Tips Kuliah di Agribisnis Biar Dapat Ilmu Banyak, Ini Peluang yang Wajib Kamu Catat

Beranda / Berita / Tips Kuliah di Agribisnis Biar Dapat Ilmu Banyak, Ini Peluang yang Wajib Kamu Catat
4 Juli 2019

Fakta yang ada, industri di Indonesia memerlukan tidak sedikit lulusan jurusan Agribisnis pada bidang produksi. Semua pabrik pasti mencari bahan yang berkualitas, jurusan Agribisnis dapat berperan dalam bidang ini. Lulusan Agribisnis yang sudah mempelajari pertanian dari hulu ke hilir bakal mengenal jenis bibit apa yang cocok, kualitas tanaman, jadwal masa panen dan menilai hasil pertanian yang layak dijadikan bahan baku. Menggunakan bahan terbaik sebelum diproses oleh pabrik untuk menilai kualitas dari produk yang dihasilkan.Berikut adalah beberapa tips kuliah untuk prodi agribisnis yang perlu kamu ketahui.

Banyak kerja lapangan, persiapkan laporanmu

Praktikum mahasiswa pertanian kebanyakan dilaksanakan di tempat-tempat sejenis lahan pertanian yang hijau, alami, dan menyegarkan. Jadi hitung-hitung wisata cuma-cuma berbaur dengan alam. Nah setelah itu kamu akan disibukkan dengan laporan dari kegiatan tersebut pastinya.

Dapat mata kuliah ekonomi, kewirausahaan hingga komunikasi

Siapa bilang pertanian hanya bercocok tanam? Di agribisnis misalnya, kamu akan mempelajari mata kuliah yang sehubungan dengan pengelolaan bisnis pertanian, misal seperti komunikasi, kewirausahaan, ekonomi, dan lain sebagainya. Di jurusan yang lain ada yang mempelajari teknologi pertanian, tata kelola lahan, sampai hukum agraria. 

Di pertanian memang benar-benar diajarkan jadi mahasiswa yang sibuk laporan. Jadi kamu akan merasakan menjadi mahasiswa super sibuk. Mahasiswa agribisnis bahwasanya sebenar-benarnya mahasiswa ialah mahasiswa pertanian. Mahasiswa yang tak hanya akan kuliah, tapi juga melakukan berbagai praktikum, laporan, dan lain sebagainya. Bagi beberapa orang yang merasakan memang melelahkan, tapi paling tidak mahasiswa pertanian ialah mahasiswa yang sesungguhnya. 

Di pertanian dapat memahami tanah hingga memberi nama tanah, cari serangga unyu dan meneliti kotoran cacing.  Jika kamu pergi ke kebun binatang dan melihat koleksi serangga-serangga yang diawetkan, mahasiswa pertanian pun ternyata mempelajari itu. Di samping itu, pertanian mempelajari struktur tanah hingga kotoran-kotoran hewan yang berfungsi untuk tanah. 

Setiap 2 minggu perkuliahan sebelum libur pasti ada ujian

Maklumlah seluruh mata kuliah terdapat praktikumnya walaupun sosial.
Teruntuk masyarakat yang bertanya-tanya, apakah mahasiswa telah mengimplementasikan ilmunya, maka tidak boleh sekali-kali menanyakan hal tersebut pada mahasiswa pertanian. Karena masing-masing mata kuliah terdapat praktikumnya. Meskipun mata kuliah ilmu sosial, praktikum tetap lanjut. Jadi untuk masalah implementasi pengetahuan, mahasiswa pertanian yang terdepan. Di pertanian kamu tidak hanya belajar tanaman, sawah, untung rugi. Tapi juga belajar mengenai kehidupan pelaku-pelaku pertanian sepertihalnya petaninya.

Dan ini yang penting. Mahasiswa pertanian tidak hanya mengenal dengan tumbuhan saja. Mahasiswa pertanian, selain berkutat dengan angka, data, dan alat-alat bertani, kamu pun mempelajari kehidupan seorang petani. Baik dari bagaimana teknik mereka mengelola lahannya, sampai kehidupan mereka sehari-hari.

Lulus jadi Sarjana Agribisnis Mau Jadi Apa?

Sebenarnya iin yang tidak sedikit ditanyakan orang-orang kalo udah lulus inginkan jadi apa? Ya, hal tersebut sebenernya tergantung dari individunya lagi inginkan jadi apa. Sebagai alumni agribisnis sudah begitu banyak dibekali ilmu. Mau kerja di perusahaan, bisa. Mau kerja di bank, bisa. Mau jadi pengusaha, bisa. Mau lanjut S2, dapat banget. Tinggal pilih yang diinginkan jadi apa. Selama manusia masih perlu makan, maka mahasiswa pertanian masih diperlukan entah hal tersebut dari jurusan BP, HPT, Tanah, atau Agribisnis. Jadi, tidak usah takut kalo lulus dari Agribisnis bakal nganggur.

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2019 Masoem University