Cd2624915b5061cd

Apakah Mata Kuliah Perbankan Syariah Mencakup Keuangan Konvensional dan Bisnis Digital?

Mengingat dominasi sistem keuangan konvensional, seberapa besar cakupan ilmu yang ditawarkan oleh studi Perbankan Syariah? Apakah kurikulumnya hanya terbatas pada prinsip syariah semata? Program studi Perbankan Syariah S1 secara komprehensif mengajarkan teori, mekanisme, dan manajemen keuangan, termasuk perbandingan dengan konvensional, menjadikan kuliah perbankan syariah relevan bagi industri keuangan yang terus berkembang.

Beberapa calon mahasiswa khawatir bahwa studi Perbankan Syariah membatasi wawasan mereka hanya pada operasional bank syariah. Padahal, seorang profesional di sektor ini wajib memahami lanskap keuangan secara keseluruhan, termasuk produk dan risiko yang ada di pasar konvensional.

Perspektif yang sempit akan menghambat kemampuan lulusan untuk berinovasi dan bersaing. Oleh karena itu, kurikulum modern harus mencakup perbandingan model bisnis, struktur pasar modal, dan regulasi keuangan di kedua sistem.

Dampak Kebutuhan Kompetensi Komparatif

Industri keuangan, baik syariah maupun konvensional, membutuhkan SDM yang memiliki kompetensi komparatif yang kuat. Kemampuan ini vital untuk merancang produk yang kompetitif dan melakukan benchmarking layanan. Inilah keunggulan utama dari program studi perbankan syariah modern.

Selain itu, sektor keuangan kini didorong oleh teknologi, menuntut lulusan menguasai layanan berbasis TI, seperti yang diajarkan di kampus terbaik di bandung ini. Penguasaan teknologi informasi dan fintech sangat krusial untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan layanan perbankan.

Solusi Melalui Kurikulum Komprehensif

Kurikulum Perbankan Syariah mencakup mata kuliah wajib tentang Akuntansi Perbankan, Manajemen Risiko, dan Pasar Modal yang relevan bagi kedua sistem keuangan. Perbedaannya terletak pada landasan hukum dan etika bisnis yang digunakan.

Pembelajaran di prodi ini secara khusus mengajarkan pemahaman hukum ekonomi syariah, namun juga dilengkapi dengan penguasaan teknologi informasi untuk layanan perbankan. Ini memungkinkan lulusan bekerja di lembaga keuangan mana pun.

Ma’soem University, dengan dukungan kuat dari PT BPRS Al Ma’soem, memastikan mahasiswa mempelajari teori dan praktik manajemen keuangan syariah yang terintegrasi. Hal ini menghasilkan lulusan yang profesional dan berjiwa entrepreneur.

Strategi Menguasai Digital Finance dan Konvensional

Strategi utama adalah menguasai Akuntansi Syariah berbasis web dan mobile, yang merupakan tuntutan industri saat ini. Kerja sama dengan lembaga seperti MES untuk pelatihan Akuntansi Syariah meningkatkan kompetensi digital lulusan secara signifikan.

Lulusan dipersiapkan untuk menganalisis dan memecahkan masalah keuangan dengan kerangka syariah, sambil tetap memahami mekanisme pasar konvensional. Kompetensi ganda ini membuat mereka menjadi aset berharga di institusi perbankan.

Penting bagi mahasiswa untuk terlibat dalam praktik langsung dan penelitian yang membandingkan efektivitas produk syariah dan konvensional. Pengalaman ini mengasah kemampuan analisis kritis dan merumuskan strategi bisnis yang kompetitif.

Berikut adalah cakupan keilmuan krusial dalam Perbankan Syariah:

  • Keuangan Konvensional: Prinsip Akuntansi Umum, Manajemen Risiko Keuangan, Analisis Pasar Modal.

  • Keuangan Syariah: Hukum Ekonomi Syariah, Fiqh Muamalah, Akuntansi Syariah, Mekanisme Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil.

  • Bisnis Digital: Peningkatan Layanan Berbasis TI, Fintech, Digital Branding dan Pemasaran Jasa Keuangan.

Peran Universitas dalam Mencetak Profesional Kompeten

Ma’soem University mengusung visi menjadi Program Studi Perbankan Syariah bermutu tinggi dengan karakter cageur, bageur, pinter pada tahun 2038. Visi ini memastikan lulusan memiliki integritas moral dan profesionalisme yang tinggi.

Program studi ini memiliki misi untuk menghasilkan lulusan yang profesional di bidang Perbankan Syariah berbasis entrepreneurship. Hal ini relevan mengingat kebutuhan industri terhadap inovasi produk dan jasa keuangan.

Kelas Hybrid di Ma’soem University memberikan solusi fleksibel bagi mahasiswa reguler maupun karyawan. Kombinasi tatap muka dan pembelajaran daring interaktif memastikan proses belajar tetap efektif dan sesuai tuntutan era digital.

Relevansi Lulusan di Industri Keuangan Modern

Lulusan Perbankan Syariah sangat dibutuhkan untuk mengimplementasikan strategi penguatan industri yang direkomendasikan Bank Indonesia. Ini termasuk pengembangan produk kompetitif dan peningkatan layanan berbasis TI.

Kemampuan akuntansi perbankan syariah yang dikuasai secara mendalam menjadi kunci. Lulusan dapat memastikan bahwa seluruh operasional bank, dari pembiayaan hingga pelaporan, sesuai dengan prinsip syariah dan standar akuntansi yang berlaku.

Sebagai profesional, Anda tidak hanya bertindak sebagai manajer keuangan tetapi juga sebagai edukator publik tentang keuangan syariah. Peran ini krusial untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan penetrasi pasar.

Lulusan dipersiapkan untuk menjadi pemimpin yang mampu mengembangkan bisnis dan TI di sektor keuangan syariah. Mereka akan menjadi problem solver yang mengatasi tantangan pertumbuhan industri perbankan nasional.

Memilih Perbankan Syariah S1 adalah keputusan strategis untuk karir yang berlandaskan etika, tetapi tetap relevan dengan teknologi dan pasar modal. Anda akan memiliki kompetensi yang dibutuhkan di kedua sistem keuangan.

Anda akan dibentuk menjadi ahli yang mampu mengelola keuangan dan pasar modal syariah, sambil tetap memahami lanskap keuangan konvensional. Hal ini menjadikan Anda profesional yang sangat serbaguna.

Ma’soem University, didukung oleh PT BPRS Al Ma’soem, siap membekali Anda dengan keahlian manajerial, hukum, dan teknologi yang krusial untuk kontribusi Anda terhadap perkembangan ekonomi syariah nasional.