Video call sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari presentasi kelompok. Baik untuk kuliah daring, kerja kelompok, maupun presentasi proyek, video call memungkinkan anggota tim bertemu tanpa harus berada di tempat yang sama. Sayangnya, kemudahan ini juga membawa tantangan baru. Banyak mahasiswa menganggap video call sebagai acara santai, sehingga mengabaikan etika yang seharusnya dijaga. Akibatnya, presentasi yang seharusnya berjalan profesional justru terganggu oleh hal-hal sepele, mulai dari suara bising hingga penampilan yang kurang siap.
Persoalannya, presentasi kelompok melalui video call tetap merupakan acara akademik. Dosen dan anggota tim lain mengharapkan profesionalisme yang sama seperti presentasi tatap muka. Ketika mahasiswa mengabaikan etika, dampaknya bisa serius, mulai dari nilai yang berkurang hingga citra yang rusak di mata dosen. Artikel ini membahas tiga hal yang tidak boleh dilakukan saat video call presentasi kelompok, mengapa hal itu bermasalah, dan bagaimana mempersiapkan diri agar presentasi berjalan lancar.
Mengapa Etika Video Call Penting
Sebelum membahas hal yang tidak boleh dilakukan, penting memahami mengapa etika video call penting. Presentasi kelompok adalah acara akademik yang melibatkan penilaian. Dosen menilai tidak hanya isi presentasi, tetapi juga cara penyampaian, kerja sama tim, dan profesionalisme.
Beberapa alasan mengapa etika video call penting:
- Menghormati audiens. Dosen dan anggota tim lain telah meluangkan waktu untuk hadir, sehingga Anda perlu menunjukkan penghormatan yang sama.
- Menjaga kualitas presentasi. Gangguan kecil bisa merusak alur presentasi dan mengurangi pemahaman audiens.
- Mencerminkan profesionalisme. Cara Anda tampil di video call menunjukkan kesiapan Anda menghadapi dunia kerja.
- Menghindari kesan tidak serius. Etika yang buruk bisa membuat dosen menilai bahwa Anda kurang menghargai acara.
Poin-poin ini sejalan dengan pembahasan mengenai kebiasaan digital yang menghemat waktu mahasiswa, di mana kesiapan teknis dan etika adalah bagian dari efisiensi. Video call yang berjalan lancar menghemat waktu semua pihak.
Hal Pertama: Tidak Mematikan Mikrofon Saat Tidak Berbicara
Hal pertama yang tidak boleh dilakukan adalah tidak mematikan mikrofon saat tidak berbicara. Ini adalah kesalahan yang paling sering terjadi dan paling mengganggu. Ketika mikrofon tetap menyala, suara latar seperti kipas angin, kendaraan, atau percakapan orang lain bisa terdengar oleh semua peserta.
Mengapa ini bermasalah:
- Mengganggu audiens. Suara bising membuat audiens sulit fokus pada presentasi.
- Mengganggu pembicara. Anggota tim yang sedang berbicara bisa terganggu oleh suara latar.
- Mencerminkan kurang siap. Mikrofon yang tidak dimatikan menunjukkan kurangnya persiapan.
- Mengurangi profesionalisme. Presentasi terasa kurang serius ketika suara latar mendominasi.
Solusinya sederhana: matikan mikrofon saat tidak berbicara, dan nyalakan hanya saat giliran Anda. Biasakan memeriksa status mikrofon sebelum presentasi dimulai. Jika memungkinkan, gunakan mikrofon dengan fitur peredam bising agar suara latar tidak terlalu terdengar.
Hal Kedua: Tidak Menjaga Penampilan dan Latar Belakang
Hal kedua yang tidak boleh dilakukan adalah mengabaikan penampilan dan latar belakang. Video call menampilkan wajah dan ruangan Anda, sehingga penampilan dan latar belakang ikut dinilai. Banyak mahasiswa menganggap video call sebagai acara santai, sehingga tampil dengan pakaian seadanya atau latar belakang yang berantakan.
Mengapa ini bermasalah:
- Mencerminkan kesiapan. Penampilan yang rapi menunjukkan bahwa Anda menghargai acara.
- Menjaga fokus audiens. Latar belakang yang berantakan mengalihkan perhatian dari presentasi.
- Membangun citra profesional. Dosen menilai profesionalisme dari cara Anda tampil.
- Menghindari kesan tidak serius. Penampilan yang terlalu santai bisa membuat dosen meragukan keseriusan Anda.
Solusinya, kenakan pakaian yang rapi dan sopan, meskipun presentasi dilakukan dari rumah. Pilih latar belakang yang bersih dan netral, atau gunakan fitur blur jika tersedia. Pastikan pencahayaan cukup agar wajah terlihat jelas. Periksa juga apakah ada benda atau orang lain yang tidak seharusnya muncul di kamera.
Hal Ketiga: Tidak Menghormati Giliran dan Waktu
Hal ketiga yang tidak boleh dilakukan adalah tidak menghormati giliran dan waktu. Ini mencakup memotong pembicaraan anggota lain, berbicara terlalu lama, atau meninggalkan video call tanpa izin. Presentasi kelompok adalah kerja sama, sehingga setiap anggota harus menghormati giliran dan waktu.
Mengapa ini bermasalah:
- Mengganggu alur presentasi. Memotong pembicaraan membuat alur presentasi kacau.
- Mengurangi waktu anggota lain. Berbicara terlalu lama membuat anggota lain kehabisan waktu.
- Mencerminkan kurang menghargai. Meninggalkan video call tanpa izin menunjukkan kurangnya penghormatan.
- Mempengaruhi penilaian. Dosen menilai kerja sama tim, bukan hanya kemampuan individu.
Solusinya, patuhi pembagian waktu yang sudah disepakati. Jika ingin menyampaikan tambahan, tunggu giliran atau sampaikan lewat chat. Jika harus meninggalkan video call sementara, minta izin terlebih dahulu dan jelaskan alasannya. Hormati giliran anggota lain dan hindari mendominasi pembicaraan.
Tabel Ringkasan Hal yang Tidak Boleh Dilakukan
Agar lebih mudah dipahami, perhatikan ringkasan berikut:
| Hal yang Tidak Boleh Dilakukan | Dampak | Solusi |
|---|---|---|
| Tidak mematikan mikrofon | Suara bising mengganggu | Matikan mikrofon saat tidak berbicara |
| Mengabaikan penampilan dan latar | Kesan tidak siap | Kenakan pakaian rapi, pilih latar bersih |
| Tidak menghormati giliran dan waktu | Alur presentasi kacau | Patuhi waktu, minta izin jika meninggalkan |
Tabel ini menunjukkan bahwa perbaikan etika video call tidak menuntut usaha besar. Cukup dengan kesadaran dan persiapan sederhana, presentasi kelompok bisa berjalan lebih profesional.
Mempersiapkan Video Call Presentasi yang Profesional
Etika video call adalah bagian dari persiapan. Beberapa langkah yang bisa Anda terapkan:
- Uji perangkat sebelum presentasi. Periksa kamera, mikrofon, dan koneksi internet.
- Pilih tempat yang tenang. Hindari tempat ramai atau bising.
- Atur pencahayaan. Pastikan wajah terlihat jelas, bukan bayangan.
- Siapkan materi. Buka materi presentasi sebelum acara dimulai.
- Kenakan pakaian rapi. Sesuaikan dengan standar akademik.
- Matikan notifikasi. Hindari gangguan dari ponsel atau aplikasi lain.
- Bergabung lebih awal. Beri waktu untuk memeriksa pengaturan.
Kebiasaan-kebiasaan ini sejalan dengan prinsip profesionalisme yang sehat, di mana mahasiswa mempersiapkan diri dengan matang. Pola persiapan yang baik akan memperlancar seluruh proses perkuliahan, termasuk saat Anda menghadapi presentasi tugas akhir. Universitas Ma’soem melalui lima fakultas unggulannya, yaitu Fakultas Teknik (Teknik Informatika dan Teknik Industri), Fakultas Komputer, Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, membiasakan mahasiswa untuk tampil profesional sejak dini agar siap menghadapi dunia kerja.
Info Kontak Universitas Ma’soem:
- No WhatsApp: 085185634253
- Instagram: @masoem_university
- Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com





