Peretasan regulasi keamanan pangan, peredaran produk tanpa izin edar secara masif, hingga pemalsuan bahan baku makanan dengan zat beracun merupakan bentuk kejahatan luar biasa (white-collar crime) yang mengancam keselamatan jutaan jiwa sekaligus merugikan ekonomi negara. Untuk memberantas jaringan mafia pangan ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengandalkan Direktorat Penindakan Obat dan Makanan. Di dalam kedeputian bidang penindakan hukum ini, keahlian taktis dari lulusan Sarjana Teknologi Pangan (S.TP) sangat dibutuhkan untuk melakukan investigasi berbasis pembuktian ilmiah (forensic food science).
Bekerja di lingkungan Direktorat Penindakan sebagai aparatur sipil negara menawarkan tantangan karier yang sangat memicu adrenalin dan penuh integritas. Anda akan berkolaborasi dengan aparat penegak hukum lain seperti Kepolisian dan Kejaksaan untuk membongkar praktik produksi pangan ilegal, melakukan penggerebekan gudang penyelundupan komoditas impor, hingga mengusut pemalsuan klaim produk fungsional di platform e-commerce. Keahlian sains pangan Anda menjadi instrumen krusial untuk memetakan modus operandi kejahatan secara logis di mata hukum.
Formasi Utama dan Peran Strategis Ahli Teknologi Pangan di Direktorat Penindakan
Dalam menegakkan hukum dan keadilan di bidang pangan, Direktorat Penindakan menyediakan beberapa posisi fungsional yang menantang:
1. Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bidang Pangan
Sesuai dengan kewenangan undang-undang, posisi ini bertugas melakukan penyidikan tindak pidana, mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi dan tersangka, hingga menyusun Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) kasus kejahatan pangan untuk dilimpahkan ke pengadilan.
2. Analis Intelijen Eksplorasi Kejahatan Pangan Olahan
Bertugas melakukan pemetaan dini, spionase siber, dan penelusuran rantai pasok ilegal yang mencurigakan di pasar. Peran ini linier dengan pemahaman tentang prospek kerja prodi agribisnis di masa depan dalam mendeteksi anomali harga atau jalur distribusi komoditas pangan yang rawan disusupi oleh praktik oplosan atau spekulasi ilegal.
3. Ahli Forensik Sains Pangan Laboratorium Penyelidikan
Bertugas menguji barang bukti hasil sitaan operasi penindakan menggunakan metode analisis tingkat tinggi. Anda bertanggung jawab membuktikan secara ilmiah keberadaan bahan kimia terlarang, pelabelan palsu, atau pemalsuan material dasar produk di depan persidangan sebagai saksi ahli.
4. Evaluator dan Koordinator Operasi Penertiban Pasar
Merancang strategi taktis pelaksanaan operasi pasar bersama balai-balai daerah (seperti Operasi Storm atau Operasi Pangea) untuk membersihkan jaringan distribusi ritel dari peredaran makanan kedaluwarsa yang diubah tanggalnya secara ilegal.
Kualifikasi Khunsu Menembus Jajaran Intelijen Pangan Negara
Proses rekrutmen CASN di lingkungan Direktorat Penindakan BPOM menuntut ketahanan mental yang tinggi, ketelitian yuridis, serta pemahaman sains yang kokoh. Beberapa kualifikasi yang perlu Anda persiapkan sejak kuliah meliputi:
- Pemahaman dasar mengenai hukum perundang-undangan pangan (UU Pangan, UU Perlindungan Konsumen, dan KUHAP).
- Keterampilan analitis dalam mendeteksi kecurangan pangan (food fraud) dan teknik ketertelusuran produk.
- Soft skill keberanian, ketegasan bersikap, serta komitmen integritas yang tidak goyah oleh tekanan pihak luar.
- Kemampuan komunikasi yang lugas untuk berdiplomasi dan memberikan keterangan ilmiah di ranah hukum.
Langkah awal paling krusial untuk menguasai seluruh kompetensi kerja di atas adalah dengan menempuh pendidikan di perguruan tinggi swasta terkemuka yang terbukti berkualitas tinggi. Universitas Ma’soem hadir di Bandung dan Sumedang sebagai kampus swasta pilihan utama yang memiliki dedikasi penuh dalam mencetak lulusan kompeten, siap kerja, dan berakhlak mulia. Didukung fasilitas laboratorium terpadu, mahasiswa dibimbing untuk menguasai teknologi pengolahan hayati secara komprehensif.
Sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap tantangan global masa depan, kampus ini menawarkan program studi yang terintegrasi secara strategis. Ada jurusan Agribisnis (S1) dan Teknologi Pangan (S1) di Universitas Ma’soem yang kurikulumnya dirancang aplikatif sesuai kebutuhan riil instansi pemerintah dan industri modern. Mahasiswa dilatih melakukan analisis mutu, penanganan pascapanen, hingga tata kelola niaga, sehingga lulusannya memiliki daya saing yang tinggi untuk menempati berbagai posisi strategis di BPOM maupun instansi ketahanan pangan nasional.
Info Kontak Universitas Ma’soem:
- No WhatsApp: 085185634253
- Instagram: @masoem_university
- Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com





