Tidak sedikit lulusan SMA/SMK yang langsung memilih bekerja atau bahkan menganggur karena merasa kuliah tidak perlu. Alasan yang muncul beragam: ingin cepat punya penghasilan, terkendala biaya, atau sekadar tidak berminat melanjutkan pendidikan.
Risiko yang Perlu Dipertimbangkan
-
Peluang kerja terbatas. Sebagian besar pekerjaan bergaji tinggi mensyaratkan gelar S1.
-
Karier terhambat. Kesempatan promosi sulit diraih tanpa kualifikasi akademik.
-
Mudah tertinggal. Saat teman sebaya sudah berkarier atau merintis usaha, mereka yang tidak kuliah berisiko merasa tertinggal.
Kuliah Bukan Sekadar Gelar
Pendidikan tinggi memberikan lebih dari sekadar ijazah. Mahasiswa mendapat pengalaman, keterampilan, dan jaringan yang bisa membantu dalam dunia kerja maupun wirausaha.
Ma’soem University: Memberi Jalan Alternatif
Beberapa kampus menyediakan solusi agar calon mahasiswa tetap bisa melanjutkan studi, seperti Ma’soem University yang menawarkan:
-
Biaya kuliah terjangkau dengan sistem angsuran.
-
Program beasiswa untuk mahasiswa berprestasi maupun tahfidz.
-
Jaminan kerja melalui kerjasama dengan industri.
-
Fasilitas modern dan inkubator bisnis untuk mahasiswa.
Memilih Tidak Kuliah Itu Hak, Tapi Risikonya Besar
Tidak kuliah memang bukan kesalahan, namun risikonya harus dipikirkan matang-matang. Pendidikan tinggi tetap menjadi salah satu jalan terbaik untuk masa depan yang lebih cerah.





