serta metode yang digunakan untuk melaksanakan proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu peran penting dalam pendidikan nasional. Kurikulum sebagai komponen pendidikan selalu dinamis berubah seiring waktu. Perubahan ini sangat penting untuk mengikuti perkembangan masyarakat, tuntutan kebutuhan siswa, dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

===

Kata kurikulum umumnya mengacu pada rangkaian kursus yang membantu peserta didik mencapai tujuan tertentu tujuan akademis atau pekerjaan. Sebuah kurikulum sering kali terdiri dari tujuan pembelajaran umum dan daftar kursus dan sumber daya. Beberapa kurikulum lebih seperti rencana pelajaran, berisi detail informasi tentang cara mengajar kursus, lengkap dengan pertanyaan diskusi dan kegiatan khusus untuk pelajar. Kurikulum adalah rencana yang dikembangkan memfasilitasi proses belajar mengajar di bawah arahan dan bimbingan sekolah, perguruan tinggi, atau universitas dan anggota stafnya.

Kurikulum, menurut para ahli, adalah himpunan prinsip dan prosedur perencanaan, implementasi, evaluasi, dan manajemen dari sebuah program pendidikan. Namun, kurikulum terbuka untuk berbagai definisi, sempit dan lebar. Dalam arti tersempitnya, itu identik dengan istilah silabus, seperti pada spesifikasi konten dan urutan apa yang harus diajarkan. Dalam arti yang lebih luas, ini merujuk untuk semua aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pendidikan, mengapa, bagaimana dan seberapa baik bersama dengan apa dari proses belajar-mengajar.

Tujuan kurikulum merupakan salah satu komponen yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kurikulum, karena dari tujuan inilah kurikulum yang telah disusun pada suatu lembaga dapat dicapai sebagaimana yang diinginkan oleh suatu lembaga pendidikan dalam mencetak lulusannya. Setiap pengembangan kurikulum, selain harus berpijak pada sejumlah landasan, juga harus menerapkan atau menggunakan prinsip-prinsip tertentu. Dengan adanya prinsip tersebut, setiap pengembangan kurikulum diikat oleh ketentuan atau hukum sehingga dalam pengembangannya mempunyai arah yang jelas sesuai dengan prinsip yang telah disepakati. Prinsip-prinsip pengembangan kurikulum adalah sebagai berikut:

Prinsip Relevansi

Prinsip relevansi berkenaan dengan kesesuaian antara komponen tujuan, isi, strategi, dan evaluasi. Ada dua macam relevansi yang harus dimiliki kurikulum,yaitu relevansi keluar dan relevansi di dalam kurikulum itu sendiri. Relevansi keluar yaitu tujuan, isi dan proses belajar yang tercakup dalam kurkulum hendaknya relevan dengan tuntutan, kebutuhan dan perkembangan masyarakat. Adapun relevansi di dalam yaitu ada kesesuaian antara komponen-komponen kurikulum, yaitu antara tujuan, isi, proses penyampaian dan penilaian. Relevansi ini menunjukkan suatu keterpaduan kurikulum.

Prinsip Fleksibilitas

Prinsip fleksibilitas berkenaan dengan kebebasan/keluwesan yang dimiliki guru dalam mengimplementasikan kurikulum dan adanya alternatif pilihan program pendidikan bagi siswa sesuai dengan minat dan bakatnya.

Prinsip Kontinuitas

Prinsip kontinuitas berkenaan dengan adanya kesinambungan materi pelajaran antarberbagai jenis dan jenjang sekolah serta antartingkatan kelas. Perkembangan dan proses belajar berlangsung secara berkesinambungan, tidak terputus-putus atau terhenti-henti.

Sejarah perkembangan pendidikan di Indonesia ditandai dengan perkembangan dari kurikulum. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya perubahan kurikulum adalah konsekuensi logis dari perubahan sistem politik, sosial, budaya, ekonomi dan sains.

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2019 Masoem University