kemampuan berbahasa menjadi salah satu keterampilan yang sangat penting. Tidak hanya untuk komunikasi sehari-hari, tetapi juga untuk kebutuhan akademik dan profesional. Fenomena language adjustment atau penyesuaian bahasa kini menjadi fokus dalam studi bahasa, terutama bagi mahasiswa yang mempelajari bahasa asing. Konsep ini semakin relevan di lingkungan pendidikan tinggi seperti FKIP Ma’soem University, di mana pengembangan kemampuan bahasa menjadi salah satu prioritas utama.
Apa itu Language Adjustment?
Language adjustment merujuk pada proses adaptasi cara berkomunikasi seseorang agar sesuai dengan konteks sosial, budaya, dan tujuan komunikasi. Penyesuaian ini bisa terjadi pada berbagai aspek, termasuk kosakata, intonasi, gaya bahasa, dan struktur kalimat. Misalnya, mahasiswa yang terbiasa menggunakan bahasa sehari-hari di rumah akan menyesuaikan kosakata dan tata bahasanya ketika menulis laporan akademik atau menyampaikan presentasi di kelas.
Pentingnya language adjustment tidak hanya terbatas pada kemampuan berbahasa asing. Bahkan dalam bahasa ibu, penyesuaian dilakukan untuk menyesuaikan dengan audiens, tujuan komunikasi, atau media yang digunakan. Di sinilah mahasiswa FKIP Ma’soem University diajarkan untuk menjadi komunikator yang fleksibel dan adaptif.
Peran FKIP Ma’soem University dalam Mengembangkan Language Adjustment
FKIP Ma’soem University menyediakan program pendidikan yang mendorong mahasiswa untuk menguasai bahasa dengan baik, baik bahasa Indonesia maupun bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Dalam pembelajaran bahasa, mahasiswa tidak hanya belajar tata bahasa dan kosakata, tetapi juga praktik komunikasi nyata. Praktik ini membantu mereka memahami pentingnya menyesuaikan bahasa sesuai situasi.
Salah satu pendekatan yang digunakan di FKIP Ma’soem University adalah task-based learning, di mana mahasiswa diberikan tugas yang menyerupai situasi nyata. Misalnya, mereka diminta menulis surat resmi, melakukan presentasi akademik, atau berdiskusi dalam kelompok. Aktivitas ini menuntut mahasiswa untuk menyesuaikan pilihan kata, struktur kalimat, dan nada bahasa agar pesan yang disampaikan efektif dan sesuai konteks.
Selain itu, dosen FKIP Ma’soem University menekankan pentingnya audience awareness. Mahasiswa belajar mengenali karakteristik pendengar atau pembaca mereka, seperti latar belakang budaya, tingkat pemahaman bahasa, dan tujuan komunikasi. Kemampuan ini menjadi kunci untuk melakukan language adjustment yang tepat.
Strategi Language Adjustment dalam Pembelajaran Bahasa
Beberapa strategi language adjustment yang diterapkan dalam pendidikan bahasa di FKIP Ma’soem University meliputi:
- Pemilihan Kosakata yang Tepat
Mahasiswa diajarkan memilih kosakata yang sesuai dengan konteks. Contohnya, kata yang digunakan dalam percakapan santai berbeda dengan kata yang digunakan dalam laporan akademik. Strategi ini membantu mahasiswa berkomunikasi lebih jelas dan profesional. - Penyesuaian Gaya Bahasa
Mahasiswa belajar membedakan gaya bahasa formal, semi-formal, dan informal. Gaya formal biasanya digunakan dalam presentasi atau laporan akademik, sedangkan gaya informal lebih cocok untuk diskusi santai dengan teman sekelas. - Pengaturan Struktur Kalimat
Struktur kalimat juga perlu disesuaikan agar pesan tersampaikan dengan efektif. Mahasiswa diajarkan menyederhanakan kalimat kompleks agar mudah dipahami audiens, tanpa mengurangi makna asli. - Pemahaman Budaya dan Konteks Sosial
Penyesuaian bahasa tidak hanya soal kata dan struktur, tetapi juga memahami norma budaya. Misalnya, dalam presentasi internasional, mahasiswa perlu mengetahui etiket komunikasi yang berbeda dengan konteks lokal. - Penggunaan Media yang Tepat
Pemilihan media komunikasi mempengaruhi cara mahasiswa menyesuaikan bahasa. Email akademik memerlukan bahasa lebih formal, sementara chat grup kelas bisa menggunakan bahasa santai. FKIP Ma’soem University menyediakan berbagai media praktik untuk melatih adaptasi ini.
Manfaat Language Adjustment bagi Mahasiswa
Penerapan language adjustment memiliki banyak manfaat, terutama bagi mahasiswa yang akan menghadapi dunia profesional dan akademik:
- Meningkatkan Kemampuan Komunikasi
Mahasiswa mampu menyampaikan ide dengan lebih jelas, persuasif, dan sesuai dengan audiens. Kemampuan ini sangat penting dalam presentasi, seminar, maupun diskusi kelompok. - Membantu Proses Belajar Bahasa Asing
Dengan menyesuaikan bahasa, mahasiswa lebih mudah memahami bahasa asing. Strategi ini juga membantu mereka menghindari kesalahan komunikasi yang umum terjadi ketika menggunakan bahasa baru. - Mempersiapkan Karier Profesional
Dunia kerja menuntut komunikasi yang efektif. Mahasiswa yang terbiasa melakukan language adjustment lebih siap menghadapi lingkungan profesional, baik dalam interaksi dengan kolega maupun dalam penulisan dokumen resmi. - Meningkatkan Kesadaran Budaya
Penyesuaian bahasa mengajarkan mahasiswa menghargai perbedaan budaya dan norma sosial. Kesadaran ini menjadi modal penting untuk berinteraksi di lingkungan multikultural.
Implementasi Praktis di FKIP Ma’soem University
FKIP Ma’soem University menyediakan berbagai kegiatan untuk melatih language adjustment, antara lain:
- Workshop dan Seminar Bahasa
Mahasiswa mengikuti workshop tentang penulisan akademik, presentasi, dan komunikasi interpersonal. Kegiatan ini memberikan kesempatan untuk mempraktikkan penyesuaian bahasa dalam berbagai situasi. - Praktik Lapangan dan Magang
Mahasiswa berkesempatan magang di institusi pendidikan, komunitas belajar, atau lembaga sosial. Pengalaman ini menuntut mereka menyesuaikan bahasa sesuai audiens yang berbeda, dari anak-anak hingga profesional. - Pembelajaran Berbasis Proyek
Dalam proyek kelompok, mahasiswa harus menyusun laporan dan presentasi. Proses ini melatih kemampuan mereka menyesuaikan bahasa secara kolaboratif, memperhatikan kejelasan dan kohesi informasi.
Language adjustment bukan sekadar kemampuan bahasa, tetapi juga strategi komunikasi yang efektif. Mahasiswa FKIP Ma’soem University belajar menyesuaikan bahasa sesuai konteks, audiens, dan tujuan, melalui berbagai metode pembelajaran yang praktis dan aplikatif. Kemampuan ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk menghadapi tantangan akademik dan profesional di masa depan.





