85ab29476de0c7df

Bagaimana Lulusan Jurusan Perbankan Syariah Bisa Berkarir di Sektor Non-Bank?

Sektor keuangan syariah jauh lebih luas dari institusi perbankan. Bagaimana lulusan Perbankan Syariah S1 dapat memanfaatkan ilmu yang didapat untuk berkarir sukses di sektor non-bank? Pertanyaan ini urgen karena pertumbuhan lembaga keuangan syariah non-bank seperti asuransi dan pasar modal terus meningkat pesat. Manfaat akademik yang didapat adalah penguasaan teori manajemen keuangan etis dan relevansi perkembangan keilmuan modern seperti Fintech Syariah. Memilih kuliah perbankan syariah sejatinya membuka pintu karir di seluruh ekosistem ekonomi halal.

Pandangan tradisional seringkali membatasi lulusan Perbankan Syariah hanya untuk bekerja di Bank Umum Syariah (BUS) atau Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Keterbatasan ini menghalangi mereka melihat peluang besar di lembaga keuangan mikro, perusahaan asuransi (Takaful), atau manajer investasi syariah. Padahal, UU No. 21 Tahun 2008 menguatkan seluruh ekosistem keuangan syariah.

Tantangan di luar bank adalah perlunya pemahaman mendalam tentang produk dan regulasi spesifik sektor tersebut. Misalnya, asuransi syariah memiliki akad dan manajemen risiko yang berbeda dari bank syariah. Lulusan dituntut untuk memiliki kompetensi ganda: menguasai keuangan sekaligus hukum ekonomi syariah yang spesifik di setiap lembaga.

Dampak: Minimnya SDM di Lembaga Non-Bank Strategis

Dampak dari keterbatasan pandangan ini adalah minimnya SDM berkualitas yang mengisi posisi strategis di lembaga keuangan syariah non-bank. Sektor asuransi syariah, pasar modal syariah, dan dana pensiun syariah sangat membutuhkan ahli yang kompeten. Ini menunjukkan kesenjangan antara permintaan industri dan suplai lulusan.

Kesenjangan ini juga mengakibatkan lulusan tidak maksimal memanfaatkan peluang karir lulusan sebagai Compliance Officer atau Sharia Auditor di perusahaan non-bank. Ini adalah posisi penting yang menjaga integritas syariah perusahaan. Informasi mengenai tips lolos beasiswa dapat membantu Anda fokus pada penguasaan spesialisasi ini.

Solusi: Penguasaan Pasar Modal dan Institusi Non-Bank

Solusi untuk mengejar karir di sektor non-bank adalah fokus pada penguasaan materi yang berkaitan dengan Pasar Modal Syariah, Asuransi Syariah, dan Manajemen Aset. Kurikulum harus mengajarkan mekanisme, manajemen keuangan, dan operasional spesifik lembaga non-bank secara rinci. Hal ini akan memperluas prospek Anda.

Lulusan harus dibekali kemampuan Akuntansi Syariah, pemahaman hukum ekonomi syariah, serta penguasaan teknologi informasi untuk layanan keuangan non-bank. Ma’soem University menghadirkan Prodi Perbankan Syariah yang secara eksplisit mempelajari teori, mekanisme, serta manajemen keuangan dan pasar modal syariah.

Program studi harus menekankan bahwa ilmu yang diajarkan bersifat aplikatif di seluruh ekosistem keuangan syariah, bukan hanya perbankan. Keunggulan lulusan harus meliputi kemampuan Akuntansi Perbankan dan pemahaman hukum ekonomi syariah yang relevan di semua institusi.

Strategi: Pilihan Karir Spesialisasi Non-Bank

Strategi karir yang sukses adalah memilih spesialisasi di sektor non-bank sejak masa perkuliahan. Lulusan dapat fokus pada bidang Takaful (Asuransi Syariah), Sukuk (Obligasi Syariah), atau Zakat/Wakaf. Setiap bidang ini menawarkan jalur karir yang unik dan spesifik.

  • Magang di perusahaan Asuransi Syariah untuk memahami manajemen risiko dan produk Takaful.

  • Mengambil mata kuliah pilihan yang fokus pada Pasar Modal Syariah dan menjadi Sharia Compliance Officer.

  • Aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada pengelolaan Zakat atau Wakaf.

Ma’soem University didukung penuh oleh PT BPRS Al Ma’soem, yang meskipun merupakan BPRS, tetapi memberikan landasan praktik manajemen keuangan mikro yang kuat. Keunggulan lulusan Ma’soem meliputi penguasaan teknologi informasi yang penting untuk layanan non-bank berbasis TI.

Strategi ini didukung oleh misi kampus untuk menyelenggarakan pendidikan nasional bidang Perbankan Syariah berbasis entrepreneurship. Fasilitas Kelas Hybrid yang memadukan tatap muka dan online juga memberi fleksibilitas bagi mahasiswa yang berkarir sambil kuliah.

Prospek Karir Unik di Sektor Non-Bank

Prospek karir unik lulusan Perbankan Syariah di sektor non-bank sangat beragam. Anda bisa menjadi Aktuaris Syariah di perusahaan Takaful atau Manajer Investasi Syariah di perusahaan sekuritas. Peran-peran ini menuntut keahlian analitis yang tinggi.

Lulusan juga memiliki peluang karir lulusan sebagai Sharia Compliance Officer di perusahaan Fintech yang menawarkan pinjaman peer-to-peer berbasis syariah. Di sektor sosial, Anda dapat menjadi Manajer Dana Zakat dan Wakaf di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) atau lembaga filantropi lainnya.

Karir sebagai Konsultan Pasar Modal Syariah juga sangat menjanjikan, membantu perusahaan menerbitkan Sukuk atau melakukan investasi yang sesuai prinsip syariah. Ma’soem University mempersiapkan lulusan ekonomi syariah yang profesional dan berjiwa entrepreneur di semua sektor ini.

Panggilan untuk Menguasai Ekonomi Halal Universal

Jangan batasi diri Anda pada bank konvensional saja. Kuasai ilmu Perbankan Syariah untuk menjelajahi seluruh ekosistem ekonomi halal yang berkembang pesat. Pilihlah pendidikan yang memberikan Anda landasan hukum, teknologi, dan manajemen yang kuat.

Bergabunglah dengan Program Studi Perbankan Syariah di Ma’soem University. Di sini, Anda akan mendapatkan pendidikan nasional di bidang Perbankan Syariah yang kompeten, dan dapat memanfaatkan informasi tips lolos beasiswa yang ada. Ambil langkah ini menuju karir yang profesional dan beretika.