Apakah di FKIP Banyak Presentasi? Ini Jawaban Lengkap untuk Calon Mahasiswa

Bagi calon mahasiswa yang tertarik masuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), satu pertanyaan yang hampir selalu muncul adalah: apakah di FKIP banyak presentasi? Pertanyaan ini sangat wajar, terutama bagi siswa SMA yang belum terbiasa berbicara di depan kelas atau merasa kurang percaya diri saat menyampaikan pendapat.

Jawabannya singkatnya: ya, di FKIP memang banyak presentasi, tetapi bukan tanpa alasan. Justru, presentasi menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran yang akan membentuk calon pendidik profesional, komunikatif, dan siap terjun ke dunia kerja.

Artikel ini akan membahas secara lengkap alasan mengapa presentasi sering dilakukan di FKIP, bagaimana bentuk presentasinya, manfaat yang diperoleh mahasiswa, serta gambaran penerapannya di FKIP Ma’soem University.


Mengapa Presentasi Banyak Dilakukan di FKIP?

FKIP adalah fakultas yang menyiapkan mahasiswa menjadi pendidik, guru, konselor, maupun tenaga kependidikan. Profesi-profesi tersebut menuntut kemampuan berbicara, menjelaskan materi, dan menyampaikan ide secara runtut.

Presentasi bukan sekadar tugas akademik, melainkan simulasi nyata dari peran seorang guru di kelas. Ketika mahasiswa FKIP melakukan presentasi, mereka sebenarnya sedang berlatih:

  • Menyampaikan materi pembelajaran
  • Mengelola kelas dan audiens
  • Menggunakan bahasa yang jelas dan sistematis
  • Menjawab pertanyaan secara logis

Karena itu, wajar jika presentasi menjadi metode pembelajaran utama di banyak mata kuliah FKIP.


Apakah Semua Mata Kuliah FKIP Menggunakan Presentasi?

Tidak semua mata kuliah di FKIP sepenuhnya berbasis presentasi, tetapi sebagian besar mata kuliah memang melibatkan presentasi kelompok atau individu. Biasanya presentasi digunakan pada mata kuliah seperti:

  • Strategi Pembelajaran
  • Media dan Teknologi Pendidikan
  • Psikologi Pendidikan
  • Metodologi Penelitian
  • Evaluasi Pembelajaran
  • Bimbingan dan Konseling

Selain presentasi formal menggunakan slide, ada juga bentuk lain seperti:

  • Microteaching (latihan mengajar)
  • Diskusi kelas berbasis pemantik materi
  • Simulasi pembelajaran
  • Praktik mengajar langsung

Dengan variasi ini, mahasiswa tidak hanya berdiri membaca slide, tetapi benar-benar belajar mengajar.


Bentuk Presentasi di FKIP: Tidak Sekaku yang Dibayangkan

Banyak calon mahasiswa membayangkan presentasi di FKIP sebagai aktivitas yang menegangkan dan monoton. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian.

Di FKIP, presentasi sering dilakukan secara berkelompok, sehingga mahasiswa bisa saling berbagi peran. Ada yang bertugas menjelaskan materi, ada yang mengelola diskusi, dan ada yang menyiapkan media pembelajaran.

Selain itu, dosen FKIP umumnya mendorong presentasi yang:

  • Interaktif, bukan satu arah
  • Mengajak audiens berdiskusi
  • Menggunakan contoh nyata di dunia pendidikan
  • Kreatif dengan media visual atau simulasi

Dengan pendekatan ini, mahasiswa justru lebih aktif dan tidak hanya menjadi “pembaca materi”.


Manfaat Presentasi bagi Mahasiswa FKIP

Meskipun terasa menantang di awal, presentasi memberikan banyak manfaat jangka panjang bagi mahasiswa FKIP, di antaranya:

1. Melatih Public Speaking

Mahasiswa menjadi terbiasa berbicara di depan banyak orang, mengurangi rasa gugup, dan meningkatkan kepercayaan diri.

2. Membentuk Pola Pikir Sistematis

Presentasi menuntut mahasiswa menyusun materi secara runtut dan mudah dipahami, kemampuan yang sangat dibutuhkan guru.

3. Mengasah Kemampuan Mengajar

Setiap presentasi adalah latihan mengajar mini, mulai dari membuka materi, menjelaskan, hingga menutup pembelajaran.

4. Meningkatkan Kerja Sama Tim

Karena banyak presentasi dilakukan secara kelompok, mahasiswa belajar komunikasi, tanggung jawab, dan manajemen waktu.

5. Persiapan Dunia Kerja

Lulusan FKIP tidak hanya bekerja sebagai guru, tetapi juga trainer, instruktur, konselor, dan presenter pendidikan.


Bagaimana Presentasi di FKIP Ma’soem University?

Di Ma’soem University, khususnya di FKIP, presentasi dirancang sebagai bagian dari pembelajaran aktif dan aplikatif. Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga mampu menyampaikannya secara profesional.

FKIP Ma’soem University menerapkan pendekatan pembelajaran yang:

  • Mendorong mahasiswa aktif berbicara dan berdiskusi
  • Mengaitkan materi presentasi dengan praktik di lapangan
  • Membimbing mahasiswa agar presentasi tidak sekadar formalitas
  • Mengembangkan karakter pendidik yang komunikatif dan beretika

Dosen berperan sebagai fasilitator yang membimbing, bukan sekadar penilai. Hal ini membuat mahasiswa merasa lebih nyaman dan berkembang secara bertahap.


Bagaimana Jika Tidak Percaya Diri Presentasi?

Tidak percaya diri saat presentasi adalah hal yang sangat umum, bahkan di kalangan mahasiswa FKIP sendiri. Kabar baiknya, FKIP justru tempat terbaik untuk belajar mengatasinya.

Di awal perkuliahan, mahasiswa akan dibimbing dari dasar, mulai dari presentasi sederhana hingga praktik mengajar yang lebih kompleks. Seiring waktu, rasa gugup akan berkurang dan kemampuan komunikasi meningkat secara alami.

Banyak mahasiswa FKIP yang awalnya pemalu, tetapi saat lulus justru menjadi pendidik yang percaya diri dan fasih berbicara di depan kelas.