Tips Mengajarkan Sopan Santun, Tata Krama dan Moral Pada Anak SD

Beranda / Berita / Tips Mengajarkan Sopan Santun, Tata Krama dan Moral Pada Anak SD
21 Juli 2021
Tips Mengajarkan Sopan Santun, Tata Krama dan Moral Pada Anak SD

Tata krama yang baik membantu seorang anak menjalani kehidupannya. Ia akan mendapat reaksi yang positif dari orang jika ia bersikap menyenangkan dan santun. Ia meniru tata krama anda dan merespons dengan baik jika anda selaku orang tua mengharapkan mengucapkan kata “tolong” dan “terimakasih”. Pada usia 8 tahunan, seorang anak menunjukkan kesantunannya secara lebih aktif, mungkin dengan memberikan tempat duduknya untuk orang yang lebih tua saat di bus atau menawarkan makanan ke orang lain terlebih dahulu.

Anda selaku orang tua mungkin perlu aktif mengajarkan tindakan-tindakan yang sifatnya tidak mementingkan diri sendiri tersebut. Luangkan waktu anda untuk menjelaskan mengapa tata krama adalah sebuah tanda bahwa kita menghargai orang lain. Pertama-tama, jelaskan apa yang akan ia dapatkan sebagai balasannya. Di saat mengembangkan ketrampilan sosialnya, anak akan mampu memahami bahwa bersikap perhatian berarti menyayangi orang lain tanpa megharapkan keuntungan yang langsung. 

Seorang anak pada usia 8 tahunan pada umumnya telah mempelajari beragam nilai serta moral untuk waktu yang cukup lama karena anda selaku orang tua telah mengajarinya melalui contoh, mungkin tanpa anda sadari. Hal ini sangatlah penting karena sorang anak akan lebih menghargai pendidikan dari orang tuanya jika orang tuanya tidak hanya mendidik melalui verbal semata, tetapi juga melalui contoh tindakan nyata. 

Seorang anak pada usia ini juga mengetahui selama beberapa tahun ini bahwa ada berbagai macam aturan. Bedanya, saat ini ia dapat menerapkan logikanya pada aturan yang ia hadapi, dan dalam diskusi-dikusi bersama anda tentang berbagai batasan, moral serta nilai. Pada usia ini juga mereka sudah bisa menilai, misalnya bahwa membunuh seseorang adalah tindakan yang salah.

Ada baiknya anda selaku orang tua anda selaku orang tua mengajari anak anda secara eksplisit bahwa berbohong dan mencuri adalah salah. Sebagai panduan yang lebih umum, anda bisa menggunakan sebuah ungkapan seperti “perlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan oleh mereka”. Hal ini mendasari nilai-nilai etis dalam kebanyakan budaya. Prinsip ini juga merupakan panduan moral yang berguna dan sederhana bagi mereka saat menghadapi situasi-situasi baru. 

Cepat atau lambat, anak anda akan menyadari bahwa orang dewasa suka berbohong, biasanya dalam situasi-situasi sosial. Anak bisa sulit untuk merasionalisasi situasi ini. Namun demikian, ada beberapa pernyataan yang bisa anda katakan, misalnya “Ibu terpaksa berbohong mengatakan tante Mel cantik, tapi kan kamu juga pasti tidak mau dibilang jelek”. Dengan cara ini anak akan belajar bahwa memang kita harus memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan oleh mereka (termasuk saat menghadapi situasi tersebut). 

 

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2021 Masoem University