Kategori Artikel

170

Memahami Konsep Akad Mudharabah: Kemitraan Bagi Hasil yang Adil dan Berkah

Salah satu pilar pembeda paling agung yang memisahkan secara diametral antara sistem ekonomi Islam dengan sistem ekonomi kapitalis konvensional terletak pada mekanisme pendistribusian keuntungan usahanya. Jika bank konvensional menggunakan sistem bunga yang sifatnya pasti dan sepihak, maka bank syariah menerapkan…

169

Mengapa Mahasiswa Perbankan Syariah Harus Memiliki Jiwa Entrepreneurship?

Ketika mendengar kata “Jurusan Perbankan Syariah”, bayangan pertama yang melintas di pikiran mayoritas orang tua dan mahasiswa baru adalah profil seorang profesional yang bekerja kantoran di dalam gedung bank yang megah, mengenakan pakaian rapi, dan bertugas melayani nasabah di balik…

166

Mengenal Konsep Akad Wadiah: Pilar Titipan Amanah dalam Perbankan Syariah

Bagi mahasiswa baru yang memutuskan untuk mendalami ilmu Ekonomi Islam, menguasai berbagai macam jenis akad transaksi merupakan fondasi dasar yang sangat krusial. Salah satu akad yang paling sering digunakan dan menjadi pilar utama dalam produk penghimpunan dana (pendanaan) di perbankan…

165

Peluang Karier Menjanjikan Menjadi Sharia FinTech Developer Bagi Generasi Muda

Sektor Financial Technology (FinTech) berbasis syariah tengah mengalami pertumbuhan yang sangat eksponensial di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Kehadiran platform urun dana (crowdfunding), peer-to-peer lending syariah, hingga dompet digital ramah muslim telah mengubah cara masyarakat dalam bertransaksi, berinvestasi, dan menyalurkan…

163

Mengenal Konsep Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) dalam Ekonomi Islam

Dalam mempelajari arsitektur ilmu Ekonomi Islam, perhatian kita tidak hanya akan dicurahkan pada sektor lembaga komersial pencari keuntungan seperti bank syariah atau asuransi syariah semata. Ada satu pilar instrumen keuangan sosial yang kedudukannya sangat fundamental dan menjadi pembeda ideologis paling…