Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam praktik pembelajaran di sekolah. Guru tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang mampu menciptakan pengalaman belajar bermakna. Dalam konteks teaching practice atau praktik mengajar, pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi menjadi salah satu indikator penting profesionalisme calon guru. Salah satu platform yang banyak digunakan untuk mendukung pembelajaran berbasis video interaktif adalah Edpuzzle.
Edpuzzle memberikan ruang bagi guru dan mahasiswa praktikan untuk mengelola video pembelajaran secara lebih terstruktur. Video tidak hanya ditonton secara pasif, tetapi diolah menjadi media interaktif yang mendorong siswa berpikir kritis. Kondisi ini relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan partisipasi aktif dan refleksi.
Konsep Teaching Practice dalam Pendidikan Guru
Teaching practice merupakan tahap penting dalam pendidikan calon guru. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempraktikkan teori pedagogik, tetapi juga mengembangkan keterampilan mengajar secara nyata di kelas. Proses ini meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, pengelolaan kelas, hingga evaluasi hasil belajar.
Dalam praktiknya, tantangan yang sering muncul adalah rendahnya keterlibatan siswa, terutama ketika pembelajaran masih bersifat satu arah. Media pembelajaran konvensional sering kali kurang mampu menjangkau gaya belajar siswa yang beragam. Oleh karena itu, integrasi teknologi menjadi solusi yang relevan untuk meningkatkan kualitas teaching practice.
Edpuzzle sebagai Media Pembelajaran Interaktif
Edpuzzle merupakan platform pembelajaran berbasis video yang memungkinkan guru memodifikasi video dari berbagai sumber, seperti YouTube atau video buatan sendiri. Video dapat dipotong, diberi catatan suara, serta disisipi pertanyaan pilihan ganda maupun esai singkat.
Keunggulan utama Edpuzzle terletak pada kemampuannya mengontrol proses belajar siswa. Guru dapat memastikan siswa menonton video hingga selesai karena sistem secara otomatis menghentikan video ketika siswa berpindah tab. Fitur ini sangat membantu dalam praktik mengajar, khususnya ketika pembelajaran dilakukan secara daring atau blended learning.
Pemanfaatan Edpuzzle dalam Teaching Practice
Dalam teaching practice, Edpuzzle dapat digunakan pada berbagai tahap pembelajaran. Pada tahap pendahuluan, video interaktif dapat berfungsi sebagai apersepsi untuk mengaitkan pengetahuan awal siswa dengan materi baru. Pertanyaan singkat yang disisipkan membantu guru mengetahui sejauh mana pemahaman awal siswa.
Pada tahap inti, Edpuzzle mendukung pembelajaran mandiri dan diferensiasi. Siswa dapat belajar sesuai kecepatan masing-masing, sementara guru memperoleh data hasil respon siswa secara real time. Informasi ini berguna untuk menentukan tindak lanjut pembelajaran, baik berupa penguatan maupun remedial.
Tahap penutup juga dapat memanfaatkan Edpuzzle sebagai alat refleksi. Pertanyaan terbuka yang disisipkan di akhir video mendorong siswa menyampaikan pendapat atau kesimpulan. Praktikan memperoleh gambaran objektif mengenai efektivitas pembelajaran yang telah dilaksanakan.
Dampak Edpuzzle terhadap Keterlibatan dan Pemahaman Siswa
Penggunaan Edpuzzle dalam teaching practice menunjukkan dampak positif terhadap keterlibatan siswa. Interaksi yang terjadi melalui pertanyaan di dalam video membuat siswa lebih fokus dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya. Aktivitas menonton berubah menjadi proses berpikir aktif.
Selain itu, pemahaman konsep cenderung meningkat karena siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga langsung diuji pemahamannya. Kesalahan dapat terdeteksi lebih awal, sehingga guru atau mahasiswa praktikan dapat segera memberikan klarifikasi. Proses ini mendukung pembelajaran yang bersifat formatif dan berkelanjutan.
Relevansi Edpuzzle bagi Calon Guru
Bagi calon guru, penguasaan media pembelajaran digital merupakan kompetensi penting. Edpuzzle membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan merancang materi ajar berbasis teknologi secara sistematis. Proses memilih video, menyusun pertanyaan, dan menganalisis hasil respon siswa melatih kemampuan pedagogik sekaligus reflektif.
Pengalaman menggunakan Edpuzzle selama teaching practice juga meningkatkan kesiapan calon guru menghadapi dunia kerja. Sekolah saat ini semakin terbuka terhadap pemanfaatan teknologi, sehingga lulusan yang adaptif memiliki nilai tambah. Kompetensi ini tidak hanya relevan untuk pembelajaran daring, tetapi juga pembelajaran tatap muka yang terintegrasi teknologi.
Konteks FKIP Ma’soem University dalam Pengembangan Teaching Practice
Sebagai bagian dari institusi pendidikan tenaga kependidikan, Ma’soem University melalui FKIP menekankan pentingnya keseimbangan antara teori dan praktik. Teaching practice menjadi wahana bagi mahasiswa untuk menerapkan berbagai strategi pembelajaran, termasuk pemanfaatan media digital seperti Edpuzzle.
Lingkungan akademik yang mendorong literasi teknologi memberikan peluang bagi mahasiswa untuk bereksperimen secara bertanggung jawab. Pemanfaatan Edpuzzle tidak diposisikan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai alat bantu untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirancang. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pedagogik yang menempatkan kebutuhan belajar siswa sebagai pusat proses pembelajaran.
Tantangan dan Strategi Penggunaan Edpuzzle
Meskipun memiliki banyak keunggulan, penggunaan Edpuzzle juga menghadapi beberapa tantangan. Keterbatasan akses internet menjadi salah satu kendala yang perlu diperhatikan. Guru dan praktikan perlu menyesuaikan durasi video agar tidak membebani siswa.
Strategi lain yang penting adalah penyusunan pertanyaan yang bermakna. Pertanyaan sebaiknya tidak hanya menguji ingatan, tetapi juga mendorong analisis dan pemahaman konsep. Dengan perencanaan yang matang, Edpuzzle dapat digunakan secara efektif tanpa mengurangi esensi interaksi pedagogik.





