Bergabung dengan ShopeeFood adalah langkah besar bagi bisnis kuliner. Banyak merchant yang berharap penjualan melonjak setelah outlet mereka aktif. Namun, kenyataannya tidak semua bisnis kuliner berhasil. Ada yang penjualannya stagnan, ada yang rugi, dan ada yang akhirnya menutup outlet. Kegagalan ini biasanya bukan karena satu faktor, melainkan kombinasi beberapa masalah yang tidak disadari.
Artikel ini membahas tiga alasan bisnis kuliner gagal setelah bergabung dengan ShopeeFood, lengkap dengan cara menghindarinya.
Mengapa Banyak Bisnis Kuliner Gagal
Bergabung dengan ShopeeFood memang membuka akses ke pasar yang lebih luas, tetapi juga membawa tantangan baru. Persaingan semakin ketat, ekspektasi pelanggan tinggi, dan biaya operasional meningkat. Merchant yang tidak siap menghadapi tantangan ini cenderung gagal.
Untuk memahami pola kesalahan umum dalam memulai usaha, ada pembahasan tentang kesalahan fatal pebisnis online pemula yang bisa menjadi referensi.
Alasan Pertama: Perhitungan Harga yang Salah
Alasan pertama yang paling sering terjadi adalah perhitungan harga yang salah. Banyak merchant menetapkan harga menu tanpa memperhitungkan potongan komisi ShopeeFood, biaya promosi, dan biaya operasional.
Mengapa ini masalah:
- Margin tergerus.
- Toko rugi meskipun pesanan ramai.
- Kesulitan menutup biaya operasional.
- Tidak ada dana untuk pengembangan.
Cara menghindarinya:
- Hitung HPP lengkap termasuk bahan baku, kemasan, dan tenaga kerja.
- Masukkan potongan komisi platform.
- Perhitungkan biaya promosi.
- Tetapkan harga yang masih menghasilkan margin sehat.
- Evaluasi harga secara berkala.
Dengan perhitungan yang benar, harga menu bisa menguntungkan.
Alasan Kedua: Kualitas dan Konsistensi Menu
Alasan kedua adalah kualitas dan konsistensi menu. Banyak merchant yang mengandalkan rasa enak di awal, tetapi tidak menjaga konsistensi. Akibatnya, pelanggan kecewa dan tidak kembali.
Mengapa ini masalah:
- Ulasan negatif.
- Pelanggan tidak repeat order.
- Reputasi outlet menurun.
- Penjualan stagnan.
Cara menghindarinya:
- Standarkan resep dan porsi.
- Latih staf agar konsisten.
- Gunakan bahan baku berkualitas.
- Pantau ulasan pelanggan.
- Perbaiki menu yang sering dikeluhkan.
Dengan kualitas dan konsistensi, pelanggan lebih puas dan kembali.
Alasan Ketiga: Operasional yang Tidak Siap
Alasan ketiga adalah operasional yang tidak siap. Lonjakan pesanan yang tiba-tiba bisa membuat dapur kewalahan, pesanan terlambat, dan pelanggan kecewa.
Mengapa ini masalah:
- Pesanan terlambat.
- Pelanggan komplain.
- Ulasan negatif.
- Penalti dari platform.
- Reputasi menurun.
Cara menghindarinya:
- Siapkan dapur untuk lonjakan pesanan.
- Tambah staf jika perlu.
- Atur alur pesanan yang efisien.
- Gunakan sistem pencatatan pesanan.
- Evaluasi operasional secara berkala.
Dengan operasional yang siap, outlet bisa menangani pesanan dengan lancar.
Tabel Ringkasan Alasan Gagal dan Solusi
| Alasan Gagal | Dampak | Solusi |
|---|---|---|
| Perhitungan harga salah | Margin tergerus | Hitung HPP lengkap |
| Kualitas tidak konsisten | Ulasan negatif | Standarkan resep |
| Operasional tidak siap | Pesanan terlambat | Siapkan dapur dan staf |
Tabel ini merangkum alasan dan solusi utama.
Tanda-Tanda Bisnis Kuliner Akan Gagal
Ada beberapa tanda yang bisa diperhatikan.
- Penjualan stagnan meskipun promo berjalan.
- Ulasan negatif meningkat.
- Pesanan sering terlambat.
- Bahan baku sering habis.
- Staf kewalahan.
- Tidak ada laporan keuangan.
Jika tanda-tanda ini muncul, segera lakukan evaluasi.
Strategi Agar Bisnis Kuliner Berhasil di ShopeeFood
Berikut strategi yang bisa diterapkan.
- Hitung harga dengan cermat.
- Jaga kualitas dan konsistensi.
- Siapkan operasional untuk lonjakan pesanan.
- Pantau ulasan dan respons cepat.
- Evaluasi laporan keuangan setiap bulan.
- Tingkatkan layanan secara berkelanjutan.
Dengan strategi ini, bisnis kuliner lebih siap menghadapi tantangan. Jika Anda ingin mendalami strategi agar tidak terjebak perang harga yang menggerus margin, ada pembahasan tentang jalan keluar elegan dari perang harga yang bisa menjadi referensi.
Menghubungkan Kegagalan dengan Strategi Bisnis
Kegagalan bisnis kuliner di ShopeeFood biasanya bukan karena satu faktor, melainkan kombinasi masalah. Merchant yang memahami hal ini akan lebih waspada dan lebih siap. Jika Anda ingin memperkuat pemahaman tentang bisnis kuliner dan kewirausahaan, Universitas Ma’soem bisa menjadi pilihan. Institusi ini memiliki 5 fakultas unggulan, yaitu Fakultas Teknik dengan program Teknik Informatika dan Teknik Industri, Fakultas Komputer, Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Informasi lebih lanjut tersedia di Universitas Ma’soem.
Bisnis kuliner bisa gagal setelah bergabung dengan ShopeeFood karena perhitungan harga yang salah, kualitas tidak konsisten, dan operasional tidak siap. Dengan memahami alasan ini dan menerapkan solusinya, Anda bisa menghindari kegagalan. Mulailah dari sekarang: hitung harga dengan benar, jaga kualitas, dan siapkan operasional. Dengan begitu, bisnis kuliner Anda bisa tumbuh dan bertahan di ShopeeFood.
Info Kontak Universitas Ma’soem:
- No WhatsApp: 085185634253
- Instagram: @masoem_university
- Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com





