32cd3e29570f16f8

Mahasiswa Teknologi Pangan Bisa Jadi Entrepreneur Kuliner? Bisa Banget, Mulai dari Kampus!

Siapa sangka jurusan Teknologi Pangan bisa menjadi awal dari karier sebagai pengusaha kuliner? Banyak mahasiswa mulai merintis usaha makanan mereka sendiri berbekal pengetahuan dari bangku kuliah, mulai dari pengolahan bahan, pengemasan, hingga strategi pemasaran.

Di Ma’soem University, mahasiswa Teknologi Pangan tidak hanya belajar sains makanan, tapi juga diberi kesempatan untuk mengembangkan ide produk kuliner, memproduksi secara kecil-kecilan, dan memasarkan langsung ke konsumen.

Langkah Mahasiswa Menjadi Entrepreneur Kuliner

Riset Produk dan Formula Inovatif
Mahasiswa diminta membuat produk makanan unik—sehat, aman, dan punya nilai jual—sebagai tugas kuliah yang juga bisa dijadikan prototipe usaha.

Simulasi Produksi dan Packaging
Mereka belajar pengemasan menarik, label gizi, dan daya tahan produk yang sesuai standar industri.

Pemasaran Digital & Pameran Kampus
Produk hasil karya mahasiswa dipamerkan di expo, bazar, hingga dijual lewat media sosial untuk uji pasar.

Salah satu kekuatan di Ma’soem University adalah adanya bimbingan dari dosen dan praktisi industri, serta akses ke program mentoring startup dan magang wirausaha. Bahkan beberapa mahasiswa sudah berhasil menjual produk mereka secara konsisten.

“Ilmu teknologi pangan bukan cuma untuk kerja di pabrik. Kalau punya ide unik dan paham proses, kamu bisa mulai usaha dari kuliah,” ujar salah satu dosen pembimbing kuliner inovatif.

Dengan tren makanan sehat, lokal, dan inovatif yang terus meningkat, mahasiswa Teknologi Pangan punya peluang besar untuk menjadi wirausaha muda di bidang kuliner yang bukan sekadar enak, tapi juga aman dan bermutu.