Dc7b2977b46c8914

Tertarik Bekerja di Industri Makanan? Ini Peran Penting Quality Control yang Perlu Kamu Tahu

Industri makanan tak hanya bicara soal rasa. Di balik kemasan menarik dan rasa yang lezat, ada tanggung jawab besar untuk memastikan produk aman dikonsumsi dan sesuai standar mutu. Peran ini diemban oleh divisi Quality Control (QC)—salah satu posisi penting yang dapat diisi oleh lulusan Teknologi Pangan.

Apa Itu Quality Control dalam Industri Pangan?

Quality Control adalah proses pengawasan terhadap kualitas bahan baku, proses produksi, hingga produk akhir. Setiap produk makanan harus melalui serangkaian uji mutu untuk memastikan bahwa tidak ada kontaminasi, kesalahan formulasi, atau cacat produksi.

Di jurusan Teknologi Pangan, mahasiswa belajar bagaimana menerapkan prinsip QC melalui praktikum, pengenalan HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points), hingga penggunaan alat uji laboratorium.

Peran Lulusan Teknologi Pangan dalam Divisi QC

Lulusan Teknologi Pangan umumnya memahami komposisi kimia dan biologis makanan, sehingga mereka mampu mengidentifikasi potensi bahaya dan menjaga stabilitas produk. Tak heran, banyak perusahaan pangan besar mencari kandidat dari jurusan ini untuk mengisi posisi QC Analyst atau Food Safety Officer.

Belajar di Kampus, Terapkan di Industri

Beberapa kampus, termasuk Ma’soem University, menyiapkan mahasiswa melalui kombinasi teori dan praktik industri. Program pengembangan seperti Kampus Berdampak dan Internship ke Jepang memberi pengalaman langsung di dunia kerja—khususnya dalam pengawasan mutu makanan skala besar.

QC Sebagai Karier yang Stabil dan Menantang

Bekerja sebagai QC bukan hanya soal teknis, tapi juga soal tanggung jawab besar terhadap kesehatan konsumen. Jika kamu menyukai ketelitian, kerja sistematis, dan ingin berkontribusi pada industri makanan yang sehat dan aman, profesi ini bisa jadi pilihan tepat.