Pernahkah kamu membayangkan bagaimana makanan di rak supermarket bisa aman dikonsumsi dan rasanya selalu konsisten? Di balik itu semua, ada peran penting tim Quality Assurance (QA) yang memastikan setiap produk pangan memenuhi standar kualitas dan keamanan.
Tugas Seorang Quality Assurance Pangan
Dalam industri makanan, QA bukan sekadar pengawas. Mereka adalah pengendali mutu yang bertanggung jawab terhadap:
-
Memastikan bahan baku sesuai standar
-
Mengawasi proses produksi agar higienis dan efisien
-
Menguji sampel produk sebelum dipasarkan
-
Mendeteksi dan menangani potensi kontaminasi
-
Menyusun dokumentasi dan pelaporan sesuai regulasi
Skill yang Harus Dimiliki
Menjadi QA di industri makanan butuh kombinasi keterampilan teknis dan ketelitian tinggi. Beberapa keahlian utama yang harus dikuasai:
-
Pemahaman tentang HACCP, ISO 22000, dan sistem keamanan pangan lainnya
-
Kemampuan menganalisis data hasil uji laboratorium
-
Ketelitian tinggi terhadap detail
-
Komunikasi dan koordinasi dengan tim produksi
Belajar Quality Assurance dari Bangku Kuliah
Mahasiswa Teknologi Pangan akan dibekali dasar-dasar kimia pangan, mikrobiologi, dan sistem manajemen mutu sejak awal perkuliahan. Praktikum laboratorium juga melatih mereka untuk mengenal alat uji, teknik inspeksi mutu, serta prosedur keamanan pangan.
Magang Jadi Bekal Terjun ke Dunia Industri
Program internship, termasuk peluang magang ke Jepang, serta proyek kampus berdampak membuat mahasiswa makin siap memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.
Universitas Ma’soem, misalnya, juga memberikan pengalaman praktik lapangan yang memperkuat kesiapan kerja lulusan di bidang QA pangan.
Profesi yang Menjaga Kepercayaan Konsumen
Peran QA sangat krusial, karena sedikit kesalahan bisa berdampak pada kesehatan konsumen hingga reputasi perusahaan. Inilah kenapa posisi QA menjadi salah satu yang paling dicari di industri makanan dan minuman.





