Kuliah di Luar Negeri Tanpa Bisa Bahasa Lokal, Apakah Bisa?

Kuliah di luar negeri sering dianggap membutuhkan kemampuan bahasa lokal yang baik. Padahal, tidak semua mahasiswa internasional harus menguasai bahasa negara tujuan sebelum berangkat. Banyak perguruan tinggi menyediakan program perkuliahan berbahasa Inggris, terutama untuk mahasiswa internasional.

Meski begitu, kemampuan bahasa lokal tetap memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa mungkin dapat mengikuti kuliah menggunakan bahasa Inggris, tetapi akan menemukan situasi lain ketika berbelanja, menggunakan transportasi umum, berkomunikasi dengan masyarakat sekitar, atau mengurus berbagai kebutuhan administratif.

Karena itu, pertanyaan “apakah bisa kuliah di luar negeri tanpa bisa bahasa lokal?” sebenarnya perlu dilihat dari bahasa pengantar program studi dan kondisi negara tujuan.

Bahasa Pengantar Menjadi Hal Pertama yang Perlu Dicek

Sebelum memilih universitas di luar negeri, calon mahasiswa perlu memastikan bahasa yang digunakan dalam kegiatan akademik. Beberapa universitas menawarkan program internasional yang seluruh atau sebagian besar perkuliahannya menggunakan bahasa Inggris.

Jika program studi menggunakan bahasa Inggris, mahasiswa tidak selalu dituntut menguasai bahasa lokal sejak awal. Persyaratan kemampuan bahasa biasanya lebih berfokus pada kemampuan bahasa pengantar perkuliahan.

Namun, ketentuan setiap universitas dan program studi dapat berbeda. Ada program yang meminta sertifikat kemampuan bahasa Inggris, sementara program lainnya mungkin memiliki persyaratan tambahan.

Calon mahasiswa sebaiknya memeriksa:

  • Bahasa pengantar perkuliahan.
  • Persyaratan kemampuan bahasa.
  • Apakah tersedia program persiapan bahasa.
  • Bahasa yang digunakan dalam tugas dan ujian.
  • Ketentuan bagi mahasiswa internasional.

Informasi tersebut biasanya tercantum pada laman resmi universitas atau halaman penerimaan mahasiswa internasional.

Tidak Bisa Bahasa Lokal Bukan Berarti Tidak Bisa Berkomunikasi

Tantangan terbesar justru dapat muncul di luar ruang kelas. Mahasiswa internasional tetap perlu berinteraksi dengan lingkungan sekitar meskipun kegiatan akademiknya berlangsung dalam bahasa Inggris.

Misalnya, ketika membeli makanan, bertanya arah, menggunakan transportasi, mengunjungi rumah sakit, atau berbicara dengan pemilik tempat tinggal, bahasa lokal mungkin lebih sering digunakan.

Situasi tersebut membuat kemampuan dasar bahasa lokal cukup membantu. Mahasiswa tidak harus langsung fasih, tetapi mengetahui ungkapan sederhana dapat membuat aktivitas sehari-hari lebih mudah.

Beberapa kemampuan dasar yang dapat dipelajari sebelum keberangkatan antara lain:

  • Menyapa dan memperkenalkan diri.
  • Mengucapkan terima kasih dan meminta maaf.
  • Menanyakan harga barang.
  • Meminta bantuan atau menunjukkan arah.
  • Memahami angka dan waktu.
  • Memesan makanan.
  • Menjelaskan kebutuhan sederhana.

Kemampuan tersebut juga dapat membantu mahasiswa beradaptasi dan membangun hubungan sosial di lingkungan baru.

Kuliah Berbahasa Inggris Tetap Memerlukan Persiapan

Kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu hal penting apabila mahasiswa memilih program internasional yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Kemampuan tersebut tidak hanya digunakan untuk berbicara, tetapi juga untuk membaca jurnal, memahami materi, menulis tugas, melakukan presentasi, dan mengikuti diskusi.

Mahasiswa yang masih merasa kurang percaya diri dapat mempersiapkan beberapa kemampuan sebelum kuliah di luar negeri. Latihan dapat dilakukan melalui membaca artikel akademik, menonton materi perkuliahan berbahasa Inggris, berlatih presentasi, atau mengikuti percakapan dalam bahasa Inggris.

Pengalaman belajar bahasa Inggris sejak perguruan tinggi di Indonesia juga dapat menjadi bekal. Di Ma’soem University, misalnya, mahasiswa yang mengambil Pendidikan Bahasa Inggris di lingkungan FKIP dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bidang akademik sekaligus mengembangkan keterampilan komunikasi yang relevan untuk berbagai kebutuhan pendidikan dan profesional.

FKIP Ma’soem University sendiri memiliki dua program studi, yaitu Bimbingan dan Konseling (BK) serta Pendidikan Bahasa Inggris. Informasi mengenai program studi tetap perlu disesuaikan dengan tujuan pendidikan masing-masing mahasiswa, terutama bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke tingkat internasional.

Tantangan Bahasa di Kehidupan Sehari-hari

Perbedaan bahasa dapat terasa lebih jelas ketika mahasiswa mulai hidup secara mandiri. Berbagai aktivitas yang sebelumnya sederhana dapat membutuhkan usaha lebih ketika dilakukan di negara lain.

Contohnya adalah membaca petunjuk di stasiun, memahami informasi pada kemasan makanan, melakukan transaksi di toko lokal, hingga berbicara kepada petugas layanan publik.

Teknologi dapat membantu mengatasi sebagian kendala tersebut. Aplikasi penerjemah, kamus digital, dan fitur terjemahan pada ponsel dapat digunakan ketika mahasiswa belum memahami suatu kata atau kalimat.

Meski demikian, penerjemah digital sebaiknya menjadi alat bantu, bukan satu-satunya cara berkomunikasi. Terjemahan otomatis terkadang tidak menangkap konteks, ungkapan informal, atau maksud tertentu dalam percakapan.

Apakah Mahasiswa Harus Belajar Bahasa Lokal Sebelum Berangkat?

Tidak selalu. Jika universitas telah memastikan bahwa program studi menggunakan bahasa Inggris dan seluruh persyaratan bahasa telah terpenuhi, mahasiswa mungkin dapat berangkat tanpa kemampuan bahasa lokal yang tinggi.

Namun, belajar bahasa lokal sejak sebelum keberangkatan tetap memberikan keuntungan. Setidaknya, mahasiswa memiliki pengetahuan dasar yang dapat digunakan ketika pertama kali tiba di negara tujuan.

Belajar tidak harus langsung mencapai tingkat mahir. Target awal dapat berupa kemampuan memahami percakapan sederhana dan mengenali kosakata yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah tinggal di negara tersebut, proses belajar dapat berlanjut melalui interaksi langsung. Berbicara bersama teman lokal, mengikuti kegiatan kampus, atau menggunakan bahasa lokal ketika berbelanja dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan secara bertahap.

Lingkungan Kampus Juga Berpengaruh

Universitas dengan banyak mahasiswa internasional biasanya memiliki lingkungan yang lebih beragam. Mahasiswa dapat bertemu orang dari berbagai negara sehingga bahasa Inggris sering digunakan sebagai alat komunikasi bersama.

Kampus juga dapat menyediakan berbagai layanan untuk membantu mahasiswa internasional, meskipun bentuk dukungannya berbeda-beda pada setiap universitas. Karena itu, calon mahasiswa perlu mencari informasi mengenai orientasi mahasiswa internasional, layanan akademik, komunitas mahasiswa, serta fasilitas bahasa sebelum menentukan pilihan.

Lingkungan tersebut dapat membuat proses adaptasi menjadi lebih terarah. Mahasiswa tidak hanya mempersiapkan diri untuk mengikuti perkuliahan, tetapi juga memahami kehidupan sosial dan budaya di negara tujuan.

Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Kuliah ke Luar Negeri

Kemampuan bahasa hanyalah salah satu bagian dari persiapan. Calon mahasiswa juga perlu memperhatikan persyaratan akademik, biaya, visa, tempat tinggal, asuransi, dan kebutuhan sehari-hari.

Persiapan bahasa dapat dibuat secara bertahap:

  1. Tentukan bahasa pengantar program studi. Pastikan apakah kuliah menggunakan bahasa Inggris atau bahasa lokal.
  2. Periksa persyaratan universitas. Cari tahu sertifikat bahasa atau skor yang diwajibkan.
  3. Pelajari bahasa lokal dasar. Fokus pada kosakata yang akan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Biasakan diri membaca dan mendengar bahasa Inggris akademik. Hal ini penting untuk mengikuti materi kuliah.
  5. Pelajari budaya komunikasi negara tujuan. Cara menyapa, meminta bantuan, dan berinteraksi dapat berbeda di setiap tempat.
  6. Siapkan alat bantu komunikasi. Kamus atau aplikasi penerjemah dapat membantu ketika menghadapi kosakata yang belum dipahami.

Pada akhirnya, kemampuan bahasa lokal bukan satu-satunya penentu apakah seseorang dapat kuliah di luar negeri. Hal yang lebih penting adalah memastikan bahasa pengantar program studi, memenuhi persyaratan universitas, serta mempersiapkan kemampuan komunikasi untuk kehidupan akademik dan sehari-hari.

Informasi Ma’soem University

Ma’soem University merupakan salah satu kampus swasta yang dapat menjadi pilihan bagi mahasiswa yang ingin membangun kemampuan akademik sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan atau pengalaman internasional. Pilihan program studi perlu disesuaikan dengan minat dan rencana pendidikan masing-masing.

Kontak Ma’soem University:
No. WhatsApp: 085185634253
Instagram: @masoem_university
Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com