Mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris tidak cukup hanya mengandalkan pembelajaran dari kelas formal. Di tengah dunia pendidikan yang menuntut kemampuan komunikasi aktif, komunitas diskusi menjadi ruang belajar alternatif yang sangat penting untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan berbicara dalam Bahasa Inggris.
Di kampus seperti Ma’soem University, kegiatan diskusi menjadi bagian dari budaya akademik mahasiswa. Baik lewat English Club, debat antar kelas, hingga diskusi informal di perpustakaan, mahasiswa dilatih untuk berpendapat, mendengar, dan merespons dalam Bahasa Inggris secara aktif.
Apa Manfaat Aktif di Komunitas Diskusi?
-
Meningkatkan Kemampuan Speaking Secara Natural
Mahasiswa terbiasa berbicara tanpa teks, menggunakan ekspresi dan intonasi yang lebih spontan. -
Melatih Kemampuan Berpikir Kritis dan Argumentasi
Diskusi bukan hanya soal berbicara, tapi juga menyusun argumen, memberikan contoh, dan menghormati pendapat berbeda. -
Membangun Rasa Percaya Diri dan Kepemimpinan
Menjadi moderator, notulen, atau presenter dalam diskusi memperkuat soft skill kepemimpinan dan tanggung jawab. -
Memperluas Relasi dan Jejaring Akademik
Komunitas diskusi menghubungkan mahasiswa lintas angkatan, bahkan lintas kampus dalam event kolaboratif.
Dosen Pendidikan Bahasa Inggris di Ma’soem University menegaskan bahwa kemampuan akademik tanpa latihan praktik akan sulit berkembang. “Komunitas diskusi adalah ruang yang aman bagi mahasiswa untuk salah, belajar, dan tumbuh,” ujarnya.
Selain itu, aktivitas komunitas juga melatih mahasiswa untuk terbiasa menghadapi audiens, mendengar pendapat yang berbeda, serta belajar menyampaikan ide secara runtut—kemampuan yang dibutuhkan di dunia kerja dan pendidikan.





