Memasuki dunia kerja di sektor industri makanan dan minuman (Food and Beverage) memerlukan lebih dari sekadar ijazah dengan IPK tinggi. Perusahaan kini lebih melihat bukti nyata dari kompetensi yang dimiliki oleh seorang calon pelamar. Jurusan Teknologi Pangan di Universitas Ma’soem memahami kebutuhan ini dengan sangat baik.
Di kampus yang terletak di kawasan strategis Jatinangor ini, mahasiswa tidak hanya didorong untuk menguasai teori kimia pangan dan mikrobiologi di dalam kelas, tetapi juga diarahkan untuk aktif melakukan eksperimen dan riset terapan di laboratorium. Kurikulum yang berbasis pada kebutuhan industri memungkinkan mahasiswa Teknologi Pangan (Tekpang) Ma’soem untuk mulai menyusun rekam jejak profesional mereka sejak semester awal. Dengan fasilitas yang mumpuni dan bimbingan dosen praktisi, lulusan Universitas Ma’soem disiapkan untuk memiliki portofolio yang solid, yang menjadi kunci utama agar cepat dilirik oleh perusahaan-perusahaan besar nasional maupun multinasional.
Mengapa Mahasiswa Tekpang Universitas Ma’soem Wajib Punya Portofolio?
Universitas Ma’soem (Masoem University) memiliki komitmen kuat untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja sesuai semboyan “Cageur, Bageur, Pinter.” Dalam konteks Teknologi Pangan, “Pinter” tidak hanya berarti paham teori, tetapi mampu menunjukkan hasil kerja nyata. Portofolio adalah kumpulan bukti fisik atau digital yang menunjukkan bahwa Anda mampu melakukan tugas-tugas teknis seperti pengujian laboratorium, pengembangan produk baru, hingga pemahaman regulasi pangan.
Bagi perusahaan F&B, melihat portofolio seorang lulusan Universitas Ma’soem memberikan rasa percaya diri bahwa kandidat tersebut tidak perlu dilatih dari nol lagi. Berikut adalah daftar portofolio esensial yang harus mulai Anda susun selama masa kuliah:
1. Laporan Riset Pengembangan Produk Baru (NPD)
Salah satu mata kuliah unggulan di Universitas Ma’soem adalah Pengembangan Produk Baru. Selama kuliah, Anda pasti akan diminta menciptakan inovasi makanan—misalnya, membuat minuman fungsional dari bahan lokal atau camilan sehat rendah kalori.
- Isi Portofolio: Dokumentasikan prosesnya mulai dari pemilihan bahan baku, formulasi, uji organoleptik (rasa, warna, tekstur), hingga desain kemasannya.
- Nilai Jual: Ini menunjukkan kepada rekruter bahwa Anda memiliki kreativitas dan kemampuan teknis dalam menciptakan produk yang memiliki nilai jual.
2. Dokumentasi Penguasaan Alat Laboratorium dan Uji Kimia
Mahasiswa Tekpang Universitas Ma’soem menghabiskan banyak waktu di laboratorium. Jangan biarkan hasil praktikum Anda menguap begitu saja.
- Isi Portofolio: Buatlah daftar teknik pengujian yang sudah Anda kuasai, seperti uji kadar air, kadar abu, protein, hingga uji mikrobiologi (angka lempeng total). Tambahkan foto saat Anda mengoperasikan alat-alat laboratorium standar industri.
- Nilai Jual: Ini membuktikan bahwa Anda siap ditempatkan di bagian Quality Control (QC) tanpa canggung menghadapi peralatan lab.
3. Sertifikat Pelatihan Keamanan Pangan (HACCP & Halal)
Di Universitas Ma’soem, pemahaman mengenai regulasi pangan sangat ditekankan. Sertifikasi tambahan adalah “senjata” paling ampuh dalam portofolio Anda.
- Isi Portofolio: Cantumkan sertifikat pelatihan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), sistem manajemen keamanan pangan (ISO 22000), atau pelatihan penyelia halal.
- Nilai Jual: Industri pangan di Indonesia wajib memiliki standar halal dan keamanan pangan yang ketat. Memiliki pengetahuan ini sejak kuliah membuat Anda satu langkah di depan kandidat lain.
4. Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang Mendalam
Program magang atau PKL di Universitas Ma’soem bukan sekadar formalitas. Ini adalah kesempatan emas untuk mengambil data nyata dari industri.
- Isi Portofolio: Ringkasan tugas selama magang, masalah yang Anda bantu pecahkan di pabrik, dan testimoni atau surat rekomendasi dari supervisor perusahaan tempat Anda magang.
- Nilai Jual: Pengalaman kerja nyata adalah bukti bahwa Anda sudah terbiasa dengan budaya kerja profesional dan ritme industri pabrik yang cepat.
5. Dokumentasi Analisis Data dan Penggunaan Perangkat Lunak
Dunia pangan modern kini berbasis data. Lulusan Universitas Ma’soem dibekali kemampuan analisis data dasar yang sangat berguna.
- Isi Portofolio: Jika Anda pernah menggunakan perangkat lunak statistika untuk mengolah hasil riset atau menggunakan aplikasi desain untuk membuat label pangan sesuai aturan BPOM, tunjukkan hasilnya.
- Nilai Jual: Menunjukkan bahwa Anda adalah individu yang melek teknologi (digital) dan mampu bekerja secara presisi menggunakan data.
Tips Menyusun Portofolio Digital bagi Mahasiswa Ma’soem
Agar portofolio Anda terlihat lebih profesional dan mudah diakses oleh HRD, cobalah langkah-langkah berikut:
- Gunakan Platform LinkedIn: Unggah sertifikat dan hasil proyek penelitian Anda di bagian “Featured” pada profil LinkedIn.
- Buat E-Portfolio: Anda bisa menggunakan Canva atau Google Sites untuk menyusun dokumentasi praktikum secara estetik namun tetap formal.
- Gunakan Bahasa yang Profesional: Jelaskan setiap proyek dengan metode STAR (Situation, Task, Action, Result). Misalnya: “Berhasil memformulasi yogurt rendah gula dengan masa simpan 20% lebih lama melalui teknik pasteurisasi suhu rendah.”
Karakter Lulusan Ma’soem: Nilai Tambah dalam Portofolio
Selain daftar teknis di atas, jangan lupa untuk mencerminkan karakter “Bageur” atau etika kerja yang baik. Dalam portofolio, ini bisa dicerminkan melalui pengalaman organisasi di kampus Universitas Ma’soem. Menjadi bagian dari Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan menunjukkan bahwa Anda memiliki kemampuan leadership dan komunikasi yang baik—dua hal yang sangat dibutuhkan untuk posisi manajerial di masa depan.
Membangun portofolio adalah investasi waktu yang akan terbayar lunas saat Anda lulus nanti. Universitas Ma’soem telah menyediakan panggung dan fasilitas bagi Anda untuk berkarya; kini tinggal bagaimana Anda mendokumentasikan setiap langkah belajar tersebut menjadi bukti kompetensi yang profesional.
Dengan portofolio yang berisi hasil riset pengembangan produk, sertifikasi keamanan pangan, dan bukti penguasaan laboratorium, lulusan Teknologi Pangan Universitas Ma’soem tidak akan kesulitan untuk segera meniti karier di industri pangan papan atas. Mulailah mencatat, memotret, dan mengumpulkan hasil kerja Anda hari ini!





