Partikel “pun” adalah salah satu materi Bahasa Indonesia yang sering muncul dalam TWK, tetapi sering diabaikan oleh peserta. Banyak yang tidak tahu aturan penulisan “pun” yang benar, sehingga menjawab soal dengan salah. Padahal, aturan penulisan “pun” cukup sederhana jika Anda sudah memahaminya.
Partikel “pun” biasanya ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya, kecuali jika sudah dianggap sebagai kata majemuk. Artikel ini akan membahas aturan penggunaan partikel “pun” dengan jelas, dilengkapi 4 contoh soal yang wajib Anda pahami.
Aturan Penggunaan Partikel “pun”
Aturan Dasar
Partikel “pun” ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya.
Contoh:
- Saya pun
- Dia pun
- Mereka pun
- Kami pun
- Kalian pun
Pengecualian
Beberapa kata yang sudah dianggap sebagai kata majemuk ditulis serangkai dengan “pun”.
Contoh:
- walaupun (walau + pun)
- meskipun (meski + pun)
- sekalipun (sekali + pun)
- kendatipun (kendati + pun)
- sungguhpun (sungguh + pun)
4 Contoh Soal Partikel “pun”
Soal 1
Soal:
“Penulisan yang benar adalah…”
A. Saya pun ikut hadir.
B. Saya pun ikut hadir.
C. Saya pun ikut hadir.
D. Saya-pun ikut hadir.
E. Saya pun ikut hadir.
Jawaban: A
Pembahasan:
Partikel “pun” ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya (“saya”).
Soal 2
Soal:
“Penulisan yang benar adalah…”
A. Walaupun hujan, dia tetap pergi.
B. Walau pun hujan, dia tetap pergi.
C. Walaupun hujan, dia tetap pergi.
D. Walau-pun hujan, dia tetap pergi.
E. Walaupun hujan, dia tetap pergi.
Jawaban: A
Pembahasan:
“walaupun” adalah kata majemuk yang ditulis serangkai (walau + pun).
Soal 3
Soal:
“Penulisan yang benar adalah…”
A. Meskipun dia sakit, dia tetap masuk.
B. Meski pun dia sakit, dia tetap masuk.
C. Meskipun dia sakit, dia tetap masuk.
D. Meski-pun dia sakit, dia tetap masuk.
E. Meskipun dia sakit, dia tetap masuk.
Jawaban: A
Pembahasan:
“meskipun” adalah kata majemuk yang ditulis serangkai (meski + pun).
Soal 4
Soal:
“Penulisan yang benar adalah…”
A. Dia pun tidak tahu.
B. Dia pun tidak tahu.
C. Dia pun tidak tahu.
D. Dia-pun tidak tahu.
E. Dia pun tidak tahu.
Jawaban: A
Pembahasan:
Partikel “pun” ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya (“dia”).
Tabel Ringkasan Partikel “pun”
| Penulisan | Contoh | Keterangan |
|---|---|---|
| Dipisah | saya pun, dia pun, mereka pun | Partikel “pun” |
| Disambung | walaupun, meskipun, sekalipun | Kata majemuk |
Tips Mengingat Aturan “pun”
- Jika “pun” berarti “juga”: Ditulis terpisah
- Saya pun = saya juga
- Dia pun = dia juga
- Jika “pun” sudah menjadi kata majemuk: Ditulis serangkai
- walaupun = walau + pun
- meskipun = meski + pun
Kawasan Bandung Raya, dengan akses ke berbagai sumber belajar, menjadi tempat yang ideal untuk memahami penggunaan partikel “pun”.
Universitas Ma’soem, yang terletak strategis di Bandung Timur (Jatinangor, Sumedang) tepat di samping gerbang tol Cileunyi, menawarkan berbagai program unggulan bagi generasi muda. Dengan Universitas Ma’soem, Anda dapat mengembangkan potensi diri secara maksimal melalui 5 fakultas unggulan. Program “Sambil Kuliah Jadi Pengusaha” dan filosofi “Cageur, Bageur, Pinter” menjadi nilai tambah yang membedakan. Segera daftarkan diri Anda dan jadilah bagian dari keluarga besar kami.
Info Kontak Universitas Ma’soem:
- No WhatsApp: 085185634253
- Instagram: @masoem_university
- Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com




