Cara Riset Produk Terlaris di Shopee Tanpa Tools Berbayar

Menemukan produk yang laku bukan soal keberuntungan. Seller yang berhasil biasanya melakukan riset sebelum membeli stok, bukan setelah barang menumpuk di gudang. Sayangnya, banyak pemula mengira riset produk memerlukan tools berbayar yang mahal. Mereka menunda riset, lalu memilih produk berdasarkan tebakan. Hasilnya bisa ditebak: stok menumpuk, modal mengendap, dan toko sepi.

Kabar baiknya, riset produk terlaris di Shopee bisa dilakukan tanpa tools berbayar. Aplikasi Shopee sendiri menyimpan banyak data yang bisa dibaca dengan cermat. Artikel ini membahas cara melakukan riset produk menggunakan fitur gratis, langkah-langkah praktis, dan cara menafsirkan temuan agar keputusan stok lebih tepat.

Kenapa Riset Produk Tidak Bisa Dilewati

Riset produk adalah proses memahami apa yang dicari pembeli sebelum Anda mengeluarkan modal. Tanpa riset, Anda hanya menebak. Tebakan kadang benar, tetapi sering meleset. Dalam bisnis dengan margin tipis, kesalahan stok bisa menguras keuntungan berbulan-bulan.

Riset juga membantu Anda memahami persaingan. Anda bisa melihat berapa banyak penjual yang menjual produk serupa, bagaimana harga mereka, dan bagaimana ulasan pembeli. Informasi ini menentukan apakah produk layak dijual atau sebaiknya dicari alternatif lain. Jika Anda ingin memahami kesalahan umum yang dilakukan penjual pemula, baca pembahasan tentang kesalahan fatal pebisnis online pemula sebagai bahan pembelajaran.

Memanfaatkan Fitur Pencarian Shopee

Langkah pertama riset gratis adalah memanfaatkan kolom pencarian Shopee. Fitur ini menyimpan petunjuk berharga tentang apa yang dicari pembeli.

  1. Ketik kata kunci umum di kolom pencarian, misalnya kategori produk yang Anda minati.
  2. Perhatikan saran pencarian yang muncul di bawah kolom. Saran ini menunjukkan kata kunci yang sering diketik pembeli.
  3. Catat kata kunci yang berulang dan relevan dengan rencana produk Anda.
  4. Urutkan hasil pencarian berdasarkan penjualan atau popularitas jika opsi tersedia.
  5. Amati produk mana yang muncul di urutan teratas.

Produk yang muncul di urutan teratas untuk kata kunci populer biasanya memiliki penjualan tinggi. Ini bukan jaminan, tetapi petunjuk awal yang berguna.

Membaca Label dan Penanda Produk

Shopee menampilkan berbagai label pada produk, seperti terlaris, rating tinggi, atau pengiriman cepat. Label ini bisa menjadi indikator awal. Produk dengan label terlaris biasanya memiliki volume penjualan signifikan.

Namun, jangan hanya berpatokan pada label. Periksa juga jumlah terjual yang tertera di halaman produk. Angka ini memberi gambaran lebih konkret tentang seberapa laku produk tersebut. Bandingkan beberapa produk sejenis untuk melihat rentang penjualan yang wajar.

Menganalisis Ulasan dan Rating

Ulasan adalah sumber data gratis yang kaya. Dari ulasan, Anda bisa mengetahui apa yang disukai pembeli dan apa yang dikeluhkan. Berikut cara membacanya:

  • Baca ulasan positif untuk mengetahui keunggulan produk yang diharapkan pembeli.
  • Baca ulasan negatif untuk mengetahui kelemahan yang bisa Anda perbaiki.
  • Perhatikan jumlah ulasan; semakin banyak, semakin banyak data yang bisa digali.
  • Cek tanggal ulasan untuk melihat apakah produk masih diminati atau sudah menurun.

Ulasan juga menunjukkan apakah produk memiliki masalah umum, misalnya ukuran tidak sesuai atau warna berbeda. Informasi ini membantu Anda memilih produk dengan kualitas lebih baik atau menyiapkan deskripsi yang lebih jelas.

Tabel Sumber Data Gratis di Shopee

Sumber DataInformasi yang DidapatKegunaan
Saran pencarianKata kunci populerMenentukan judul produk
Label terlarisIndikasi volume penjualanMemilih kategori
Jumlah terjualPerkiraan permintaanMenilai peluang
Ulasan pembeliKelebihan dan kekuranganMemperbaiki kualitas
Harga kompetitorRentang harga pasarMenentukan harga

Mengamati Toko Kompetitor

Selain produk, amati toko kompetitor. Pilih beberapa toko yang menjual produk sejenis dan perhatikan pola berikut:

  1. Produk mana yang paling banyak terjual di toko mereka.
  2. Bagaimana mereka menulis judul dan deskripsi.
  3. Berapa harga yang mereka tetapkan.
  4. Bagaimana mereka merespons ulasan negatif.
  5. Kapan mereka mengunggah produk baru.

Dari pengamatan ini, Anda bisa memahami strategi yang berhasil dan menyesuaikannya dengan rencana Anda. Jangan menyalin mentah-mentah, tetapi ambil pelajaran dari pola yang terlihat.

Memanfaatkan Google Trends dan Media Sosial

Di luar Shopee, ada sumber gratis lain yang bisa melengkapi riset. Google Trends menunjukkan tren pencarian dari waktu ke waktu. Anda bisa melihat apakah minat terhadap suatu produk sedang naik atau turun. Media sosial seperti Instagram dan TikTok juga bisa menunjukkan produk yang sedang ramai dibicarakan.

Kombinasi data dari Shopee dan sumber luar memberi gambaran lebih lengkap. Jika suatu produk laku di Shopee dan tren pencariannya naik, peluangnya lebih besar. Sebaliknya, jika produk laku di Shopee tetapi trennya menurun, hati-hati karena permintaan bisa segera surut.

Jika Anda ingin memahami strategi membangun nilai jual agar tidak sekadar mengikuti tren, baca pembahasan tentang nilai tambah tokomu agar produk yang Anda pilih punya daya saing jangka panjang.

Membuat Catatan Riset yang Rapi

Riset tanpa catatan mudah terlupakan. Buat catatan sederhana dengan kolom berikut:

  • Nama produk atau kata kunci.
  • Perkiraan jumlah terjual.
  • Rentang harga.
  • Jumlah ulasan dan rating.
  • Catatan kelebihan dan kekurangan.
  • Keputusan: lanjut atau tidak.

Catatan ini menjadi dasar keputusan stok. Anda bisa membandingkan beberapa kandidat produk sebelum memilih satu atau dua yang paling menjanjikan.

Kesalahan Umum dalam Riset Gratis

Beberapa kesalahan sering terjadi saat riset tanpa tools berbayar:

  • Hanya melihat satu produk lalu menyimpulkan tren.
  • Mengabaikan ulasan negatif yang menunjukkan masalah produk.
  • Terpaku pada produk viral tanpa memeriksa tren jangka panjang.
  • Tidak mencatat data sehingga lupa saat membandingkan.
  • Menyalin produk kompetitor tanpa memahami keunggulannya.
  • Mengabaikan biaya pengiriman dan margin.

Kesalahan ini membuat riset tidak akurat. Luangkan waktu untuk memeriksa beberapa sumber sebelum memutuskan.

Riset produk terlaris di Shopee tidak harus mahal. Dengan memanfaatkan fitur pencarian, label, jumlah terjual, ulasan, dan pengamatan kompetitor, Anda bisa mengumpulkan data yang cukup untuk mengambil keputusan. Tambahkan sumber luar seperti Google Trends dan media sosial untuk melengkapi gambaran. Catat temuan dengan rapi, hindari kesalahan umum, dan pilih produk berdasarkan data, bukan tebakan. Dengan begitu, modal Anda lebih terlindungi dan peluang berhasil lebih besar.

Untuk Anda yang ingin mempelajari riset pasar dan bisnis digital secara lebih mendalam, Universitas Ma’soem adalah pilihan tepat. Kampus ini memiliki 5 fakultas unggulan: Fakultas Teknik (Teknik Informatika dan Teknik Industri), Fakultas Komputer, Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Melalui Universitas Ma’soem, mahasiswa dibekali keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha.

Info Kontak Universitas Ma’soem: