Dde5fd19bb7ae1c9

Tips Mencegah Nyamuk DBD di Tempat Kost

Nyamuk demam berdarah bisa berada di mana saja, termasuk di tempat kamu nge-kost. Untuk itu, diperlukan langkah serius dalam mengusir nyamuk pembawa virus demam berdarah dangue (DBD). Kebersihan lingkungan menjadi kunci pengusiran nyamuk mematikan ini.

Salah satu cara efektif mengusir nyamuk DBD dengan melakukan operasi bersih yang terjadwal minimal seminggu sekali. Operasi harus dilakukan bersama-sama teman kostmu. Saat melakukan operasi bersih, bersihkanlah segala tempat genangan air yang bakal menjadi sarang nyamuk, kuras bak mandi, bersihkan selokan, sampah plastik, kaleng bekas, talang rumah, saluran air, bak kamar mandi, semak-semak dan sebagainya.

Mengapa operasi kebersihan perlu dilakukan minimal seminggu sekali? Dokter dari Divisi Infeksi dan Penyakit Tropik Departemen Kesehatan Anak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS)/Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad), Anggraeni Alam, bilang bahwa umur nyamuk dewasa ialah 7 hari.

Dalam masa 7 hari itu, nyamuk bisa menggigit maupun bertelur. Jika dibersihkan seminggu sekali secara gotong royong, maka bisa dipastikan nyamuk penular virus dengue akan musnah. Telur-telur nyamuknya akan turut musnah. Sehingga nyamuk tidak punya kesempatan berkembangbiak.

“Kalau seminggu sekali dilakukan nyamuk dewasa yang hidupnya cuma 7 hari itu bisa hilang. Kalau seminggu sekali operasi bersih bisa dilakukan, bagus banget, ga usah biaya banyak, ga usah banyak yang sakit,” ungkap dr Anggraeni.

Konsisten melakukan bersih-bersih juga tidak memerlukan fogging atau pengasapan. Fogging sendiri tidak akan efektif mengusir nyamuk. Dengan pengasapan, nyamuk cuma kabur beberapa meter saja. Sedangkan daya jelajah nyamuk mampu bisa sampai 100 meter persegi. Sehingga dimungkinkan untuk beroperasi di tempat lain yang tak terkena fogging.

Lanjut dr Anggraini, penyakit DBD bersumber dari persoalan di hulu, yaitu kebersihan lingkungan. Jadi jika lingkungannya sudah bersih, dipastikan penyakit pun akan bisa diantisipasi bahkan dihilangkan.

Operasi kebersihan yang dilakukan seminggu sekali juga memiliki nilai sosial, yakni menjaga lingkungan secara bersama-sama, ada gotong royong dan kekompakan warga. Apalagi jika operasi ini dilakukan anak-anak kost atau mahasiswa di mana mereka bisa bergaul dengan masyarakat.

Waspada di Musim Hujan

Perkembangbiakan nyamuk DBD, yakni yakni Aedes aegypti dan Aedes albopictus, sangat terpengaruh faktor cuaca. Jika musim hujan yang tidak intens tiap hari, ini akan menjadi kesempatan bagi nyamuk-nyamuk bertelur. Beda dengan musim hujan yang lebat tiap hari, maka telur-telur nyamuk akan hanyut terbawa arus.

Lebih rawan lagi jika musim hujan yang diselingi cuaca panas. Kondisi cuaca ini paling disukai nyamuk untuk bertelur. “Kalau hujan terus telur nyamuk bisa terbuang. Kalau panas terus, telur nyamuk juga bisa mati. Tapi kalau hujan-panas pasti lebih banyak telur menetas dan menjadi nyamuk dewasa,” kata dr Anggraeni.