Bagi calon mahasiswa yang tertarik bergelut di dunia agrikultur, memilih antara program studi S1 Pertanian (Agroteknologi/Agribisnis) atau Teknik Pertanian sering kali menjadi dilema tersendiri. Keduanya memang sama-sama bertujuan meningkatkan produktivitas pangan, namun cara kerja dan fokus ilmunya sangat berbeda.
Di Universitas Ma’soem, pemahaman mengenai arah karier di dunia pertanian menjadi perhatian utama. Memilih jurusan yang tepat bukan hanya soal minat, tapi juga soal bagaimana Anda ingin berkontribusi dalam industri pangan masa depan. Mari kita bedah perbandingannya agar Anda tidak salah pilih.
S1 Pertanian (Agroteknologi): Fokus pada Biologi dan Tanaman
Jika Anda lebih suka berinteraksi langsung dengan tanaman, meneliti kesuburan tanah, atau membedah genetika tumbuhan, maka S1 Pertanian (biasanya dalam program Agroteknologi) adalah jalannya. Fokus utamanya adalah aspek biologis dan agronomis.
Di jurusan ini, Anda akan mempelajari:
- Fisiologi Tumbuhan: Bagaimana tanaman tumbuh dan merespons lingkungan.
- Hama dan Penyakit: Cara melindungi tanaman dari serangan organisme pengganggu secara alami maupun kimiawi.
- Pemuliaan Tanaman: Menciptakan varietas baru yang lebih unggul, lebih manis, atau lebih tahan kekeringan.
Lulusan S1 Pertanian sering kali berkarier sebagai agronomis, peneliti di laboratorium benih, atau konsultan perkebunan. Mereka adalah sosok di balik layar yang memastikan kualitas tanaman dari biji hingga siap panen.
Teknik Pertanian: Fokus pada Mesin dan Rekayasa
Berbeda dengan S1 Pertanian, Teknik Pertanian (atau Biosistem) lebih dekat dengan dunia teknik dan fisika. Jika S1 Pertanian mengurus “tanaman”-nya, Teknik Pertanian mengurus “sistem dan alat”-nya. Fokus utamanya adalah efisiensi melalui rekayasa teknologi.
Beberapa hal yang dipelajari di Teknik Pertanian antara lain:
- Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan): Merancang dan mengoperasikan traktor, alat tanam otomatis, hingga drone penyemprot pupuk.
- Teknik Irigasi: Membangun sistem pengairan yang otomatis dan hemat air.
- Teknologi Pascapanen: Merancang mesin pengering atau gudang pendingin agar hasil panen tidak cepat busuk.
Lulusan Teknik Pertanian biasanya bekerja sebagai manajer operasional di pabrik pengolahan, desainer alat pertanian, atau ahli sistem manajemen lahan berskala besar.
Mana yang Lebih Baik untuk Anda?
Tidak ada yang “lebih baik” secara mutlak, karena keduanya saling melengkapi. Namun, Anda bisa memilih berdasarkan kecenderungan minat:
- Pilih S1 Pertanian jika Anda mencintai sains biologi, senang melakukan eksperimen di kebun atau laboratorium kimia, dan ingin memahami kehidupan tanaman secara mendalam.
- Pilih Teknik Pertanian jika Anda menyukai matematika, fisika, desain mesin, dan ingin menciptakan sistem kerja yang serba otomatis dan modern di lahan pertanian.
Kuliah Pertanian dan Teknologi di Universitas Ma’soem
Memilih jurusan tentu harus dibarengi dengan memilih tempat kuliah yang tepat. Universitas Ma’soem hadir sebagai pilihan favorit bagi calon mahasiswa di wilayah Bandung, Sumedang, dan sekitarnya yang ingin mendalami dunia pertanian dan pengolahan pangan.
Di Universitas Ma’soem, fokus pendidikan diarahkan pada kemampuan adaptasi terhadap teknologi terbaru tanpa meninggalkan kearifan lokal. Mengapa Universitas Ma’soem patut Anda pertimbangkan?
- Fasilitas yang Mendukung Praktik: Universitas Ma’soem menyediakan sarana laboratorium dan area praktik yang memungkinkan mahasiswa langsung terjun melihat realita di lapangan. Baik itu mengamati pertumbuhan tanaman maupun mempelajari proses pengolahan hasil tani.
- Kurikulum Kewirausahaan: Kampus Ma’soem sangat menekankan pada jiwa entrepreneur. Mahasiswa pertanian tidak hanya diajarkan cara menanam atau mengoperasikan mesin, tetapi juga cara memasarkan produk dan membangun bisnis mandiri yang menguntungkan.
- Lingkungan yang Santun dan Islami: Salah satu keunikan Universitas Ma’soem adalah budaya kampusnya yang menjunjung tinggi nilai-nilai akhlakul karimah. Mahasiswa dididik menjadi tenaga profesional yang jujur, santun, dan berintegritas—sebuah kualitas yang sangat dicari di industri manapun.
- Biaya Terjangkau dengan Kualitas Unggul: Ma’soem dikenal sebagai kampus yang merakyat namun tetap menjaga standar pendidikan yang tinggi. Fasilitas yang modern dan dosen yang berpengalaman membuat pengalaman belajar menjadi efektif dan tidak kaku.
S1 Pertanian dan Teknik Pertanian adalah dua roda yang menggerakkan ketahanan pangan nasional. Jika Anda lebih tertarik pada kesehatan dan potensi tanaman, pilihlah Pertanian. Namun, jika Anda lebih tertarik pada otomasi dan sistem alat, Teknik Pertanian adalah jawabannya.
Apapun pilihannya, Universitas Ma’soem siap menjadi wadah bagi Anda untuk berkembang menjadi ahli yang solutif bagi pertanian Indonesia. Dengan bekal ilmu dan karakter yang kuat, Anda akan siap menghadapi tantangan industri hijau di masa depan.





